Selasa, 24 April 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Gaya Hidup / Wisata / Berita

PROYEK UNGGULAN
Kamis, 14 September 2017 19:11 WIB

PLN Jateng Bantu Kemenpar Wujudkan Desa Wisata


salah satu objek wisata di Pandan sari jateng, (Ilustrasi)

Bisnisnews.id-PLN Peduli dukung program Menteri Pariwisata RI Arief Yahya dalam pemberdayaan masyarakat  pada  Program Bina Lingkungan Unggulan Desa Wisata (Deswita) Pandansari kabupaten Batang Jawa Tengah.

Diresmikan secara langsung oleh Bupati Batang, H. Wihaji, serta General Manager PT PLN Distribusi Jawa Tengah dan DIY, yang diwakili oleh Manager Bidang Komunikasi Hukum Administrasi, Audi Royke Damal, pada Kamis (14/9/2017)

Manager Bidang Komunikasi Hukum Administrasi PT PLN (Persero) Distribusi Jateng-DIY, Audi Royke Damal mengungkapkan, Deswita Pandansari ini dikembangkan atas kerjasama yang baik antara PLN, Pemerintah serta komunitas masyarakat. Program ini dilatarbelakangi oleh tingginya tingkat urbanisasi masyarakat, serta belum adanya pemanfaatan sumber daya alam yang baik.

"Dari latar belakang itu sehingga tercetuslah gagasan PLN berkolaborasi dengan komunitas setempat untuk mengembangkan Desa Wisata di Pandansari," ujar Audi.

Dengan adanya pengembangan Desa Wisata Pandansari, masyarakat mulai sadar dan mulai memanfaatkan sistem dan tata pengelolaan yang baik dan berwawasan lingkungan. Salah satu kegiatan yang sudah mulai dikembangkan yaitu pemanfaatan sungai irigasi alami yang digunakan untuk wisata tubing, rafting, outbound anak dan dewasa, serta tersedia pula camping ground.

"Selain kekayaan alamnya yang indah, Deswita Pandansari juga menyuguhkan berbagai macam kearifan lokal, seperti musik dan tari-tarian tradisional. Selain itu, pemberdayaan masyarakat sekitar juga tampak pada munculnya industri rumahan yang memproduksi makanan tradisional seperti opak," tambah Audi.

Seiring makin banyaknya pengunjung, masyarakat Deswita Pandansari juga mulai mendirikan homestay-homestay yang dapat digunakan sebagai pemasukan tambahan. Dengan begitu, dari usaha-usaha mikro yang mulai dibentuk masyarakat sekitar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan komunitas pengelola.

Dengan adanya dukungan dari pemerintah serta masyarakat setempat, PLN berharap semoga kedepannya Desa Wisata Pandansari akan dapat berkembang secara mandiri dan menjadi desa wisata percontohan.

Selain Desa Pandansari, PLN Peduli juga memberikan bantuan untuk pengembangan Desa Wisata "Lolong Adventure" di Desa Lolong, serta Desa wisata Kalipaingan. Total bantuan yang diberikan PLN untuk pengembangan Desa Wisata di Kabupaten Batang Rp 400 juta. Dengan rincian bantuan sarana dan prasarana untuk Desa Wisata Pandansari tahap 1 dan 2 Rp 252.100.000.

Sedangkan bantuan sarana dan prasarana untuk Lolong Adventure Rp 131.000.000, dan bantuan sarana dan prasarana untuk Desa Wisata Kalipaingan Rp 16.900.000.

Bupati Batang, Wihaji mengatakan, dengan bantuan tersebut pihaknya optimis 2022 kabupaten Batang sudah menjadi desa industri dan wisata yang akan dikunjungi wisatawan mancanegara. Wihaji juga menyebutkan bahwa kabupaten Batang masih memiliki banyak potensi alam seperti gunung, pantai serta curug yang belum dimaksimalkan.

Ketua Komunitas Desa Wisata Pandansari Batang, Aminuddin menuturkan, desa wisata Pandansari mulanya dirintis sejak 2012. Namun baru mulai populer di tahun 2014 dengan segala keterbatasan.

"Saat ini ada paket outbond anak dan dewasa, paket tubbing dan rafting mulai 4-6 km, hiking, tracking dan camping, dengan tarif paket mulai Rp45-200 ribu per orang," kata Aminuddin.

Rata-rata pengunjung saat ini mencapai 100-200 orang per hari. Segmen pengunjung mayoritas rombongan dari instansi, sekolahan, maupun keluarga dan perorangan. "Tidak ada tiket masuk, hanya jasa parkir saja. Pengunjung bisa datang bebas mau foto-foto, main di sungai dan lain-lain di luar paket secara gratis," terang Aminuddin.

Terkait akses menuju Deswita Pandansari sangat mudah hanya 15 km dari pusat kota Batang yang bisa ditempuh dengan waktu 20 menit. Deswita Pandansari juga menyuguhkan atraksi khas seperti musik angklung pada waktu-waktu tertentu, serta menyajikan kuliner khas Batang. (Rayza Nirwan

 

 

Baca Juga

 

Metropolitan  -  Senin, 23 April 2018
DESTINASI WISATA
Reaksi Disparbud DKI Soal Kegiatan Pangkalan Pasir di Sunda Kelapa

Bisnisnews.id - Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta,  Tinia  Budiati akui, Sunda Kelapa  di Tanjung Priok Jakarta Utara sebagai Pelabuhan heritage  dan menjadi salah satu destinasi Wisata bersejarah. . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Senin, 23 April 2018
BOLA
Mohamed Salah Jadi Pemain Terbaik versi PFA

Bisnisnews.id – Pemain Liverpool Mohamed Salah sukses meraih gelar pemain terbaik versi Professional Fotballers Association (PFA) musim 207-2018.   Mohamed Salah berhak atas gelar ini karena telah berhasil mengungguli . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Senin, 23 April 2018
BOLA
Pires Sebut Wenger Dinosaurus Terakhir

Bisnisnews.id – Legenda sepak bola Arsenal Robert Pires menyebut mantan pelatihnya Arsene Wenger sebagai sosok dinosaurus terakhir di era sepak bola zaman kini.   Pemain berkebangsaan Perancis tersebut mengatakan bahwa . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Senin, 23 April 2018
CATUR
Kejar Rating, PB Percasi Gelar Turnamen Internasional

Bisnisnews.id – Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) menggandeng produsen makanan nasional dalam menggelar JAPFA Grandmaster (GM) and Women Grandmaster (WGM) Chest Tournament 2018. Direktur Corporate . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Senin, 23 April 2018
DESTINASI
Kirab Obor Asian Games Singgahi 18 Provinsi di Indonesia

Bisnisnews.id – Ketua INASGOC Erick Thohir mengatakan, Torch Relay atau kirab obor Asian Games 2018  akan dimanfaatkan secara maksimal sebagai ajang promosi destinasi-destinasi pariwisata, seni budaya serta berbagai . . .
Selengkapnya