Senin, 24 Juli 2017

Home/ Industri / Pariwisata / Berita

Selasa, 18 Juli 2017 00:09 WIB

Pemerintah Inginkan Penerbangan Langsung Jakarta-Yangon


Pupung Thariq Fadhillah dalam acara table top pariwisata di Yangon, 14 Juli 2017 (Foto: Aung Khant)

Bisnisnews.id - Pemerintah meminta Myanmar mengizinkan penerbangan langsung yang menghubungkan Jakarta dan Yangon untuk memacu kegiatan pariwisata dan bisnis antara kedua negara.

Ito Sumardi, Duta Besar Indonesia di Yangon mengatakan kepada The Myanmar Times (14/7/217) bahwa pada tahun 2015, Myanmar Airlines International (MAI) dan Garuda Indonesia menandatangani kesepakatan namun tidak melakukan akselerasi.

"Sayangnya Myanmar belum siap untuk mengizinkan penerbangan langsung dari Indonesia ke Myanmar saat itu. Saya masih berusaha keras untuk meminta Myanmar. Jika memungkinkan kita bisa mengatur penerbangan dari Indonesia ke Yangon karena banyak orang Indonesia ingin berkunjung ke Myanmar," kata Sumardi.

Kesepakatan tersebut tidak bisa dilaksanakan karena pembatalan penerbangan, katanya. "Tapi saya yakin mungkin segera pemerintah Myanmar akan memberi kesempatan bagi penerbangan Indonesia untuk terbang ke Myanmar."

Kesepakatan code sharing ke Jakarta (transit di Singapura) dan tiga destinasi lainnya di Australia bekerja sama dengan Garuda Indonesia ditandatangani pada 2014, kata Daw Aye Mra Tha, asisten GM dari MAI.

Sumardi mengatakan bahwa lanskap ekonomi Myanmar berubah setelah sanksi internasional dicabut tahun lalu dan negara tersebut menawarkan potensi yang besar bagi investor asing. Emerging market Indonesia juga merupakan eksplorasi ekonomi yang menarik bagi investor.

"Kedubes kami berupaya membawa delegasi bisnis Indonesia untuk melihat peluang investasi di sini (Myanmar). Semoga nanti salah satu organisasi dari Indonesia akan berusaha mempromosikan bisnis pariwisata," katanya.

Jumlah kunjungan wisatawan Myanmar ke Indonesia juga terus meningkat. Pupung Thariq Fadhillah, wakil direktur Kementerian Pariwisata RI mengatakanbahwa sekitar 25.000 pelancong asal Myanmar mengunjungi Indonesia pada tahun 2015.

Saat ini Jetstar Airlines terbang ke enam destinasi di Indonesia dari Yangon, dengan transit di Singapura sebanyak 60 kali seminggu ke Jakarta dan 40 kali per minggu ke Bali dari Bandara Internasional Yangon, kata U Pye Soe Tun, manajer penjualan Jetstar Myanmar.

"Masa depan pariwisata sangat bagus karena saya melihat begitu banyak hal menarik disini, dan kita bisa menjual paket wisata ini ke masyarakat Indonesia," kata operator tur Electra Tour and Travel dari Indonesia, Robbie Arisutantyo.

Menurut Kementerian Pariwisata RI, mereka telah menerima lebih dari 12 juta turis internasional pada 2016, empat kali lebih banyak dari yang datang ke Myanmar. Indonesia menargetkan meraup 15 juta wisatawan tahun ini. (marloft)

Baca Juga

 

Nasional  -  Senin, 24 Juli 2017
PANSUS KPK
Mengagetkan, Komisioner KPK Terima Uang Rp 1 Miliar ?

Wakil Direktur Keuangan Permai Group Yulianis saat diambil sumpahnya agar memberikan keterangan sejujurnya sebelum dimulainya Rapat Dengar pendapat Umum (RDPU) dengan Pansus Hak Angket KPK di ruang KK 1, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 24 Juli 2017
MEGA KORUPSI
Soal Pelindo II, Prima Tuntut Menneg BUMN Ditangkap

Bisnisnews.id - Perhimpunan Masyarakat Madani (PRIMA) akan melakukan aksi demo terkait kasus mega korupsi Pelindo II hari Selasa 25 Juli 2017 di Gedung KPK. Menurut Syaroni, Ketua Presidium PRIMA bahwa demo "Segera Tangkap Rini . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Senin, 24 Juli 2017
MILITER DAN INTELIJEN
1.200 Tentara Dari 22 Negara Tiba Untuk Olimpiade Militer Rusia 2017

Bisnisnews.id - Pasukan dari 22 negara telah tiba di Rusia untuk Olimpiade Internasional Militer Rusia. Sekitar 1.200 tentara dari China, India, Iran dan beberapa negara sekutu Rusia atau netral diperkirakan akan ambil bagian, . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Senin, 24 Juli 2017
OBOR
China Harap Pembangunan Kereta Api Thailand Dipercepat

Bisnisnews.id - Menteri luar negeri China mengatakan dia berharap pembangunan perkeretaapian Thailand yang baru dapat segera dimulai sehingga Thailand akan memiliki akses yang lebih baik ke pasar China. Wang Yi sedang dalam kunjungan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Senin, 24 Juli 2017
LAYANAN
Hasil Survei, Tiga Bandara AP I Masuk 10 Besar Dunia

Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, raih peringkat II jumlah penumpang terbanyak oleh lembaga pemeringkat ACI Bisnisnews.id-Tiga bandara PT Angkasa Pura I masuk peringkat 10 besar dunia kategori jumlah penumpang, hasil survei penilaian . . .
Selengkapnya