Rabu, 20 Juni 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / / Berita

LAPORAN KEUANGAN
Sabtu, 15 Juli 2017 14:55 WIB

APBN 2017 Masih Aman Terkendali



Menkeu Sri Mulyadi menyampaikan laporan realisasi semester 1 APBN 2017 pada rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR

Bisnisnews.id - Menteri keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengemukakan, secara umum APBN 2017 masih dapat dikelola dengan baik dan terjaga stabilitasnya.  Beberapa capaian dapat dilaksanakan lebih baik dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2016.

 “Pelaksanaan semester 1 APBN menunjukan kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan periode yang sama di periode 2016 dan tahun-tahun sebelumnya. Ini menggambarkan upaya pemerintah untuk menjaga APBN sebagai instrumen fiskal yang efektif dan kredibel telah berjalan baik demi tercapainya masyarakat adil, makmur dan bermartabat” demikian disampaikan melalui website resmi Kementrian Keuangan. Sabtu (15/7/2017).

Dengan meningkatnya realisasi pendapatan negara dan juga terjaganya kosumsi domestik , harga komoditas, serta meningkatnya permintaan ekspor, defisit anggaran terhadap PDB di semester 1 hanya sebesar 1,29 persen. Artinya, defisit dapat dikendalikan dengan baik. Sebagai dampak positifnya, realisasi pembiayaan melalui pembiayaan SBN neto semester 1 tahun 2017 juga turun sebesar 23,3 persen. Jauh lebih baik dari semster 1 tahun lalu yang meningkat 34 persen.

Dari pendapatan negara tersebut, realisasi penerimaan perpajakan dari pajak dan bea cukai, tumbuh sebesar 9,6 persen dengan nilai nominal 571,9 triliun. Hal itu lebih baik dari tahun 2016 yang hanya sebesar 522 triliun atau kontraksi sebesar 2,4 persen dari tahun sebelumnya. Pendapatan dari dalam negeri dan hibah tercatat sebesar 41,0% terhadap APBN yang meningkat dari 35,5% dari semester 1 tahun 2016.

Kontribusi terbesar dari Pajak Penghasilan Minyak dan Gas Bumi (PPh Migas) yang tumbuh 69% dan dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN) non migas yang tumbuh 13,5%, melonjak tajam bila dibanding tahun lalu yang minus 3,1. Dari kepabeanan, bea keluar tumbuh 31,6% dimana tahun lalu minus 33%. Dari data tersebut dapat terlihat bahwa geliat ekonomi sudah mulai tumbuh seiring dengan membaiknya harga minyak dan meningkatnya ekspor.

Data tax amnesty juga termanfaatkan dengan baik sehingga penerimaan PPh Pasal 25 Orang Pribadi semester pertama tahun 2017 telah mencapai 5,8 triliun, jauh melampaui capaian sepanjang tahun 2016 yang hanya 5,3 triliun rupiah. (Rayza Nirwan)

Baca Juga

 

Nasional  -  Selasa, 19 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Puncak Arus Balik Pemudik Dari Sumatera ke Jawa Terjadi Pada H+3

Bisnisnews.id - Arus Balik  pemudik Angkutan Lebaran 1439 H / 2018 dari Sumatera ke Jawa yang menyeberang di Bakauheni  ke Merak akan terjadi pada 20 Junk 2018 atau H+3. Sekretaris  Jenderal Kemenhub Djoko Sasono . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Selasa, 19 Juni 2018
KECELAKAAN KAPAL
KSOP Wajib Mematuhi Peraturan Keselamatan Penumpang

Bisnisnews.id  - Seluruh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) diperintahkan mematuhi aturan tentang keselamatan. Penumpang yang diangkut harus sesuai dengan kapasitas kapal yang akan dioperasikan. Perintah . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Selasa, 19 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Sampai H+2 Pertumbuhan Penumpang Naik 6.35 Persen

Bisnisnews.id  -  Sampai H+2 lebaran 2018 penumpang angkutan udara tercatat  2.390.501 atau naik 6.35 persen dibanding tahun 2017 yang mencapai  2.247.687 penumpang. “Dari yang dilaporkan pertumbuhan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Selasa, 19 Juni 2018
TURNAMEN
WTA Future Stars dan Kids Clinic Bergulir di Bali

Bisnisnews.id - Women Tennis Association (WTA), gelar turnamen WTA Future Stars dan WTA Kids’ Clinic 2018 di Bali  19 - 23 Juni 2018. Event bergengsi  yang akan berlangsung di lapangan tenis KONI Bali  merupakan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Selasa, 19 Juni 2018
PELAYANAN
Menhub Minta Terminal Bus Terapkan Sistem Eticketing

Bisnisnews.id - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebutkan dua hal pokok yang harus dilakukan untuk meningkatkan pelayanan bagi pengguna angkutan bus.  Yaitu,  ticketing online dan peningkatan mutu serta kualitas . . .
Selengkapnya