Senin, 21 Mei 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Penerbangan / Berita

MH17
Minggu, 16 Juli 2017 23:18 WIB

Rusia Diminta Bekerja Sama Dalam Penyelidikan


Pesawat MH17 jatuh di Ukraina Timur (Photo : Dw.com)

Bisnisnews.id - Para pemrotes meminta Moskow untuk berhenti menghalangi penyelidikan mengenai jatuhnya pesawat Malaysia Airlines tahun 2014 saat kapal tersebut terbang di atas wilayah timur Ukraina yang dilanda konflik. 298 orang di dalamnya tewas dalam bencana tersebut.

Anggota keluarga korban penerbangan MH 17 yang ditembak jatuh di atas Ukraina pada tahun 2014 memprotes di luar kedutaan besar Rusia di Den Haag pada hari Sabtu (15/07/2017), satu hari menjelang hari peringatan penembakan pesawat tersebut.

Mereka meminta Kremlin untuk berhenti menghalangi penyelidikan atas insiden mematikan tersebut.

Seluruh 298 orang di atas pesawat Malaysian Airlines terbunuh saat sebuah rudal buatan Rusia diluncurkan di luar wilayah yang dipegang oleh pemberontak yang didukung Rusia di bagian timur Ukraina. Sebagian besar korban pada penerbangan Amsterdam-Kuala Lumpur adalah warga negara Belanda, namun korban juga berasal dari 17 negara lainnya, termasuk 38 warga Australia.

Akhir bulan lalu, Belanda mengumumkan bahwa tersangka dalam kasus tersebut akan diadili di pengadilan Belanda, di bawah hukum Belanda. Pengumuman tersebut merupakan hasil kesepakatan dengan negara-negara lain yang berpartisipasi dalam penyelidikan tersebut dibarengi penolakan terus-menerus Rusia untuk bekerja sama dengan penyelidikan apapun.


Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop menggemakan gagasan "trials in absentia" pada hari Minggu 16 Juli 2017. Ini adalah proses pidana di pengadilan dimana terdakwa tidak hadir secara fisik pada saat persidangan tersebut. In absentia adalah bahasa Latin untuk "ketiadaan". Uji coba ini mungkin memerlukan kehadiran pengacara terdakwa, tergantung pada negara tersebut.

Moskow membantah keterlibatan
Menteri Asutralia mengatakan setiap jalur hukum sedang diupayakan dan mendesak Kremlin mematuhi resolusi Dewan Keamanan PBB 2166, yang ditulis oleh Australia.

"Itu meminta semua negara untuk bekerja sama memastikan bahwa mereka yang bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut dibawa ke pengadilan," katanya kepada Australian Broadcasting Corporation.

"Mungkin persidangan harus dilakukan secara in absentia," Bishop menambahkan.

Meskipun ada bukti sebaliknya, Moskow terus menolak keterlibatan dalam pertempuran di Ukraina Timur, dan juga menyangkal salah satu rudalnya telah menembak MH17.

Upaya Belanda untuk bergerak menuju persidangan di Belanda diblokir oleh Kremlin pada tahun 2015, yang membentuk pengadilan internasional atas insiden tersebut.

Tidak jelas seberapa jauh Moskow akan bekerja sama dengan pengadilan Belanda jika jaksa menyebutkan tersangka atau meminta informasi dari Rusia.

Komentar Bishop datang beberapa hari setelah Malaysia mengungkapkan harapan bahwa tersangka akan diketahui pada akhir tahun ini. (marloft)

Baca Juga

 

Arena  -  Senin, 21 Mei 2018
BOLA
Mourinho: Chelsea Juara Piala FA Dengan 9 Pemain Bertahan

Bisnisnews.id – Tumpulnya lini serang Manchester United, dikonfirmasi oleh sang pelatih Jose Mourinho akibat dari hilangnya sosok Romelu Lukaku pada saat pertandingan final Piala FA di Stadion Wembley, (19/5/2018).   “Agak . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Senin, 21 Mei 2018
BOLA
Klopp Dambakan Pertemuan Dengan Zidane

Bisnisnews.id – Pelatih Liverpool Jurgen Klopp mengaku bahwa dirinya sudah tidak sabar menghadapai Real Madrid yang ditukangi Zinedine Zidane dalam final Liga Champions 2017/2018 yang akan diselenggarakan di Stadion Olimpiade . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Senin, 21 Mei 2018
MASKAPAI ASING
Ethopian Terbangi Langit Jakarta Mulai 17 Juli 2018

Bisnisnews.id - Ethiopian Airlines akan meluncurkan layanan tiga kali seminggu ke Jakarta pada 17 Juli. Rute tersebut akan diterbangkan oleh pesawat B787-8 Dreamliner mewakili koneksi pertama antara Afrika dan Indonesia. CEO Ethiopian . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 21 Mei 2018
MUBALIG
Menag Dinilai Salah Langkah Soal 200 Nama Penceramah

Bisnisnews.id - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin didesak segera menarik kembali 200 nama para mubaligh atau peceramah yang telah dirlisnya beberapa waktu lalu. Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais, . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Senin, 21 Mei 2018
INFRASTRUKTUR
Pemerintah Akan Genjot Pengembangan Potensi Wisata di Padang

Bisnisnews.id - Pemerintah mendorong, seluruh potensi pariwisata di Sumatera Barat atau padang harus dikembangkan, seiring perbaikan infrastruktur di kota itu dalam menunjang kelacaran logistik dan perekonomian masyarakat. Terkait . . .
Selengkapnya