Senin, 24 Juli 2017

Home/ Internasional / / Berita

Minggu, 16 Juli 2017 23:40 WIB

Malaysia Tidak Blokir Aplikasi Telegram


Wakil Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Dr Ahmad Zahid Hamidi

Bisnisnews.id - Pemerintah Malaysia tidak memiliki rencana untuk melarang aplikasi pesan Telegram karena tidak menimbulkan ancaman.

Wakil Perdana Menteri, Datuk Seri Dr Ahmad Zahid Hamidi mengatakan hal ini saat mengomentari larangan telegram pemerintah Indonesia mengenai masalah keamanan terkait terorisme.

"Sampai sekarang, kami belum mendeteksi ada unsur teror yang beredar lewat aplikasinya. Juga tidak ada jejak serangan teror (sedang dibahas) atau sumber dana melalui aplikasi."

"Namun, pemerintah akan terus memantau kegiatan di aplikasi tanpa mengganggu pembicaraan pribadi," katanya dikutip dari New Straits Times (16/07/2017).

Ahmad Zaid menambahkan bahwa pemerintah telah menemukan unsur-unsur teror yang beredar melalui tiga aplikasi media sosial lainnya yaitu YouTube, Whatsapp dan Instagram.

"Kami menggunakan perangkat lunak decoding untuk memantau aktivitas dalam tiga aplikasi ini, namun tanpa mengganggu percakapan pribadi," tambahnya.

Pada tanggal 14 Juli 2017, pemerintah Indonesia memblokir akses web ke Telegram dan melakukan larangan penuh karena konten terorismenya. (marloft)

Baca Juga

 

Nasional  -  Senin, 24 Juli 2017
PANSUS KPK
Mengagetkan, Komisioner KPK Terima Uang Rp 1 Miliar ?

Wakil Direktur Keuangan Permai Group Yulianis saat diambil sumpahnya agar memberikan keterangan sejujurnya sebelum dimulainya Rapat Dengar pendapat Umum (RDPU) dengan Pansus Hak Angket KPK di ruang KK 1, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 24 Juli 2017
MEGA KORUPSI
Soal Pelindo II, Prima Tuntut Menneg BUMN Ditangkap

Bisnisnews.id - Perhimpunan Masyarakat Madani (PRIMA) akan melakukan aksi demo terkait kasus mega korupsi Pelindo II hari Selasa 25 Juli 2017 di Gedung KPK. Menurut Syaroni, Ketua Presidium PRIMA bahwa demo "Segera Tangkap Rini . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Senin, 24 Juli 2017
MILITER DAN INTELIJEN
1.200 Tentara Dari 22 Negara Tiba Untuk Olimpiade Militer Rusia 2017

Bisnisnews.id - Pasukan dari 22 negara telah tiba di Rusia untuk Olimpiade Internasional Militer Rusia. Sekitar 1.200 tentara dari China, India, Iran dan beberapa negara sekutu Rusia atau netral diperkirakan akan ambil bagian, . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Senin, 24 Juli 2017
OBOR
China Harap Pembangunan Kereta Api Thailand Dipercepat

Bisnisnews.id - Menteri luar negeri China mengatakan dia berharap pembangunan perkeretaapian Thailand yang baru dapat segera dimulai sehingga Thailand akan memiliki akses yang lebih baik ke pasar China. Wang Yi sedang dalam kunjungan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Senin, 24 Juli 2017
LAYANAN
Hasil Survei, Tiga Bandara AP I Masuk 10 Besar Dunia

Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, raih peringkat II jumlah penumpang terbanyak oleh lembaga pemeringkat ACI Bisnisnews.id-Tiga bandara PT Angkasa Pura I masuk peringkat 10 besar dunia kategori jumlah penumpang, hasil survei penilaian . . .
Selengkapnya