Senin, 22 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Otomotif / Berita

SKANDAL KORPORASI
Jumat, 20 Oktober 2017 08:09 WIB

Nissan Tunda Produksi Untuk Pasar Jepang


AFP/File / Kazuhiro NOGI

Bisnisnews.id - Nissan mengatakan pada hari Kamis 19 Oktober bahwa pihaknya menangguhkan semua produksi yang ditujukan untuk pasar Jepang, karena produsen mobil nomor dua Jepang itu bergulat dengan skandal inspeksi pemasangan dan diperkirakan akan menarik sekitar 1,2 juta kendaraan.

"Nissan memutuskan hari ini menunda produksi kendaraan untuk pasar Jepang di semua pabrik Nissan dan Nissan Shatai di Jepang," katanya dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari AFP.

Pengumuman tersebut muncul beberapa minggu setelah perusahaan mengumumkan penarikan kembali tersebut karena mengakui bahwa staf tanpa otorisasi yang tepat telah melakukan inspeksi akhir terhadap beberapa kendaraan yang ditujukan untuk pasar domestik sebelum dikirim ke dealer.

Pada hari Kamis, dikatakan penyidik menemukan bahwa kesalahan tersebut terjadi pada tiga dari enam pabrik Jepangnya, bahkan setelah mengambil langkah untuk mengakhiri krisis tersebut.

"Nissan menganggap masalah ini kambuh pada pabrik domestik, terlepas dari tindakan perbaikan yang dilakukan sangat penting," katanya.

"Tim investigasi akan terus menyelidiki masalah ini dan menentukan langkah-langkah untuk mencegah kekambuhan."

Presiden Nissan Hiroto Saikawa mengatakan bahwa kesalahan pada kebiasaan lama.

"Anda mungkin mengatakan akan mudah menghentikan orang yang tidak seharusnya memeriksanya," katanya. "Tapi kita harus mengambil tindakan baru untuk menghentikan kebiasaan lama yang merupakan bagian dari operasi rutin kita di pabrik-pabrik." (marloft)

Baca Juga

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
PENGANGGURAN
Ciptakan Entrepreuner, Facebook Latih 65,000 Orang Perancis

Bisnisnews.id - Facebook mengatakan pada hari Senin 22 Januari bahwa mereka akan melatih 65.000 orang Prancis dalam keterampilan digital secara gratis, untuk membantu wanita dan pengangguran memulai bisnisnya dan bisa kembali . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
DEMONSTRASI
PBB : Anti Presiden, Enam Tewas Di Kongo

Bisnisnews.id - Enam orang tewas di Republik Demokratik Kongo pada hari Minggu 21 Januari, kata PBB, karena pihak berwenang melarang demonstrasi terhadap Presiden Joseph Kabila. Saksi mata mengatakan pasukan keamanan melepaskan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Minggu, 21 Januari 2018
PROYEK CHANGI
Singapura Kenakan Pajak Tambahan Kepada Penumpang

Bisnisnews.id - Otoritas penerbangan sipil Singapura(CAAS)  berencana akan menaikan pajak 10 -15 dolar Singapura kepada para penumpang dari dan ke bandara Changi. Dana tambahan tersebut akan digunakan untuk membiayai perluasan . . .
Selengkapnya

 

Regulasi  -  Minggu, 21 Januari 2018
REGULASI
Sertifikasi Kapal Wajib Mencantumkan Bahasa Indonesia

Bisnisnews.id - Mulai 1 Februari 2018 Sertifikat Garis Muat Kapal berbendera Indonesia yang dikeluarkan Badan Klasifikasi Nasional maupun Asing, wajib mencantumkan format berbahasa Indonesia. Direktur Perkapalan dan Kepelautan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Minggu, 21 Januari 2018
MINYAK DUNIA
Arab Saudi Serukan Perpanjang Pemangkasan Produksi

Bisnisnews.id - Arab Saudi menyerukan hari Minggu 21 Januari untuk memperpanjang kerjasama antara produsen OPEC dan non-OPEC sampai lewat dari 2018. Seruan tersebut datang setelah harga minyak mencapai 70 dolar per barel berkat . . .
Selengkapnya