Senin, 22 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Otomotif / Berita

OTOMOTIF
Minggu, 10 September 2017 20:53 WIB

Rencana China Larang Mobil Diesel Dan Bensin



Bisnisnews.id - China, pasar mobil terbesar di dunia berencana melarang produksi dan penjualan mobil diesel, bensin dan van.

Menteri industri China mengatakan telah memulai penelitian relevan namun belum diputuskan kapan larangan tersebut akan mulai berlaku.

"Langkah-langkah tersebut tentu akan membawa perubahan besar untuk pengembangan industri mobil kita," Xin Guobin mengatakan kepada Xinhua, kantor berita resmi China.

Pasar China memiliki 28 juta mobil tahun lalu, hampir sepertiga dari total global.

Baik Inggris dan Prancis telah mengumumkan rencana melarang kendaraan diesel dan bensin pada tahun 2040, bagian dari upaya mengurangi polusi dan emisi karbon.

Produsen mobil Volvo milik China mengatakan pada bulan Juli bahwa semua model barunya akan menjadi mobil elektrik dari tahun 2019.

Geely, pemilik Volvo di China bertujuan menjual satu juta mobil listrik pada tahun 2025.

Perusahaan mobil global lainnya termasuk Renault-Nissan, Ford dan General Motors, semuanya bekerja mengembangkan mobil listrik di China.

Pembuat mobil berjuang mendapatkan pasar Cina yang sedang tumbuh menjelang diperkenalkannya peraturan baru yang dirancang untuk memerangi pencemaran.

China menginginkan mobil elektrik dan hibrida plug-in yang menyumbang setidaknya seperlima dari penjualan kendaraannya pada 2025.

Proposal tersebut akan mengharuskan 8 persen penjualan mobil elektrik atau hibrida plug-in meningkat menjadi 12 persen di tahun 2020.

Perubahan itu diprediksi akan menciptakan masa-masa penuh gejolak di industri ini.

Pergeseran tersebut juga akan berdampak pada permintaan minyak di China. Saat ini negara tersebut merupakan konsumen minyak terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat. (marloft)

Baca Juga

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
PENGANGGURAN
Ciptakan Entrepreuner, Facebook Latih 65,000 Orang Perancis

Bisnisnews.id - Facebook mengatakan pada hari Senin 22 Januari bahwa mereka akan melatih 65.000 orang Prancis dalam keterampilan digital secara gratis, untuk membantu wanita dan pengangguran memulai bisnisnya dan bisa kembali . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
DEMONSTRASI
PBB : Anti Presiden, Enam Tewas Di Kongo

Bisnisnews.id - Enam orang tewas di Republik Demokratik Kongo pada hari Minggu 21 Januari, kata PBB, karena pihak berwenang melarang demonstrasi terhadap Presiden Joseph Kabila. Saksi mata mengatakan pasukan keamanan melepaskan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Minggu, 21 Januari 2018
PROYEK CHANGI
Singapura Kenakan Pajak Tambahan Kepada Penumpang

Bisnisnews.id - Otoritas penerbangan sipil Singapura(CAAS)  berencana akan menaikan pajak 10 -15 dolar Singapura kepada para penumpang dari dan ke bandara Changi. Dana tambahan tersebut akan digunakan untuk membiayai perluasan . . .
Selengkapnya

 

Regulasi  -  Minggu, 21 Januari 2018
REGULASI
Sertifikasi Kapal Wajib Mencantumkan Bahasa Indonesia

Bisnisnews.id - Mulai 1 Februari 2018 Sertifikat Garis Muat Kapal berbendera Indonesia yang dikeluarkan Badan Klasifikasi Nasional maupun Asing, wajib mencantumkan format berbahasa Indonesia. Direktur Perkapalan dan Kepelautan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Minggu, 21 Januari 2018
MINYAK DUNIA
Arab Saudi Serukan Perpanjang Pemangkasan Produksi

Bisnisnews.id - Arab Saudi menyerukan hari Minggu 21 Januari untuk memperpanjang kerjasama antara produsen OPEC dan non-OPEC sampai lewat dari 2018. Seruan tersebut datang setelah harga minyak mencapai 70 dolar per barel berkat . . .
Selengkapnya