Selasa, 23 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Metropolitan / Kriminal / Berita

TERORISME
Selasa, 15 Agustus 2017 21:56 WIB

Polisi Ungkap Dugaan Rencana Pemboman Istana Presiden


Polisi anti teror menyita barang kimia dari rumah tersangka militan Islam di Bandung 15 Agustus 2017 (Antara Foto / Agus Bebeng)

Bisnisnews.id - Polisi pada hari Selasa 15 Agustus menahan lima tersangka militan Islam dan menyita bahan kimia di Bandung yang diduga digunakan untuk membuat bom serangan di istana kepresidenan pada akhir Agustus.

Dua dari lima, suami dan istri tersebut, telah dideportasi dari Hong Kong karena diduga menyebarkan ideologi radikal dan kelompok tersebut telah mempelajari teknik pembuatan bom melalui situs web yang dijalankan oleh orang Indonesia yang diyakini berperang bersama ISIS di Suriah, kata polisi.

Indonesia telah mengalami serangkaian serangan skala kecil yang terinspirasi oleh ISIS, namun sebagian besar direncanakan dan dieksekusi secara amatir, dengan menggunakan senjata buatan sendiri yang menyebabkan sedikit kematian dan kerusakan minimal.

Polisi telah memperhatikan tersangka militan semakin canggih setelah bom kembar yang menewaskan tiga polisi di stasiun bus Jakarta pada bulan Mei.

"Ini mungkin pertama kalinya metode semacam itu digunakan di Jawa Barat, melibatkan bahan kimia yang sangat berbahaya," kata juru bicara kepolisian provinsi Yusri Yunus, menambahkan bahwa beberapa toko telah menolak menjual bahan kimia tersebut kepada para tersangka.

Yunus tidak menjelaskan bahan kimia atau rencana untuk menyerang istana kepresidenan.

Polisi anti terorisme yang menemukan bahan kimia dalam sebuah serangan di sebuah rumah di Bandung, mengatakan bahwa mereka mengalami sensasi terbakar dan kemerahan pada kulit mereka saat mereka memasuki rumah. (marloft)

Baca Juga

 

Industri  -  Selasa, 23 Januari 2018
HUBUNGAN INDUSTRIAL
Dirjen Hubud Sikapi Kemelut Manajemen Garuda Vs APG dan Sekarga,

Bisnisnews.id - Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso mengingatkan para operator penerbangan agar menyelesaikan beragam masalah yang ada di internal perusahaan asal tidak berdampak negatif terhadap keselamatan, . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 23 Januari 2018
REPUTASI MASKAPAI
Seragam AirAsia Terlalu Seksi, Pemerintah Sarankan Sesuai Shariah

Bisnisnews.id - Seorang penumpang maskapai telah menyatakan rasa prihatinnya setelah mengaku bisa melihat payudara dan celana dalam pramugari. June Robertson asal New Zeland adalah penumpang yang sering terbang ke Malaysia. Tapi . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 23 Januari 2018
REGULASI IMO
Kapal dan Pelabuhan Wajib Implementasikan ISPS Code

Bisnisnews.id - Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai, Capt. Jhonny R Silalahi menyebutkan sebanyak 348 fasilitas pelabuhan di Indonesia telah mengimplementasikan The International Ship and Port Facility Security (ISPS) . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 23 Januari 2018
IPO
GMF AeroAsia Belum Menunjuk Investor Strategis

Bisnisnews.id - Direktur Utama GMF AeroAsia Iwan Juniarto, menjelaskan, hingga saat ini belum menunjuk investor strategis. Proses pemilihan masih dilakukan dan akan dibahas  dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Selasa, 23 Januari 2018
KONFLIK YERUSALEM
Al-Qaeda Serukan Serangan Ke Yahudi dan Amerika Di Dunia

Bisnisnews.id - Pemimpin senior Al Qaeda telah meminta umat Islam di dunia untuk bangkit dan membunuh orang-orang Yahudi dan Amerika sebagai tanggapan atas keputusan Presiden AS Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota . . .
Selengkapnya