Rabu, 20 Juni 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Gaya Hidup / Kesehatan / Berita

DISERTASI
Selasa, 18 Juli 2017 18:32 WIB

Jaminan Kesehatan Nasional Angkat Wahyu Pudji Nugraheni Raih Doktor



Wahyu Pudji Nugraheni (tengah pink) berhasil menyelesaikan studi S3 dalam waktu tepat 3 tahun.

Bisnisnews.id - Program jaminan kesehatan nasional (JKN) yang diluncurkan pemerintah menarik perhatian mahasiswa program doktoral  Wahyu Pudji Nugraheni. Dia pun melakukan penelitian tentang dampak program JKN terhadap ekuitas akses layanan rawat inap di rumah sakit. Hasil penelitiannya mampu mengangkat dia meraih gelar doktor.

Hasil penelitiannya dituangkan dalam disetasi untuk meraih gelar doktor. Disertasi ini dipertahankan di Kampus FKM Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Sabtu (15/7/2017) dengan tujuan  mengukur dampak program JKN terhadap ekuitas akses layanan rawat inap di rumah sakit. Sumber data penelitian ini menggunakan data  Indonesian Family Life Survey (IFLS) tahun 2007 dan 2014/2015.

Pegawai Badan Litbangkes Kemenkes RI itu  dinyatakan lulus dengan predikat Sangat Memuaskan dan berhasil menyelesaikan studi S3 dalam waktu tepat 3 tahun.

Wahyu Pudji Nugraheni mengungkapkan, JKN yang baru berjalan satu tahun mampu memperbaiki kesenjangan akses layanan rawat inap di rumah sakit. Untuk itu percepatan perluasan cakupan kepesertaan dan ketersediaan tempat tidur rumah sakit dalam jangkauan geografis yang memadai untuk perbaikan ekuitas.

Menurut Wahyu Pudji Nugraheni, akses terhadap pelayanan kesehatan merupakan hak asasi setiap penduduk.  Faktanya, kesenjangan akses layanan kesehatan di Indonesia masih terjadi akibat berbagai faktor  ( geografis, ekonomi dan keterbatasan supply side).  "Pemenuhan hak asasi manusia terhadap akses pelayanan kesehatan merupakan satu cara pemerataan pelayanan kesehatan yang berkeadilan yang harus diterima oleh setiap penduduk tanpa memperhatikan tingkat ekonomi (ekuitas egaliter)," katanya.

Disebutkan, negara mempunyai kewajiban mewujudkan hak asasi kesehatan setiap warganya. Salah satu upaya negara dalam mewujudkan hak asasi kesehatan warganya adalah dengan Program Jaminan Kesehatan Nasional. Tujuan utama program JKN adalah memperbaiki akses terhadap layanan kesehatan yang berkeadilan (ekuitas) khususnya diantara kelompok pendapatan. Setelah satu tahun berjalan, JKN perlu dievaluasi untuk melihat sejauh mana tujuan telah tercapai.

"Hasil penelitian menunjukkan bahwa  meskipun JKN baru berjalan  satu tahun dampak jaminan terhadap akses  rawat inap pada sampel yang berumur ≥40 tahun telah meningkat sebesar 115,8% (2,1 poin). Sedangkan pada sampel dengan umur ≥15 tahun  kenaikan akses sedikit lebih kecil yaitu sebesar 110,5% (2,1 poin)," ujarnya.

Selain itu penelitian ini juga membuktikan bahwa program JKN mampu memperbaiki kesenjangan akses rawat inap dengan indeks konsentrasi menurun sebesar sebesar -0,108 poin pada sampel umur≥40 tahun dan sebesar -0,008 poin pada sampel  umur ≥15 tahun. "Tanda negative pada indeks konsentrasi    tersebut mempunyai arti layanan rawat inap lebih banyak dimanfaatkan oleh masyarakat miskin," tegasnya.

Peneliti menyarankan percepatan perluasan cakupan kepesertaan dan ketersediaan tempat tidur rumah sakit dalam jangkauan geografis yang memadai untuk perbaikan ekuitas. ***

Baca Juga

 

Nasional  -  Selasa, 19 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Puncak Arus Balik Pemudik Dari Sumatera ke Jawa Terjadi Pada H+3

Bisnisnews.id - Arus Balik  pemudik Angkutan Lebaran 1439 H / 2018 dari Sumatera ke Jawa yang menyeberang di Bakauheni  ke Merak akan terjadi pada 20 Junk 2018 atau H+3. Sekretaris  Jenderal Kemenhub Djoko Sasono . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Selasa, 19 Juni 2018
KECELAKAAN KAPAL
KSOP Wajib Mematuhi Peraturan Keselamatan Penumpang

Bisnisnews.id  - Seluruh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) diperintahkan mematuhi aturan tentang keselamatan. Penumpang yang diangkut harus sesuai dengan kapasitas kapal yang akan dioperasikan. Perintah . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Selasa, 19 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Sampai H+2 Pertumbuhan Penumpang Naik 6.35 Persen

Bisnisnews.id  -  Sampai H+2 lebaran 2018 penumpang angkutan udara tercatat  2.390.501 atau naik 6.35 persen dibanding tahun 2017 yang mencapai  2.247.687 penumpang. “Dari yang dilaporkan pertumbuhan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Selasa, 19 Juni 2018
TURNAMEN
WTA Future Stars dan Kids Clinic Bergulir di Bali

Bisnisnews.id - Women Tennis Association (WTA), gelar turnamen WTA Future Stars dan WTA Kids’ Clinic 2018 di Bali  19 - 23 Juni 2018. Event bergengsi  yang akan berlangsung di lapangan tenis KONI Bali  merupakan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Selasa, 19 Juni 2018
PELAYANAN
Menhub Minta Terminal Bus Terapkan Sistem Eticketing

Bisnisnews.id - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebutkan dua hal pokok yang harus dilakukan untuk meningkatkan pelayanan bagi pengguna angkutan bus.  Yaitu,  ticketing online dan peningkatan mutu serta kualitas . . .
Selengkapnya