Selasa, 24 April 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ ABN JABAR / Berita

BUNTUT PENOLAKAN
Jumat, 27 Oktober 2017 13:16 WIB

AA Dany: AS Harus Menjelaskan Alasan Larangan, Bukan Sekadar Minta Maaf



Bisnisnews.id - Buntut larangan masuknya Panglima TNI Gatot Nurmatyo ke Amerika Serikat (AS) oleh negara itu beberapa waktu lalu, menimbulkan protes keras sejumlah elemen masyarakat. Meski akhirnya Panglima Angkatan Bersenjata Amerika Serikat (Pangab AS) Jenderal Joseph Dunford meminta maaf melalui sepucuk 

Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah Aksi Bela Negara Jawa Barat AA, Dany Saliswijaya mengatakan, yang dilakukan pemerintah AS adalah bentuk penghinaan terhadap rakyat Indonesia. Permintaan maaf yang telah disampaikannya itu harus dijelaskan secara terbuka, apa alasan melakukan tindakan pencekalan terhadap Panglima TNI.

"Tidak cukup hanya dengan meminta maaf denga surat, kami minta itu dijelaskan, apa alasannya kok tiba-tiba melarang Panglima TNI masuk ke negara itu (AS)," jelas Danny.

Padahal, rencana keberangkatan Panglima TNI ke negara AS atas dasar undangan resmi dan telah dikonfirmasi keberangkatan. " Yang dihina ini bukan hanya pemerinta tapi juga rakyat Indonesia," tegasnya.

Kata Danny, yang lebih miris adalah, pemberitahuan pencegahan itu dilakukan melalui pihak airlines. Ini menjadi tandatanya besar, mengapa AS berani benar melakukannya.

Seperti diketahui, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo sedianya akan menghadiri acara Chiefs of Defense Conference on Countering Violent Extremist Organization (VEOs) yang dilaksanakan tanggal 23-24 Oktober 2017 di Washington atas undangan Panglima Militer Amerika Serikat Jenderal Joseph F Dunford.

Namun, Panglima TNI batal berangat karena tiba-tiba ada surat larangan bagi Panglima TNI memasuki wilayah Amerika Serikat tanpa sebab yang jelas. Itu juga diketahui, saat Gatot sudah berada di bandara untuk siap-siap berangkat.

Padahal, Panglima TNI mendapat undangan secara resmi yang dikirim oleh Jenderal Joseph dan kemudian Panglima TNI juga telah membalas surat tersebut dan mengkonfirmasi kehadirannya sebagai bentuk penghargaan dan perhatian. Bahkan Panglima TNI beserta delegasi lain telah mengurus visa dan administrasi yang diperlukan.

Karena belum ada penjelasan alasan penolakan, sebaiknya pemeritah melakukan pembekuan sementara hubungan diplomatik dengan AS sampai dijelaskan, alasan penolakan. "Kalau hanya minta maaf, kan gampang saja, tapi ada apa AS melakukan itu, jelaskan alasannya," tambahnya.

Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo dalam keterangan resminya, Jumat (27/10/2017) menjelaskan, Panglima Angkatan Bersenjata Amerika Serikat (Pangab AS) Jenderal Joseph Dunford telah meminta maaf kepada dirinya melalui sepucuk surat. Selain mengirimkan surat permohonan maaf, Jenderal Dunford juga mengundangnya kembali untuk datang ke AS.

"Saya sampaikan bahwa sekarang ini semuanya sudah saya serahkan kepada Presiden RI, saya akan berangkat hanya atas perintah Presiden RI, bukan inisiatif sendiri,"jelasnya.

Selain kepada Presiden, Gatot mengatakan bahwa penolakan tersebut sudah dilaporkan kepada Menkopolhukam dan Menlu, sehingga permasalahan ini sudah ditangani oleh Kemenlu. (Syam S)

Baca Juga

 

Metropolitan  -  Senin, 23 April 2018
DESTINASI WISATA
Reaksi Disparbud DKI Soal Kegiatan Pangkalan Pasir di Sunda Kelapa

Bisnisnews.id - Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta,  Tinia  Budiati akui, Sunda Kelapa  di Tanjung Priok Jakarta Utara sebagai Pelabuhan heritage  dan menjadi salah satu destinasi Wisata bersejarah. . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Senin, 23 April 2018
BOLA
Mohamed Salah Jadi Pemain Terbaik versi PFA

Bisnisnews.id – Pemain Liverpool Mohamed Salah sukses meraih gelar pemain terbaik versi Professional Fotballers Association (PFA) musim 207-2018.   Mohamed Salah berhak atas gelar ini karena telah berhasil mengungguli . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Senin, 23 April 2018
BOLA
Pires Sebut Wenger Dinosaurus Terakhir

Bisnisnews.id – Legenda sepak bola Arsenal Robert Pires menyebut mantan pelatihnya Arsene Wenger sebagai sosok dinosaurus terakhir di era sepak bola zaman kini.   Pemain berkebangsaan Perancis tersebut mengatakan bahwa . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Senin, 23 April 2018
CATUR
Kejar Rating, PB Percasi Gelar Turnamen Internasional

Bisnisnews.id – Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) menggandeng produsen makanan nasional dalam menggelar JAPFA Grandmaster (GM) and Women Grandmaster (WGM) Chest Tournament 2018. Direktur Corporate . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Senin, 23 April 2018
DESTINASI
Kirab Obor Asian Games Singgahi 18 Provinsi di Indonesia

Bisnisnews.id – Ketua INASGOC Erick Thohir mengatakan, Torch Relay atau kirab obor Asian Games 2018  akan dimanfaatkan secara maksimal sebagai ajang promosi destinasi-destinasi pariwisata, seni budaya serta berbagai . . .
Selengkapnya