Rabu, 24 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Otomotif / Berita

EMISI MESIN
Minggu, 23 Juli 2017 23:31 WIB

BMW Bantah Kolusi Emisi Diesel


TOTAL dan BMW tes teknologi inovatif Adblue untuk mesin diesel bersih (21/1/2015)

Bisnisnews.id - Produsen mobil mewah Jerman BMW pada hari Minggu 23 Juli membantah adanya kolusi dengan pesaingnya terkait emisi mesin diesel, dengan mengatakan tidak satupun dari modelnya telah memanipulasi atau melanggar peraturan industri.

Atas tuduhan pencemaran emisi yang terus menekan sektor otomotif terpenting di Jerman, BMW yang berbasis di Munich berusaha menjauhkan diri dari apa yang disebutnya sebagai skandalisasi mesin diesel.

"Faktanya adalah mobil dari kelompok BMW tidak dimanipulasi dan mematuhi persyaratan hukum yang relevan," kata perusahaan tersebut dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari AFP.

"Ini tentu saja juga berlaku untuk mobil diesel. Hal ini dikonfirmasi oleh hasil relevan yang dites oleh otoritas nasional dan internasional."

Majalah Der Spiegel telah melaporkan pada hari Jumat (21/7/2017) bahwa para produsen mobil Jerman: Volkswagen, Audi, Porsche, BMW dan Daimler diam-diam bekerja sama sejak tahun 1990an dan seterusnya mengenai isu-isu termasuk emisi polusi kendaraan diesel.

Volkswagen menghadapi kompensasi dan denda puluhan miliar dolar setelah mengakui pada tahun 2015 atas penipuan emisi diesel, telah melaporkan kartel tersebut ke otoritas persaingan Jerman dalam sebuah surat, begitu juga pembuat Mercedes-Benz Daimler.

Menurut laporan tersebut, pembuat mobil mengadakan pertemuan yang tak terhitung banyaknya mulai tahun 2006 dan seterusnya mengenai sistem pengolahan knalpot diesel yang dirancang untuk mengurangi emisi oksida nitrogen berbahaya (NOx).

Pembuat mobil setuju untuk hanya memasang tangki kecil AdBlue yang digunakan untuk mengubah gas menjadi air dan nitrogen yang tidak berbahaya, karena tangki lebih besar akan lebih mahal harganya.

Ukuran tangki AdBlue yang disepakati terlalu kecil untuk membersihkan gas buang dengan jumlah yang diperlukan sehingga menjadi dasar untuk skandal diesel," Spiegel melaporkan.

Namun BMW mengatakan bahwa pihaknya dengan tegas menolak tuduhan tersebut dan bahwa tank AdBlue-nya tidak mencukupi, berarti bahwa setiap penarikan atau penguatan ulang untuk mobil diesel Euro 6 tidak diperlukan.

Volkswagen mengakui pada bulan September 2015 untuk menginstal perangkat lunak yang mengurangi emisi NOx di 11 juta mobil di seluruh dunia saat mobil dideteksi regulator.

Baru-baru ini, kecurigaan pemerintah jatuh pada produsen Mercedes-Benz dan Daimler, dengan penyidik ​​yang memeriksa situs milik kelompok tersebut pada akhir Mei.

Perusahaan tersebut menarik sekitar tiga juta mobil pekan lalu untuk pembaruan perangkat lunak yang dirancang bagi pengurangan emisi.

Sementara itu, anak perusahaan VW Audi pada hari Jumat (21/7/2017) menarik hingga 850 ribu mobil dengan mesin diesel untuk mendapatkan pembaruan perangkat lunak serupa. (marloft)

Baca Juga

 

Nasional  -  Rabu, 24 Januari 2018
PILKADA
KPK dan Polri Akan Menangkap Pelaku Money Politic

Bisnisnews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polri siap menangkap kandidat yang maju Pilkada menggunakan praktik politik uang untuk mendapatkan dukungan suara. "Kalau Ada kandidat menawarkan uang dalam pemilihan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Rabu, 24 Januari 2018
KORUPSI
Penyidik KPK Terus Mendalami Kasus Dugaan Korupsi di Dinas PU Papua

Bisnisnews.id - Kasus dugaan korupsi pejabat Dinas PU Papua pada proyek pembangunan jalan Kemiri-Depapre sepanjang 24 km yanng telah menyeret dua tersangka DM dan MK terus didalami Penyidik Komisi pembertasan Korupsi (KPK). Sebanyak . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Rabu, 24 Januari 2018
KEJAHATAN
Seorang Istri Menjual Suaminya Seharga Rp 500 Ribu

Bisnisnews.id - Peristiwa langka, wanita bernisisial VR, warga Jalan Tambak Wedi Baru, Surabaya Jawa Timur menjual suaminya kepada pria hidung belang senilai Rp 500 ribu dengan alasan ekonomi. Transaksi penjualan yang akhirnya . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Rabu, 24 Januari 2018
BILATERAL
Menko Polhukam Lakukan Pertemuan Dengan Menhan AS

Bisnisnews.id - Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis lakukan pertemuan khusus dengan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 23 Januari 2018
HUBUNGAN INDUSTRIAL
Dirjen Hubud Sikapi Kemelut Manajemen Garuda Vs APG dan Sekarga,

Bisnisnews.id - Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso mengingatkan para operator penerbangan agar menyelesaikan beragam masalah yang ada di internal perusahaan asal tidak berdampak negatif terhadap keselamatan, . . .
Selengkapnya