Selasa, 26 September 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Internasional / / Berita

SURVEY
Minggu, 16 Juli 2017 01:29 WIB

Perekonomian China Melambat Di Kuartal Kedua


Pertumbuhan China tergelincir ke level terendah dalam tujuh tahun ini di 6,6 persen pada kuartal kedua, menurut survei AFP

Bisnisnews.id - Hasil survei menunjukan perekonomian China kehilangan momentum pada kuartal kedua,  karena adanya upaya Beijing membatasi pinjaman dan investasi berisiko tiggi yang akhirya membawa kerugian pada negara perekonommian terbesar di Asia.

Perekonomian terbesar kedua di dunia ini tumbuh 6,8 persen pada periode April-Juni, dibandingkan setahun lalu, menurut perkiraan median 12 analis yang disurvei AFP.

Kenaikan lebih baik dari perkiraan sekitar 6,9 persen dalam tiga bulan pertama tahun ini.

Perkiraan tersebut datang menjelang rilis resmi data pertumbuhan PDB China pada kuartal kedua.

Investasi berbasis hutang di bidang infrastruktur dan real estat telah mendukung pertumbuhan China selama bertahun-tahun namun peringatan akan adanya krisis keuangan potensial telah mendorong Beijing untuk membatasinya.

Fitch Ratings memperingatkan pada hari Jumat (14/7/2017) mengatakan bahwa hutang China yang meningkat dapat memicu guncangan ekonomi dan finansial, meskipun mereka tetap mempertahankan peringkat A-plus di negara ini.

Itu menyusul keputusan Moody's pada bulan Mei yang menurunkan peringkat China untuk pertama kalinya dalam hampir tiga dekade, karena kekhawatiran mengenai kredit yang membengkak dan pertumbuhan yang melambat.

"Pembatasan yang lebih ketat pada pembelian properti dan pinjaman bank akan terus membebani ekonomi dalam beberapa bulan mendatang," kata Larry Hu, kepala ekonomi China di Macquarie Group.

"Kami memperkirakan pertumbuhan PDB akan turun di paruh kedua tahun 2017 karena perlambatan penjualan properti dan ketatnya likuiditas," katanya dikutip dari AFP.

"Perekonomian kemungkinan akan menghadapi tekanan lebih lanjut karena konsumsi juga mendapat tekanan dari perlambatan pertumbuhan pendapatan," kata Fan Zhang, ekonom senior China di RHB Bank.

Kepala ekonom UBS China, Tao Wang mengatakan "Biaya pendanaan yang lebih tinggi karena pengetatan pengawasan akan berdampak pada investasi aset tetap, yang mengukur pengeluaran untuk real estat, jalan dan jembatan."

Tapi perlambatan tajam di babak kedua menjadi tidak mungkin karena para pembuat kebijakan mempersiapkan sebuah kongres Partai Komunis yang penting akhir tahun ini untuk membuat Presiden Xi Jinping menjadi pemimpin paling kuat dalam satu generasi.

"Oleh karena itu sangat mungkin pihak berwenang akan menggunakan sumber daya dan alat kebijakan yang ada untuk memastikan hasil ekonomi positif," kata Citibank.

Pemerintah telah memangkas target pertumbuhan PDB 2017 menjadi sekitar 6,5 persen, setelah meningkat sebesar 6,7 persen pada 2016.

Meskipun kekhawatiran tentang risiko keuangan China meningkat, Perdana Menteri Li Keqiang mengatakan bulan lalu bahwa negara tersebut dapat mencapai target pertumbuhan ekonomi tahun ini.

"Momentum pertumbuhan kuartal lalu terus berlanjut sampai saat ini," katanya mencatat bahwa indikator ekonomi tradisional seperti generasi produktif, konsumsi, dan pesanan bisnis baru telah meningkat secara signifikan. (marloft)

Baca Juga

 

Arena  -  Selasa, 26 September 2017
AIMAG 2017
Andika Salut Pada Beatrice Dan Aldila

Bisnisnews.id -Sukses Beatrice Gumulya dan Aldila Sutjiadi mengamankan medali emas dan perak Asian Indoor Martial Art Games (AIMAG) di Asghabat, Turkmenistan 2017.mendapat pujian. Chief de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Selasa, 26 September 2017
AIMAG 2017
Tundukkan Aldila, Beatrice Sumbang Emas Tenis

Bisnisnews.id - Beatrice Gumulya merebut medali emas setelah berhasil memenangkan "perang saudara" di partai final tunggal putri cabang olahraga tenis Asian Indoot Martial Art Games (AIMAG). Dalam pertandingan yang digelar di . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Selasa, 26 September 2017
OTOMOTIF
Haridarma Semakin Dekat Dengan Gelar Juara Nasional

Bisnisnews.id - Pembalap Haridarma Manoppo dari Toyota Team Indonesia (TTI) tampil podium pertama mengungguli Alvin Bahar dalam balapan Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM) di Sirkuit Internasional Sentul, Minggu (24/9).Di . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Selasa, 26 September 2017
KEBHINEKAAN
Kirab Pemuda 2017 Resmi Mulai Diselenggarakan

Bisnisnews.id - Pengukuhan Peserta Inti Kirab Pemuda 2017 dilaksanakan oleh Menpora Imam Nahrawi beserta Staf Khusus, Pejabat Eselon 1 dan 2 di Wisma Menpora, Jakarta, (25/9/2017)Kementerian Pemuda dan Olahraga melalui kegiatan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 26 September 2017
WISATA
Airlines Nasional Berkontribusi Datangkan Wisman ke Tanah Air

Bisnisnews.id - Kementerian Pariwisata Arif Yahyah akui maskapai penerbangan Indonesia berkontribusi datangkan  datangkan  5 juta wisatawan. Dikatakan, kinerja dunia penerbangan ditanah air yang telah berhasil meraih . . .
Selengkapnya