Senin, 22 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Metropolitan / Jabodetabek / Berita

KUNJUNGAN
Jumat, 10 November 2017 10:07 WIB

Gubernur Anies - Kepala BPTJ Bahas Soal Kemacetan Jakarta


ilustrasi kemacetan Jakarta

Bisnisnews.id - Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono mengaku telah membahas banyak hal terkait transportasi kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Poin-poin yang dibahas yaitu mengenai titik-titik kemacetan, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), konsep Transit Oriented Development (TOD) dan target perpindahan point to point tidak lebih dari 1,5 jam.

Kunjungannya ke Balai Kota dua hari lalu (Rabu 8/11/2017) itu, lanjut Bambang, untuk membangun kebijakan-kebijakan mengenai transportasi di DKI Jakarta dan mendiskusikan beberapa hal penting target makro yang terkait dengan pengembangan transportasi di Jabodetabek.

Terkait pertemuan itu, telah dipetakan target-target makro yang harus dicapai dalam membangun transportasi di Jabodetabek. Salahsatunya adalah DKI Jakarta. Pihaknya pun berencana membangun transportasi ke depan agar point to point itu dicapai tidak lebih dari 1,5 jam.

"Kemudian, kecepatan rata-rata minimal adalah 30 km/jam. Itu adalah salah satu target makro yang kami sampaikan kepada Pak Gubernur," ujarnya.

Bambang Pri mencontohkan, jarak tempuh transportasi umum dari titik keberangkatan di Jalan Medan Merdeka Barat ke titik di Jakarta Selatan tidak boleh lebih dari 1,5 jam. Jika target itu tak tercapai, pemerintah harus melakukan evaluasi.

"Kalau lebih (dari 1,5 jam), berarti kami harus membangun transportasi bagaimana mendekatkan itu," kata Bambang Pri.

Pada kesempatan yang sama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pihaknya mendiskusikan pengambilan kebijakan transportasi di Ibu Kota. Menurutnya, harus ada kesinergian antara Pemprov DKI dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) dan pemerintah daerah sekitarnya dalam hal menangani kebijakan transportasi.

"Ada beberapa target makro yang kita bicarakan yang pertama titik-titik kemacetan yang sudah sangat terasa yang kita alami di beberapa titik jalanan di Ibu Kota, yang kedua peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), yang ketiga konsep Transit Oriented Development (TOD)," Anies.

Gubernur DKI Jakarta menegaskan, untuk kualitas sumber daya manusia yang menjadi operator kendaraan angkutan umum massal harus juga diperhatikan dan Konsep Transit Oriented Development (TOD) harus benar-benar TOD yang dibangun, jadi jangan sampai berbeda.

"Kita menyepakati untuk bekerja lebih dekat, intensif, terbuka dan menyiapkan perencanaan masterplan untuk transportasi dengan mengantisipasi perubahan yang terjadi di Jakarta, itu hal-hal yang kita review dalam pertemuan ini," katanya. (Syam S)

Baca Juga

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
PENGANGGURAN
Ciptakan Entrepreuner, Facebook Latih 65,000 Orang Perancis

Bisnisnews.id - Facebook mengatakan pada hari Senin 22 Januari bahwa mereka akan melatih 65.000 orang Prancis dalam keterampilan digital secara gratis, untuk membantu wanita dan pengangguran memulai bisnisnya dan bisa kembali . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
DEMONSTRASI
PBB : Anti Presiden, Enam Tewas Di Kongo

Bisnisnews.id - Enam orang tewas di Republik Demokratik Kongo pada hari Minggu 21 Januari, kata PBB, karena pihak berwenang melarang demonstrasi terhadap Presiden Joseph Kabila. Saksi mata mengatakan pasukan keamanan melepaskan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Minggu, 21 Januari 2018
PROYEK CHANGI
Singapura Kenakan Pajak Tambahan Kepada Penumpang

Bisnisnews.id - Otoritas penerbangan sipil Singapura(CAAS)  berencana akan menaikan pajak 10 -15 dolar Singapura kepada para penumpang dari dan ke bandara Changi. Dana tambahan tersebut akan digunakan untuk membiayai perluasan . . .
Selengkapnya

 

Regulasi  -  Minggu, 21 Januari 2018
REGULASI
Sertifikasi Kapal Wajib Mencantumkan Bahasa Indonesia

Bisnisnews.id - Mulai 1 Februari 2018 Sertifikat Garis Muat Kapal berbendera Indonesia yang dikeluarkan Badan Klasifikasi Nasional maupun Asing, wajib mencantumkan format berbahasa Indonesia. Direktur Perkapalan dan Kepelautan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Minggu, 21 Januari 2018
MINYAK DUNIA
Arab Saudi Serukan Perpanjang Pemangkasan Produksi

Bisnisnews.id - Arab Saudi menyerukan hari Minggu 21 Januari untuk memperpanjang kerjasama antara produsen OPEC dan non-OPEC sampai lewat dari 2018. Seruan tersebut datang setelah harga minyak mencapai 70 dolar per barel berkat . . .
Selengkapnya