Senin, 22 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Perbankan / Berita

PERDAGANGAN
Rabu, 16 Agustus 2017 08:55 WIB

Guam Urung Diserang, Mata Uang Kawasan Menggeliat



Bisnisnews.id - Ungkapan Pimpinan Korea Utara Kim Jong-un yang menyiratkan untuk mengurungkan niatnya menyerang pulau Guam berpengaruh terhadap nilai mata uang. Rupiah sempat bergerak namun kembali ke zona merah.

Menurunnya tensi geopolitik kedua negara itu setelah para pejabat AS menyampaikan upaya damai. Hari ini pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS diperkirakan berada pada kisaran level support 13.378 dan resisten 13.350.

Menurunnya ketegangan ini juga yang akhirnya mendorong penguatan nilai jual dolar AS setelah sebelumnya Tersalip JPY dan Swis Franc.

Analis Bina Artha Sekuritas Reza Priyambada menjelaskan ini juga yang menyebabkan Rupiah gagal bertahan di zona hijau.

Adanya pelemahan terbatas diharapkan dapat kembali terjadi untuk mengurangi tekanan pelemahan pada laju Rupiah. Bahkan jika dimungkinkan, laju Rupiah dapat berbalik menguat.

Munculnya rilis neraca perdagangan yang diekspektasikan mengalami peningkatan dapat berimbas positif pada laju Rupiah. Namun demikian, masih adanya permintaan akan mata uang safe currency diperkirakan masih terjadi dan dapat kembali menghadang peluang Rupiah untuk berbalik naik.

"Untuk itu, tetap mewaspadai berbagai sentimen yang dapat membuat laju Rupiah kembali melanjutkan pelemahannya," jelas Reza seperti dikutip Akurat.co Rabu (16/8/2017)

Rupiah diperkirakan cenderung melemah namun, terbatas seiring berkurangnya minat atas aset-aset safe haven. Tetapi di sisi lain, berkurangnya terhadap aset-aset tersebut juga membuka peluang bagi USD untuk berbalik menguat sehingga dapat juga berpotensi menghadang peluang Rupiah untuk kembali menguat.

Maka demikian, tetap mewaspadai berbagai sentimen yang dapat membuat laju Rupiah kembali melanjutkan pelemahannya.(Syam S)

 

 

Baca Juga

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
PENGANGGURAN
Ciptakan Entrepreuner, Facebook Latih 65,000 Orang Perancis

Bisnisnews.id - Facebook mengatakan pada hari Senin 22 Januari bahwa mereka akan melatih 65.000 orang Prancis dalam keterampilan digital secara gratis, untuk membantu wanita dan pengangguran memulai bisnisnya dan bisa kembali . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
DEMONSTRASI
PBB : Anti Presiden, Enam Tewas Di Kongo

Bisnisnews.id - Enam orang tewas di Republik Demokratik Kongo pada hari Minggu 21 Januari, kata PBB, karena pihak berwenang melarang demonstrasi terhadap Presiden Joseph Kabila. Saksi mata mengatakan pasukan keamanan melepaskan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Minggu, 21 Januari 2018
PROYEK CHANGI
Singapura Kenakan Pajak Tambahan Kepada Penumpang

Bisnisnews.id - Otoritas penerbangan sipil Singapura(CAAS)  berencana akan menaikan pajak 10 -15 dolar Singapura kepada para penumpang dari dan ke bandara Changi. Dana tambahan tersebut akan digunakan untuk membiayai perluasan . . .
Selengkapnya

 

Regulasi  -  Minggu, 21 Januari 2018
REGULASI
Sertifikasi Kapal Wajib Mencantumkan Bahasa Indonesia

Bisnisnews.id - Mulai 1 Februari 2018 Sertifikat Garis Muat Kapal berbendera Indonesia yang dikeluarkan Badan Klasifikasi Nasional maupun Asing, wajib mencantumkan format berbahasa Indonesia. Direktur Perkapalan dan Kepelautan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Minggu, 21 Januari 2018
MINYAK DUNIA
Arab Saudi Serukan Perpanjang Pemangkasan Produksi

Bisnisnews.id - Arab Saudi menyerukan hari Minggu 21 Januari untuk memperpanjang kerjasama antara produsen OPEC dan non-OPEC sampai lewat dari 2018. Seruan tersebut datang setelah harga minyak mencapai 70 dolar per barel berkat . . .
Selengkapnya