Kamis, 24 Mei 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Logistik / Berita

KONEKTIViTAS
Minggu, 12 November 2017 15:58 WIB

Tiga Proyek Infrastruktur Strategis di Selatan Jawa Senilai Rp 1,1 Triliun



Bisnisnews.id - Pemerintah segera merealisasikan rencana kerja jangka menengah pembangunan
tiga infrastruktur strategis di kawasan Sukabumi Jawa Barat. Yaitu jalan tol, jalur kereta api double track dan konektivitas Bogor-Sukabumi-Cianjur-Bandung, ketiga adalah membangun bandara

Tiga proyek penting yang punya nilai strategis itu, segera direalisasikan dengan investasi Rp 1,1 triliun yanng bersumber dari APBN. Terkait pembangunan jalur kereta api double track Menhub menyebut pada tahap awal akan diselesaikan perlintasan kereta api di Cicurug pada akhir 2019.

Soal pembangunan bandara di Sukabumi, dijelaskan Menhub saat ini masih dalam proses feasibility study (FS) sekaligus pembebasan tanah. Menhub menargetkan pembangunan bandara di Sukabumi ini akan selesai pada 2020.

"Bandara karena masih pembebasan tanah kita akan selesaikan kurang lebih 2020, pembebasan tanah 2018, pembangunan 2019-2020," ungkapnya.

Lanjutnya, lokasi bandara Sukabumi nantinya akan direncakan akan berada diantara Sukabumi - Pelabuhan Ratu.

Masih terkait bandara, Menhub menambahkan Bandara Kertajati di Majalenhka akan dioperasikan pada Mei 2018. Menhub berharap bandara ini dapat melayani penerbangan haji pada musim haji mendatang.

Untuk rencana ini Menhub membuka kesempatan kepada swasta untuk berinvestasi dengan memberi peran pada pemerintah daerah untuk pembebasan lahan.

Pada kesempatan yang sama Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Arie Setiadi Moerwanto menjelaskan akan membangun jalur pantai selatan Jawa dari Banten hingga Banyuwangi sepanjang 1600 kilometer.

Selain itu Arie menyebut akan membangun jalan penghubung lingkar Sukabumi. "Kita akan bangun penghubung lingkar. Sukabumi ada bocimi, Desember ini seksi satu Ciawi - Caringin diresmikan lalu Maret Caringin - Cigombong resmikan 2018 tanahnya 98 persen," pungkas Arie.

Turut hadir pada acara Dialog Sinergi Membangun Bangsa 'Merangkai Konektivitas Selatan Jawa' Wakil Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, Anggota Komisi IX DPR RI Dewi Asmara, Bupati Sukabumi Marwan Hamami, dan Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiadi, dan ratusan mahasiswa/mahasiswi dari 8 kampus ternama di Sukabumi. (Syam S)

 

Baca Juga

 

Industri  -  Rabu, 23 Mei 2018
SINERGI BUMN
AP II dan AirNav Indonesia Tandatangani Kerjasama Jasa Kebandarudaraan

Bisnisnews.id - PT Angkasa Pura II (Persero) agau AP II bersinergi dengan Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding . . .
Selengkapnya

 

Info Pasar  -  Rabu, 23 Mei 2018
PERDAGANGAN
harga Minyak Mentah Menurun

Bisnisnews.id - Harga minyak AS melemah pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), setelah mencapai tingkat tertinggi dalam lebih dari tiga tahun di sesi sebelumnya. Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Rabu, 23 Mei 2018
NAVIGASI
Bandara Kertajati Majalengka Siap Melayani Angkutan Haji

Bisnisnews.id - Sisi udara Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati Majalengka siap operasi. Dalam jangka pendek yang akan dilayani ialah angkutan mudik lebaran dan pelayanan haji 2018. Direktur Utama AirNav Indonesia Novie . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Rabu, 23 Mei 2018
MASTER
Games yang Melahirkan Seorang Utut Adianto

Bisnisnews.id – Buku pecatur legendaris Amerika Serikat, Bobby Fischer, yang berjudul My 60 Memorable Games ternyata memiliki sejarah dan cerita panjang yang melahirkan seorang atlet catur kebanggaaan Indonesia Utut Adianto.    Ada . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Rabu, 23 Mei 2018
BOLA
Evan Dimas Berharap Kontrak Luis Milla Diperpanjang

Bisnisnews.id – Pemain timnas Indonesia U-23 Evan Dimas Darmono menjelaskan bahwa dirinya sangat mendukung Luis Milla Aspas terkait perpanjangan kontrak dirinya oleh PSSI. Seperti diketahui kontrak Milla akan habis setelah . . .
Selengkapnya