Senin, 22 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / Hankam / Berita

NKRI
Minggu, 01 Oktober 2017 15:59 WIB

Kader ABN Diperintahkan Libas Upaya  Penyebaran Paham Komunis


Rudiwan Bahar

 

Bisnisnews.id-Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Aksi Bela Negara Republik Indonesia (DPP ABN-RI) Rudiwan Bahar mengingatkan seluruh rakyat Pasundan, para kader tetap bersatu, menjaga dan melindungi setiap jengkal tanah dari berbagai upaya manipulatif yang akan memecah belah bangsa dan negara.

Pasundan, ungkap Rudiwan, tercatat dalam sejarah, menjadi salah satu wilayah terjalinnya satu kekuatan besar yang mampu mengikat dan menyatukan wilayah di nusantara.

"Karena kita tahu, re-organisasi Angkatan Perang RI bermula dari tanah Pasundan. Dimana dua brigade handal, yaitu brigade Surya kencana dipimpin Letkol Rukanda Bratamenggala serta Brigade Guntur dipimpin Letkol Daan Jahja, telah berhasil dilebur oleh Kol. AH Nasution menjadi Divisi Siliwangi dan Panglima pertamanya adalah AH. Nasution," jelas Rudiwan, saat dimintai pendapatnya seputar makna hari Kesaktian Pancasila, Minggu 1 Oktober 2017.

Artinya, bersatunya rakyat Pasundan, menjadi salah satu modal dasar dalam menjaga keutuhan bangsa dan bernegara dari berbagai upaya propokatif, di tengah hiruk pikuknya politik dan taburan informasia liar via media sosial (hoax).

Aksi Bela Negara RI yang juga telah dilahirkan dari tangan-tangan tulus para pendiri maupun pemikir, embrio-nya dari tanah Pasundan. "Maka tidaklah berlebihan, Pasundan menjadi barometer solidaritas kehidupan berbangsa dan benegara," jelasnya.

Berangkat dari pemikiran itu, ungkapnya, kader Aksi Bela Negara wajib menyaring, menganalisa dan membantu masyarakat agar peduli (aware) dan waspada terhadap informasi hoax di dunia maya, yang berpotensi memecah belah masyarakat.

"Saya juga meminta seluruh kader bersama masyarakat, bila ada kelompok tertentu yang coba-coba mengganggu dan memanipulatif Pancasila sebagai dasar negara, segera dilibas, termasuk di dalamnya penyebaran paham-paham ideologi komunis," tegasnya. (Syam S)

Baca Juga

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
PENGANGGURAN
Ciptakan Entrepreuner, Facebook Latih 65,000 Orang Perancis

Bisnisnews.id - Facebook mengatakan pada hari Senin 22 Januari bahwa mereka akan melatih 65.000 orang Prancis dalam keterampilan digital secara gratis, untuk membantu wanita dan pengangguran memulai bisnisnya dan bisa kembali . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
DEMONSTRASI
PBB : Anti Presiden, Enam Tewas Di Kongo

Bisnisnews.id - Enam orang tewas di Republik Demokratik Kongo pada hari Minggu 21 Januari, kata PBB, karena pihak berwenang melarang demonstrasi terhadap Presiden Joseph Kabila. Saksi mata mengatakan pasukan keamanan melepaskan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Minggu, 21 Januari 2018
PROYEK CHANGI
Singapura Kenakan Pajak Tambahan Kepada Penumpang

Bisnisnews.id - Otoritas penerbangan sipil Singapura(CAAS)  berencana akan menaikan pajak 10 -15 dolar Singapura kepada para penumpang dari dan ke bandara Changi. Dana tambahan tersebut akan digunakan untuk membiayai perluasan . . .
Selengkapnya

 

Regulasi  -  Minggu, 21 Januari 2018
REGULASI
Sertifikasi Kapal Wajib Mencantumkan Bahasa Indonesia

Bisnisnews.id - Mulai 1 Februari 2018 Sertifikat Garis Muat Kapal berbendera Indonesia yang dikeluarkan Badan Klasifikasi Nasional maupun Asing, wajib mencantumkan format berbahasa Indonesia. Direktur Perkapalan dan Kepelautan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Minggu, 21 Januari 2018
MINYAK DUNIA
Arab Saudi Serukan Perpanjang Pemangkasan Produksi

Bisnisnews.id - Arab Saudi menyerukan hari Minggu 21 Januari untuk memperpanjang kerjasama antara produsen OPEC dan non-OPEC sampai lewat dari 2018. Seruan tersebut datang setelah harga minyak mencapai 70 dolar per barel berkat . . .
Selengkapnya