Selasa, 23 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Perbankan / Berita

SAHAM
Selasa, 08 Agustus 2017 16:37 WIB

Demi Investor Ritel, Bank Mandiri Akan Pecah Nilai Saham



Bank Mandiri sedang melakukan pengkajian rasio stock split dan waktu pelaksanaannya.

Bisnisnews.id - PT Bank Mandiri Persero Tbk berencana melakukan pemecahan nilai saham atau stock split agar harga sahamnya dapat dijangkau investor ritel.

Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiman A. Arianto usai paparan publik di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa, mengatakan perseroan saat ini sedang melakukan pengkajian mengenai rasio stock split dan waktu pelaksanaannya.

"Kami akan lakukan, cuman tidak bisa mengatakan kapannya, rasionya bisa 1:2 atau 1:3, tapi ini belum tuntas (final) keputusannya," ujarnya seperti dilaporkan antaranews.com.

Menurut Sulaiman, tujuan memecah nilai saham agar lebih banyak lagi investor ritel memiliki saham emiten bersandi BMRI itu. Dengan begitu perdagangan saham BMRI akan lebih aktraktif di pasar modal.

"Ada investor ritel yang masih memegang saham kami saat IPO (penawaran umum perdana saham) sampai sekarang, sehingga adanya stock split lebih banyak lagi investor ritelnya," ujar dia.

Sesuai keterangan resmi Bank Mandiri yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia, perseroan berencana menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) terkait stock split pada 21 Agustus 2017.

Bank yang mayoritas sahamnya dimiliki pemerintah itu resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada 14 Juli 2003 dengan melepas 20 persen atau 4 miliar saham ke publik seharga Rp675 per saham.

Pada sesi pertama perdagangan Selasa ini, saham BMRI berada di level Rp13.225 per saham, atau menguat 50 poin atau 0,38 persen dari penutupan perdagangan kemarin di posisi Rp13.175 per saham. (Gungde Ariwangsa)

Baca Juga

 

Industri  -  Selasa, 23 Januari 2018
HUBUNGAN INDUSTRIAL
Dirjen Hubud Sikapi Kemelut Manajemen Garuda Vs APG dan Sekarga,

Bisnisnews.id - Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso mengingatkan para operator penerbangan agar menyelesaikan beragam masalah yang ada di internal perusahaan asal tidak berdampak negatif terhadap keselamatan, . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 23 Januari 2018
REPUTASI MASKAPAI
Seragam AirAsia Terlalu Seksi, Pemerintah Sarankan Sesuai Shariah

Bisnisnews.id - Seorang penumpang maskapai telah menyatakan rasa prihatinnya setelah mengaku bisa melihat payudara dan celana dalam pramugari. June Robertson asal New Zeland adalah penumpang yang sering terbang ke Malaysia. Tapi . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 23 Januari 2018
REGULASI IMO
Kapal dan Pelabuhan Wajib Implementasikan ISPS Code

Bisnisnews.id - Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai, Capt. Jhonny R Silalahi menyebutkan sebanyak 348 fasilitas pelabuhan di Indonesia telah mengimplementasikan The International Ship and Port Facility Security (ISPS) . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 23 Januari 2018
IPO
GMF AeroAsia Belum Menunjuk Investor Strategis

Bisnisnews.id - Direktur Utama GMF AeroAsia Iwan Juniarto, menjelaskan, hingga saat ini belum menunjuk investor strategis. Proses pemilihan masih dilakukan dan akan dibahas  dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Selasa, 23 Januari 2018
KONFLIK YERUSALEM
Al-Qaeda Serukan Serangan Ke Yahudi dan Amerika Di Dunia

Bisnisnews.id - Pemimpin senior Al Qaeda telah meminta umat Islam di dunia untuk bangkit dan membunuh orang-orang Yahudi dan Amerika sebagai tanggapan atas keputusan Presiden AS Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota . . .
Selengkapnya