Rabu, 25 April 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / Hankam / Berita

NKRI
Minggu, 01 Oktober 2017 15:59 WIB

Kader ABN Diperintahkan Libas Upaya  Penyebaran Paham Komunis


Rudiwan Bahar

 

Bisnisnews.id-Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Aksi Bela Negara Republik Indonesia (DPP ABN-RI) Rudiwan Bahar mengingatkan seluruh rakyat Pasundan, para kader tetap bersatu, menjaga dan melindungi setiap jengkal tanah dari berbagai upaya manipulatif yang akan memecah belah bangsa dan negara.

Pasundan, ungkap Rudiwan, tercatat dalam sejarah, menjadi salah satu wilayah terjalinnya satu kekuatan besar yang mampu mengikat dan menyatukan wilayah di nusantara.

"Karena kita tahu, re-organisasi Angkatan Perang RI bermula dari tanah Pasundan. Dimana dua brigade handal, yaitu brigade Surya kencana dipimpin Letkol Rukanda Bratamenggala serta Brigade Guntur dipimpin Letkol Daan Jahja, telah berhasil dilebur oleh Kol. AH Nasution menjadi Divisi Siliwangi dan Panglima pertamanya adalah AH. Nasution," jelas Rudiwan, saat dimintai pendapatnya seputar makna hari Kesaktian Pancasila, Minggu 1 Oktober 2017.

Artinya, bersatunya rakyat Pasundan, menjadi salah satu modal dasar dalam menjaga keutuhan bangsa dan bernegara dari berbagai upaya propokatif, di tengah hiruk pikuknya politik dan taburan informasia liar via media sosial (hoax).

Aksi Bela Negara RI yang juga telah dilahirkan dari tangan-tangan tulus para pendiri maupun pemikir, embrio-nya dari tanah Pasundan. "Maka tidaklah berlebihan, Pasundan menjadi barometer solidaritas kehidupan berbangsa dan benegara," jelasnya.

Berangkat dari pemikiran itu, ungkapnya, kader Aksi Bela Negara wajib menyaring, menganalisa dan membantu masyarakat agar peduli (aware) dan waspada terhadap informasi hoax di dunia maya, yang berpotensi memecah belah masyarakat.

"Saya juga meminta seluruh kader bersama masyarakat, bila ada kelompok tertentu yang coba-coba mengganggu dan memanipulatif Pancasila sebagai dasar negara, segera dilibas, termasuk di dalamnya penyebaran paham-paham ideologi komunis," tegasnya. (Syam S)

Baca Juga

 

Industri  -  Rabu, 25 April 2018
PERSAINGAN
Maskapai Asing Kuasai 52 Persen Pasar Indonesia

Bisnisnews.id - Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso mengatakan, harusnya penerbangan merah putih menjadi raja di Asia Tenggara (Asean). Mengingat jumlah penduduk Indonesia 41 persen dari total penduduk Asean dan pasar yang sangat . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Rabu, 25 April 2018
PERSAINGAN USAHA
AP II Hormati Putusan Majelis KPPU, Berikut Penjelasannya ....

Bisnisnews.id - PT Angkasa Pura II (AP II) menegaskan, pihaknya menghormati putusan Majelis Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Republik Indonesia, Selasa (24/4/2018), terkait dugaan praktik monopoli dalam Pelayanan Kargo . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Rabu, 25 April 2018
BILATERAL
Indonesia Jadi Tuan Rumah SOMY ke-9 2018

Bisnisnews.id –  Indonesia terpilih menjadi tuan rumah pertemuan ASEAN Senior Officials Meeting on Youth (SOMY) ke-9 pada 2-5 Mei 2018 di Hotel Grand Sahid, Jakarta.   Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Rabu, 25 April 2018
KPPU
AP II Kembali Tersandung Praktek Monopoli di Bandara Kualanamu, Denda Rp 6,5 Miliar

Bisnisnews.id - PT Angkasa Pura II (AP II) kembali tersandung jeratan hukum praktek monopoli layanan kargo udara di Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang Sumatera Utara, menyusul putusan Majelis Komisi Pengawas Persaingan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Rabu, 25 April 2018
TINJU
Daud Kembali Masuk ke Jalur Perebutan Juara Dunia

Bisnisnews.id – Petinju kebanggan Indonesia Daud Yordan sukses menundukan petinju asal Rusia Pavel malikov di DIVS, Ekaterinburg, Minggu 22 April 2018. Atas kemenangan tersebut daud sukses meraih gelar juara kelas ringan . . .
Selengkapnya