Selasa, 26 September 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Penerbangan / Berita

MH17
Minggu, 16 Juli 2017 23:18 WIB

Rusia Diminta Bekerja Sama Dalam Penyelidikan


Pesawat MH17 jatuh di Ukraina Timur (Photo : Dw.com)

Bisnisnews.id - Para pemrotes meminta Moskow untuk berhenti menghalangi penyelidikan mengenai jatuhnya pesawat Malaysia Airlines tahun 2014 saat kapal tersebut terbang di atas wilayah timur Ukraina yang dilanda konflik. 298 orang di dalamnya tewas dalam bencana tersebut.

Anggota keluarga korban penerbangan MH 17 yang ditembak jatuh di atas Ukraina pada tahun 2014 memprotes di luar kedutaan besar Rusia di Den Haag pada hari Sabtu (15/07/2017), satu hari menjelang hari peringatan penembakan pesawat tersebut.

Mereka meminta Kremlin untuk berhenti menghalangi penyelidikan atas insiden mematikan tersebut.

Seluruh 298 orang di atas pesawat Malaysian Airlines terbunuh saat sebuah rudal buatan Rusia diluncurkan di luar wilayah yang dipegang oleh pemberontak yang didukung Rusia di bagian timur Ukraina. Sebagian besar korban pada penerbangan Amsterdam-Kuala Lumpur adalah warga negara Belanda, namun korban juga berasal dari 17 negara lainnya, termasuk 38 warga Australia.

Akhir bulan lalu, Belanda mengumumkan bahwa tersangka dalam kasus tersebut akan diadili di pengadilan Belanda, di bawah hukum Belanda. Pengumuman tersebut merupakan hasil kesepakatan dengan negara-negara lain yang berpartisipasi dalam penyelidikan tersebut dibarengi penolakan terus-menerus Rusia untuk bekerja sama dengan penyelidikan apapun.


Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop menggemakan gagasan "trials in absentia" pada hari Minggu 16 Juli 2017. Ini adalah proses pidana di pengadilan dimana terdakwa tidak hadir secara fisik pada saat persidangan tersebut. In absentia adalah bahasa Latin untuk "ketiadaan". Uji coba ini mungkin memerlukan kehadiran pengacara terdakwa, tergantung pada negara tersebut.

Moskow membantah keterlibatan
Menteri Asutralia mengatakan setiap jalur hukum sedang diupayakan dan mendesak Kremlin mematuhi resolusi Dewan Keamanan PBB 2166, yang ditulis oleh Australia.

"Itu meminta semua negara untuk bekerja sama memastikan bahwa mereka yang bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut dibawa ke pengadilan," katanya kepada Australian Broadcasting Corporation.

"Mungkin persidangan harus dilakukan secara in absentia," Bishop menambahkan.

Meskipun ada bukti sebaliknya, Moskow terus menolak keterlibatan dalam pertempuran di Ukraina Timur, dan juga menyangkal salah satu rudalnya telah menembak MH17.

Upaya Belanda untuk bergerak menuju persidangan di Belanda diblokir oleh Kremlin pada tahun 2015, yang membentuk pengadilan internasional atas insiden tersebut.

Tidak jelas seberapa jauh Moskow akan bekerja sama dengan pengadilan Belanda jika jaksa menyebutkan tersangka atau meminta informasi dari Rusia.

Komentar Bishop datang beberapa hari setelah Malaysia mengungkapkan harapan bahwa tersangka akan diketahui pada akhir tahun ini. (marloft)

Baca Juga

 

Industri  -  Selasa, 26 September 2017
INDUSTRI PELAYARAN
Pemerintah Konsisten Menerapkan Asas Cabotage

Bisnisnews.id-Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan, pemerintah konsisten melaksanakan asas cabotage sebagai upaya melindungi pelayaran nasional sesuai Inpres 5/205 tentang pemberdayaan industri pelayaran nasiona. "Kita . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Selasa, 26 September 2017
Hari Ini, Kirab Pemuda 2017 Menuju Miangas

Bisnisnews.id -Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi kukuhkan Kirab Pemuda 2017 yang digelar mulai 26 September sampai 6 Desember 2017, melintasi 34 provinsi . Menpora menjelaskan, kirab pemuda ini dilakukan dalam . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Selasa, 26 September 2017
SENTUL SERIES
Haridarma, Menuju Juara Nasional

Bisnisnews.id - Pembalap Haridarma Manoppo dari Toyota Team Indonesia (TTI) akhirnya tampil mengungguli Alvin Bahar dalam balapan Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM) di Sirkuit Internasional Sentul. Di kelas Kejurnas . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Selasa, 26 September 2017
TRAVEL BAN
Aneka Reaksi Negara Yang Dilarang Masuk AS

Bisnisnews.id - Presiden Donald Trump telah menandatangani perintah yang memberlakukan pembatasan perjalanan terbaru bagi warga dari beberapa negara, termasuk lima negara dari larangan sebelumnya. Pejabat pemerintah mengatakan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Selasa, 26 September 2017
RETORIKA
Korut Tuduh AS Deklarasikan Perang

Bisnisnews.id - Menteri luar negeri Korea Utara menuduh Presiden AS Donald Trump pada Senin 25 September mendeklarasikan perang di negaranya dan memperingatkan bahwa Pyongyang akan mempertahankan diri dengan menembaki pembom AS. "Trump . . .
Selengkapnya