Rabu, 24 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / Hankam / Berita

AKADEMI BELA NEGARA
Selasa, 31 Oktober 2017 10:20 WIB

Panglima TNI Jelaskan Seputar Kepemimpinan Bangsa


Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo, sedang berceramah di hadapan 500 peserta pendidikan Akademi Bela Negara (ABN) Nasdem di Aula ABN, Pancoran, Jakarta Selatan. Dok. Puspen TN

Bisnisnews.id - Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo sampaikan pernyataan tentang kepemimpinan dan proses yang cocok serta yang akan dihadapi bangsa Indonesia kedepan. Kader kepemimpinan diperlukan dalam memikul beban yang semakin berat.

Karakter pemimpin yang dibutuhkan Indonesia adalah pemimpin yang mampu menjaga persatuan dan kesatuan Republik Indonesia.

"Penyelenggaraan Akademi Bela Negara merupakan suatu langkah yang tepat bagi Nasdem guna penyiapan kaderisasi pemimpin," jelas Jenderal Gatot, dalam keterangan resminya Selasa (31/10/2017).

Kaderisasi kepemimpinan merupakan proses mempersiapkan seseorang menjadi pemimpin pengganti di masa depan yang akan memikul tanggung jawab penting dan besar dalam memimpin Indonesia.

Tantangan nyata yang akan dihadapi bangsa dan negara Indonesia ke depan semakin berat dan kompleks. Karena itu diperlukan persiapan dini, melalui bebagai pelatihan bela negara. Salah satunya ialah Akademi Bela Negara (ABN).

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang sejak dahulu menjaga persatuan dan bergotong royong. Untuk itu, jiwa individualis harus dikesampingkan dan mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan kelompok atau golongan.

Perubahan, ungkap Jenderal Gatot harus dilakukan dari sekarang yang dan dimulai dari diri sendiri, lingkungan dan pada lingkup yang lebih luas yakni Negara Republik Indonesia.

Diperlukan tekad kuat yang dilandasi keyakinan dan optimisme untuk memperbaiki kondisi yang ada." Saya berharap impian ini menjadi kenyataan mengubah Indonesia ke arah yang lebih baik," katanya.

Panglima TNI juga mengingatkan agar peserta ABN Nasdem melakukan perubahan dengan sepenuh hati dan jangan pernah lupa berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa supaya kelak menjadi pemimpin yang mampu mewujudkan Negara Indonesia sebagai bangsa pemenang. (Adhitio)

Baca Juga

 

Nasional  -  Rabu, 24 Januari 2018
PILKADA
KPK dan Polri Akan Menangkap Pelaku Money Politic

Bisnisnews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polri siap menangkap kandidat yang maju Pilkada menggunakan praktik politik uang untuk mendapatkan dukungan suara. "Kalau Ada kandidat menawarkan uang dalam pemilihan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Rabu, 24 Januari 2018
KORUPSI
Penyidik KPK Terus Mendalami Kasus Dugaan Korupsi di Dinas PU Papua

Bisnisnews.id - Kasus dugaan korupsi pejabat Dinas PU Papua pada proyek pembangunan jalan Kemiri-Depapre sepanjang 24 km yanng telah menyeret dua tersangka DM dan MK terus didalami Penyidik Komisi pembertasan Korupsi (KPK). Sebanyak . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Rabu, 24 Januari 2018
KEJAHATAN
Seorang Istri Menjual Suaminya Seharga Rp 500 Ribu

Bisnisnews.id - Peristiwa langka, wanita bernisisial VR, warga Jalan Tambak Wedi Baru, Surabaya Jawa Timur menjual suaminya kepada pria hidung belang senilai Rp 500 ribu dengan alasan ekonomi. Transaksi penjualan yang akhirnya . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Rabu, 24 Januari 2018
BILATERAL
Menko Polhukam Lakukan Pertemuan Dengan Menhan AS

Bisnisnews.id - Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis lakukan pertemuan khusus dengan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 23 Januari 2018
HUBUNGAN INDUSTRIAL
Dirjen Hubud Sikapi Kemelut Manajemen Garuda Vs APG dan Sekarga,

Bisnisnews.id - Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso mengingatkan para operator penerbangan agar menyelesaikan beragam masalah yang ada di internal perusahaan asal tidak berdampak negatif terhadap keselamatan, . . .
Selengkapnya