Selasa, 24 April 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Otomotif / Berita

EMISI MESIN
Minggu, 23 Juli 2017 23:31 WIB

BMW Bantah Kolusi Emisi Diesel


TOTAL dan BMW tes teknologi inovatif Adblue untuk mesin diesel bersih (21/1/2015)

Bisnisnews.id - Produsen mobil mewah Jerman BMW pada hari Minggu 23 Juli membantah adanya kolusi dengan pesaingnya terkait emisi mesin diesel, dengan mengatakan tidak satupun dari modelnya telah memanipulasi atau melanggar peraturan industri.

Atas tuduhan pencemaran emisi yang terus menekan sektor otomotif terpenting di Jerman, BMW yang berbasis di Munich berusaha menjauhkan diri dari apa yang disebutnya sebagai skandalisasi mesin diesel.

"Faktanya adalah mobil dari kelompok BMW tidak dimanipulasi dan mematuhi persyaratan hukum yang relevan," kata perusahaan tersebut dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari AFP.

"Ini tentu saja juga berlaku untuk mobil diesel. Hal ini dikonfirmasi oleh hasil relevan yang dites oleh otoritas nasional dan internasional."

Majalah Der Spiegel telah melaporkan pada hari Jumat (21/7/2017) bahwa para produsen mobil Jerman: Volkswagen, Audi, Porsche, BMW dan Daimler diam-diam bekerja sama sejak tahun 1990an dan seterusnya mengenai isu-isu termasuk emisi polusi kendaraan diesel.

Volkswagen menghadapi kompensasi dan denda puluhan miliar dolar setelah mengakui pada tahun 2015 atas penipuan emisi diesel, telah melaporkan kartel tersebut ke otoritas persaingan Jerman dalam sebuah surat, begitu juga pembuat Mercedes-Benz Daimler.

Menurut laporan tersebut, pembuat mobil mengadakan pertemuan yang tak terhitung banyaknya mulai tahun 2006 dan seterusnya mengenai sistem pengolahan knalpot diesel yang dirancang untuk mengurangi emisi oksida nitrogen berbahaya (NOx).

Pembuat mobil setuju untuk hanya memasang tangki kecil AdBlue yang digunakan untuk mengubah gas menjadi air dan nitrogen yang tidak berbahaya, karena tangki lebih besar akan lebih mahal harganya.

Ukuran tangki AdBlue yang disepakati terlalu kecil untuk membersihkan gas buang dengan jumlah yang diperlukan sehingga menjadi dasar untuk skandal diesel," Spiegel melaporkan.

Namun BMW mengatakan bahwa pihaknya dengan tegas menolak tuduhan tersebut dan bahwa tank AdBlue-nya tidak mencukupi, berarti bahwa setiap penarikan atau penguatan ulang untuk mobil diesel Euro 6 tidak diperlukan.

Volkswagen mengakui pada bulan September 2015 untuk menginstal perangkat lunak yang mengurangi emisi NOx di 11 juta mobil di seluruh dunia saat mobil dideteksi regulator.

Baru-baru ini, kecurigaan pemerintah jatuh pada produsen Mercedes-Benz dan Daimler, dengan penyidik ​​yang memeriksa situs milik kelompok tersebut pada akhir Mei.

Perusahaan tersebut menarik sekitar tiga juta mobil pekan lalu untuk pembaruan perangkat lunak yang dirancang bagi pengurangan emisi.

Sementara itu, anak perusahaan VW Audi pada hari Jumat (21/7/2017) menarik hingga 850 ribu mobil dengan mesin diesel untuk mendapatkan pembaruan perangkat lunak serupa. (marloft)

Baca Juga

 

Industri  -  Selasa, 24 April 2018
TRANSPORTASI UDARA
Bandara Jenderal Soedirman Ditargetkan Selesai 2019

Bisnisnews.id  - Dirjen Perhubungan Udara  Agus Santoso mengatakan,  Bandara Jenderal Besar Soedirman yang terletak di kawasan pangkalan TNI AU Wirasaba Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah sangat strategis karena . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Senin, 23 April 2018
DESTINASI WISATA
Reaksi Disparbud DKI Soal Kegiatan Pangkalan Pasir di Sunda Kelapa

Bisnisnews.id - Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta,  Tinia  Budiati akui, Sunda Kelapa  di Tanjung Priok Jakarta Utara sebagai Pelabuhan heritage  dan menjadi salah satu destinasi Wisata bersejarah. . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Senin, 23 April 2018
BOLA
Mohamed Salah Jadi Pemain Terbaik versi PFA

Bisnisnews.id – Pemain Liverpool Mohamed Salah sukses meraih gelar pemain terbaik versi Professional Fotballers Association (PFA) musim 207-2018.   Mohamed Salah berhak atas gelar ini karena telah berhasil mengungguli . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Senin, 23 April 2018
BOLA
Pires Sebut Wenger Dinosaurus Terakhir

Bisnisnews.id – Legenda sepak bola Arsenal Robert Pires menyebut mantan pelatihnya Arsene Wenger sebagai sosok dinosaurus terakhir di era sepak bola zaman kini.   Pemain berkebangsaan Perancis tersebut mengatakan bahwa . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Senin, 23 April 2018
CATUR
Kejar Rating, PB Percasi Gelar Turnamen Internasional

Bisnisnews.id – Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) menggandeng produsen makanan nasional dalam menggelar JAPFA Grandmaster (GM) and Women Grandmaster (WGM) Chest Tournament 2018. Direktur Corporate . . .
Selengkapnya