Senin, 25 September 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Penerbangan / Berita

LAYANAN EMIRATES
Minggu, 16 Juli 2017 00:52 WIB

Pramugari Tertangkap Kamera Tuang Sampanye Kembali Ke Botol



Pramugari itu tertangkap kamera menuangkan sampanye ke dalam botol

 

Bisnisnews.id - Sebuah video menunjukkan pramugari Emirates menuang segelas sampanye kembali ke dalam botol telah menyebabkan kegemparan setelah diposting online.

Rekaman tersebut dibuat oleh penumpang Rusia, Yevgeny Kaymov yang tanpa sengaja memfilmkan kejadian tersebut dalam sebuah penerbangan kelas bisnis ke Dubai.

Kaymov memposting video itu ke akun Instagram-nya, memberi tag pada maskapai itu dan menulis, "Saya secara tidak sengaja memfilmkan video ini, dan bahkan tidak menyadarinya saat itu, menuangkan sisa sampanye kembali ke dalam botol."

"Apakah itu kebiasaan Emirates?"

Film ini nampak menunjukkan nampan berisi gelas sampanye yang tak tersentuh. Operator tersebut menawarkan anggur bersoda tersebut kepada penumpang kelas satu dan kelas bisnis setelah mereka naik pesawat terbang.

Tapi meski video tersebut menyebabkan badai di media sosial, tidak semua orang menganggap pramugari salah. Seorang kontributor mengatakan, "Saya adalah pramugari, ia mungkin menuangkan sampanye yang tidak terpakai ke botol untuk kemudian dibuang begitu pesawat lepas landas."

"Kami tidak diizinkan menuangkan sampanye saat kami di darat. Saya yakin mereka menuangkan semuanya kembali ke botol dan bukannya membuang ke tempat sampah sehingga membuat semuanya basah. "

Komentar lain berkata, "Ini sampanye berkarbonasi. Anda benar-benar tidak bisa menggunakannya kembali, rasanya akan datar."

Kolumnis kru kabin anonim Independent "Brad Bernoulli" menilai, "Karyawan garis depan menanggung banyak reaksi pelanggan yang marah, dan jika menghemat beberapa gelas bisa membuat penerbangan 16 jam berjalan lebih mulus, maskapai seharusnya tidak mengharapkan sesuatu berkurang. "

Dia menambahkanm "Saya pikir dia menyimpannya. Emirates mungkin memiliki kemampuan terbaik karena mereka benar-benar tidak peduli dengan biaya, oleh karena itu saya merasa aneh jika dia menuangkannya kembali ke dalam botol, tapi jika itu adalah minuman yang populer, maka saya akan melakukan hal yang sama. Bukan menyia-nyiakannya."

Namun, maskapai itu sendiri mengatakan kepada The Independent, "Emirates selalu berusaha untuk memberikan layanan berkualitas. Tindakan di video ini tidak sesuai dengan standar kualitas kami. Kami sedang menyelidiki kejadian ini." (marloft)

Baca Juga

 

Internasional  -  Senin, 25 September 2017
TRAGEDI KEMANUSIAAN
Memberi Makan Ribuan Pengungsi,  Bangladesh Berharap Bantuan Internasional

Bisnisnews.id-Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi, Filippo Grandi mengatakan, saat ini Bangladesh sangat membutuhkan bantuan internasional, untuk memberi makan dan melindungi 436.000 orang Rohingya yang telah meninggalkan Myanmar . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Minggu, 24 September 2017
AIRNAV INDONESIA
Gunung Agung Status AWAS, Sejumlah Penerbangan ke Bali Akan Dialihkan 

Bisnisnews.id-Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Airnav Indonesia) akan mengalihkan sejumlah rute penerbangan tujuan bandara I Gusti Ngurahrai Bali ke sejumlah bandara, menyusul ancaman letusan . . .
Selengkapnya

 

Opini  -  Minggu, 24 September 2017
Nobar Pertandingan  KPK Vs DPR,  Makin Tegang ....

Oleh: Baba Makmun Penulis adalah wartawan senior, tinggal di kawasan Pejaten Timur Jaksel. Bisnisnews.id-Ibarat tengah nonton bareng (nobar) pertandingan sepakbola, 'duel' Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) lawan Komisi Pemberantasan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Minggu, 24 September 2017
SATWA LANGKA
Tiongkok  Pinjamkan  Giant Panda ke  Indonesia Untuk Dikembangbiakan

Bisnisnews.id-Tiongkok pinjamkan sepasang satwa Giant Panda kepada pemerintah Indonesia untuk dikembangbiakan di Taman Safari Indonesia. Giant Panda merupakan salah satu satwa kategori Appendix I CITES yang merupakan satwa endemik . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Minggu, 24 September 2017
TES RUDAL
AS Tuduh Iran Dan Korut Kerjasama Kembangkan Nuklir

Bisnisnews.id - Presiden Trump menuduh Iran berkolaborasi dengan Korea Utara untuk memperkuat teknologi rudal mereka dalam tweet-nya pada Sabtu 23 Agustus, mengkritik kesepakatan nuklir 2015 antara AS, Iran dan lima negara kuat . . .
Selengkapnya