Senin, 24 Juli 2017

Home/ Industri / Penerbangan / Berita

Minggu, 16 Juli 2017 23:18 WIB

Rusia Diminta Bekerja Sama Dalam Penyelidikan


Pesawat MH17 jatuh di Ukraina Timur (Photo : Dw.com)

Bisnisnews.id - Para pemrotes meminta Moskow untuk berhenti menghalangi penyelidikan mengenai jatuhnya pesawat Malaysia Airlines tahun 2014 saat kapal tersebut terbang di atas wilayah timur Ukraina yang dilanda konflik. 298 orang di dalamnya tewas dalam bencana tersebut.

Anggota keluarga korban penerbangan MH 17 yang ditembak jatuh di atas Ukraina pada tahun 2014 memprotes di luar kedutaan besar Rusia di Den Haag pada hari Sabtu (15/07/2017), satu hari menjelang hari peringatan penembakan pesawat tersebut.

Mereka meminta Kremlin untuk berhenti menghalangi penyelidikan atas insiden mematikan tersebut.

Seluruh 298 orang di atas pesawat Malaysian Airlines terbunuh saat sebuah rudal buatan Rusia diluncurkan di luar wilayah yang dipegang oleh pemberontak yang didukung Rusia di bagian timur Ukraina. Sebagian besar korban pada penerbangan Amsterdam-Kuala Lumpur adalah warga negara Belanda, namun korban juga berasal dari 17 negara lainnya, termasuk 38 warga Australia.

Akhir bulan lalu, Belanda mengumumkan bahwa tersangka dalam kasus tersebut akan diadili di pengadilan Belanda, di bawah hukum Belanda. Pengumuman tersebut merupakan hasil kesepakatan dengan negara-negara lain yang berpartisipasi dalam penyelidikan tersebut dibarengi penolakan terus-menerus Rusia untuk bekerja sama dengan penyelidikan apapun.


Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop menggemakan gagasan "trials in absentia" pada hari Minggu 16 Juli 2017. Ini adalah proses pidana di pengadilan dimana terdakwa tidak hadir secara fisik pada saat persidangan tersebut. In absentia adalah bahasa Latin untuk "ketiadaan". Uji coba ini mungkin memerlukan kehadiran pengacara terdakwa, tergantung pada negara tersebut.

Moskow membantah keterlibatan
Menteri Asutralia mengatakan setiap jalur hukum sedang diupayakan dan mendesak Kremlin mematuhi resolusi Dewan Keamanan PBB 2166, yang ditulis oleh Australia.

"Itu meminta semua negara untuk bekerja sama memastikan bahwa mereka yang bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut dibawa ke pengadilan," katanya kepada Australian Broadcasting Corporation.

"Mungkin persidangan harus dilakukan secara in absentia," Bishop menambahkan.

Meskipun ada bukti sebaliknya, Moskow terus menolak keterlibatan dalam pertempuran di Ukraina Timur, dan juga menyangkal salah satu rudalnya telah menembak MH17.

Upaya Belanda untuk bergerak menuju persidangan di Belanda diblokir oleh Kremlin pada tahun 2015, yang membentuk pengadilan internasional atas insiden tersebut.

Tidak jelas seberapa jauh Moskow akan bekerja sama dengan pengadilan Belanda jika jaksa menyebutkan tersangka atau meminta informasi dari Rusia.

Komentar Bishop datang beberapa hari setelah Malaysia mengungkapkan harapan bahwa tersangka akan diketahui pada akhir tahun ini. (marloft)

Baca Juga

 

Nasional  -  Senin, 24 Juli 2017
PANSUS KPK
Mengagetkan, Komisioner KPK Terima Uang Rp 1 Miliar ?

Wakil Direktur Keuangan Permai Group Yulianis saat diambil sumpahnya agar memberikan keterangan sejujurnya sebelum dimulainya Rapat Dengar pendapat Umum (RDPU) dengan Pansus Hak Angket KPK di ruang KK 1, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 24 Juli 2017
MEGA KORUPSI
Soal Pelindo II, Prima Tuntut Menneg BUMN Ditangkap

Bisnisnews.id - Perhimpunan Masyarakat Madani (PRIMA) akan melakukan aksi demo terkait kasus mega korupsi Pelindo II hari Selasa 25 Juli 2017 di Gedung KPK. Menurut Syaroni, Ketua Presidium PRIMA bahwa demo "Segera Tangkap Rini . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Senin, 24 Juli 2017
MILITER DAN INTELIJEN
1.200 Tentara Dari 22 Negara Tiba Untuk Olimpiade Militer Rusia 2017

Bisnisnews.id - Pasukan dari 22 negara telah tiba di Rusia untuk Olimpiade Internasional Militer Rusia. Sekitar 1.200 tentara dari China, India, Iran dan beberapa negara sekutu Rusia atau netral diperkirakan akan ambil bagian, . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Senin, 24 Juli 2017
OBOR
China Harap Pembangunan Kereta Api Thailand Dipercepat

Bisnisnews.id - Menteri luar negeri China mengatakan dia berharap pembangunan perkeretaapian Thailand yang baru dapat segera dimulai sehingga Thailand akan memiliki akses yang lebih baik ke pasar China. Wang Yi sedang dalam kunjungan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Senin, 24 Juli 2017
LAYANAN
Hasil Survei, Tiga Bandara AP I Masuk 10 Besar Dunia

Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, raih peringkat II jumlah penumpang terbanyak oleh lembaga pemeringkat ACI Bisnisnews.id-Tiga bandara PT Angkasa Pura I masuk peringkat 10 besar dunia kategori jumlah penumpang, hasil survei penilaian . . .
Selengkapnya