Senin, 22 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Perbankan / Berita

KEBIJAKAN TRUMP
Rabu, 25 Oktober 2017 10:33 WIB

Dolar Turun, Rupiah Makin Diuntungkan



Bisnsisnews.id - Gara-gara keinginan Donald Trump mau mengganti Yellen sebagai Gubernur The Fed, mata uang dolar jadi terperosok. Pasalnya, para pelaku pasar, menunggu, kapan penggantian itu dilakukan.

Jajak pendapat calon Gubernur The Fed, sejumlah nama bermunculan. Seperti Gubernur The Fed Janet Yellen yang pada Februari nanti habis masa jabatannya, Gubernur Jerome Powell, ekonomis Stanford University John Taylor, chief economic advisor Gary Cohn, Gubernur The Fed Kevin Warsh.

Gaduh di AS dan menurunnya mata uang Paman Sam, imbasnya ke sejumlah mata uang di Asia maupun ASEAN. Di Indonesia, Rupiah bergerak, naik tipis. Pengaruh lainnya ialah program reformasi perpajakan pemerintahan Trump.

Analis Bina Artha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan, dari dalam negeri, belum ada sentimen yang terbarukan. Dimana masih cukup positif sentimen yang ada. Karena itu Rupiah nantinya diperkirakan bergerak pada kisaran support 13.548 dan resisten 13.530.

Sentimen dari Jepang tampaknya memberikan sentimen positif kepada pasar ekuitas namun, tidak halnya dengan pasar valas dimana laju USD cenderung berbalik menguat setelah JPY terdepresiasi. Laju Rupiah pun kembali mengalami pelemahan dan kemungkinan dapat melanjutkan pelemahan tersebut seiring terapresiasinya dolar AS.

Namun demikian, diharapkan pelemahan dapat lebih terbatas dan tetap mewaspadai berbagai sentimen yang dapat kembali menahan potensi penguatan Rupiah.(Adhitio/Syam S)

Baca Juga

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
PENGANGGURAN
Ciptakan Entrepreuner, Facebook Latih 65,000 Orang Perancis

Bisnisnews.id - Facebook mengatakan pada hari Senin 22 Januari bahwa mereka akan melatih 65.000 orang Prancis dalam keterampilan digital secara gratis, untuk membantu wanita dan pengangguran memulai bisnisnya dan bisa kembali . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
DEMONSTRASI
PBB : Anti Presiden, Enam Tewas Di Kongo

Bisnisnews.id - Enam orang tewas di Republik Demokratik Kongo pada hari Minggu 21 Januari, kata PBB, karena pihak berwenang melarang demonstrasi terhadap Presiden Joseph Kabila. Saksi mata mengatakan pasukan keamanan melepaskan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Minggu, 21 Januari 2018
PROYEK CHANGI
Singapura Kenakan Pajak Tambahan Kepada Penumpang

Bisnisnews.id - Otoritas penerbangan sipil Singapura(CAAS)  berencana akan menaikan pajak 10 -15 dolar Singapura kepada para penumpang dari dan ke bandara Changi. Dana tambahan tersebut akan digunakan untuk membiayai perluasan . . .
Selengkapnya

 

Regulasi  -  Minggu, 21 Januari 2018
REGULASI
Sertifikasi Kapal Wajib Mencantumkan Bahasa Indonesia

Bisnisnews.id - Mulai 1 Februari 2018 Sertifikat Garis Muat Kapal berbendera Indonesia yang dikeluarkan Badan Klasifikasi Nasional maupun Asing, wajib mencantumkan format berbahasa Indonesia. Direktur Perkapalan dan Kepelautan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Minggu, 21 Januari 2018
MINYAK DUNIA
Arab Saudi Serukan Perpanjang Pemangkasan Produksi

Bisnisnews.id - Arab Saudi menyerukan hari Minggu 21 Januari untuk memperpanjang kerjasama antara produsen OPEC dan non-OPEC sampai lewat dari 2018. Seruan tersebut datang setelah harga minyak mencapai 70 dolar per barel berkat . . .
Selengkapnya