Selasa, 23 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Metropolitan / Kriminal / Berita

KRIMINAL
Selasa, 25 Juli 2017 10:47 WIB

Awas Penipuan Berkedok Lowongan Kerja, Catut Nama Dirjen Hubla


ilustrasi

Bisnisnews.id-Hati-hati penipuan, dalam beberapa minggu terakhir ini beredar surat panggilan seleksi rekruitmen tenaga kerja berkop PT. Dharma Lautan Utama (DLU).

Surat itu seakan-akan ditandatangani Dirjen Perhubungan Laut (tertulis Direktorat Dinas Perhubungan Laut) A.Tonny Budiono berbentuk iklan dan beredar melalui media elektronik dalam jaring (daring) atau internet dan pesan singkat (SMS), media sosial atau oun whats up.

Kabag Organisasi dan Humas Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Lolland S Panjaitan menegaskan, iklan rekruitmen tenaga kerja PT DLU tersebut palsu dan mengandung unsur penipuan.

"Surat tersebut adalah palsu dan mengandung unsur penipuan karena mencatut nama Dirjen Perhubungan Laut, A. Tonny Budiono dan PT. Dharma Lautan Utama (DLU),"tegas Lolland, dalam keterangan tertulisnya Selasa (25/7/2017).

Dalam aksinya, pelaku yang belum diketahui identitasnya itu, menginformasikan adanya lowongan pekerjaan dengan mencantumkan alamat email gratisan (biasanya gmail/yahoomail) sebagai alamat pengiriman lamaran.

Selanjutnya, pelaku akan menghubungi calon pelamar, dan memberitahukan bahwa calon pelamar harus mengikuti tes. Biasanya berlokasi di luar Jakarta, misalnya Surabaya dengan alamat lokasi tes yang dipakai juga palsu. Sedangkan tesnya sendiri pun nantinya tidak akan pernah diadakan.

Di email tersebut juga disebutkan bahwa calon pelamar harus melakukan reservasi tiket pesawat/hotel kepada biro travel (fiktif). Di sinilah penipu tersebut mengeruk keuntungan, yaitu dari uang yang ditransfer oleh calon pelamar untuk memesan tiket pesawat/hotel.

"Kami minta masyarakat tidak mempercayai pengumuman lowongan kerja dimaksud. Ini adalah penipuan," tegas Lolland.

Dijelaskan, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan akan menindak tegas segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan para pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan melaporkan kepada pihak yang berwajib untuk ditindaklanjuti.

Lolland berharap, bila masyarakat menemukan modua penipuan yang serupa, sebaiknya segera melakukan konfirmasi dan melaporkan segala bentuk kecurigaan dan indikasi penipuan melalui e-mail: djplkemenhub151@gmail.com, media sosial Ditjen Hubla (FB,Twitter,Instagram): @djplkemenhub151 atau melalui contact center Kemenhub di nomor telepon 151. (Syam S)

Baca Juga

 

Industri  -  Selasa, 23 Januari 2018
HUBUNGAN INDUSTRIAL
Dirjen Hubud Sikapi Kemelut Manajemen Garuda Vs APG dan Sekarga,

Bisnisnews.id - Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso mengingatkan para operator penerbangan agar menyelesaikan beragam masalah yang ada di internal perusahaan asal tidak berdampak negatif terhadap keselamatan, . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 23 Januari 2018
REPUTASI MASKAPAI
Seragam AirAsia Terlalu Seksi, Pemerintah Sarankan Sesuai Shariah

Bisnisnews.id - Seorang penumpang maskapai telah menyatakan rasa prihatinnya setelah mengaku bisa melihat payudara dan celana dalam pramugari. June Robertson asal New Zeland adalah penumpang yang sering terbang ke Malaysia. Tapi . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 23 Januari 2018
REGULASI IMO
Kapal dan Pelabuhan Wajib Implementasikan ISPS Code

Bisnisnews.id - Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai, Capt. Jhonny R Silalahi menyebutkan sebanyak 348 fasilitas pelabuhan di Indonesia telah mengimplementasikan The International Ship and Port Facility Security (ISPS) . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 23 Januari 2018
IPO
GMF AeroAsia Belum Menunjuk Investor Strategis

Bisnisnews.id - Direktur Utama GMF AeroAsia Iwan Juniarto, menjelaskan, hingga saat ini belum menunjuk investor strategis. Proses pemilihan masih dilakukan dan akan dibahas  dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Selasa, 23 Januari 2018
KONFLIK YERUSALEM
Al-Qaeda Serukan Serangan Ke Yahudi dan Amerika Di Dunia

Bisnisnews.id - Pemimpin senior Al Qaeda telah meminta umat Islam di dunia untuk bangkit dan membunuh orang-orang Yahudi dan Amerika sebagai tanggapan atas keputusan Presiden AS Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota . . .
Selengkapnya