Senin, 22 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / Politik / Berita

POLITIK
Jumat, 17 November 2017 08:52 WIB

Inggris Dukung Papua Tetap Bagian NKRI



Bisnisnews.id - Pemerintah Inggris mendukung wilayah Papua dan Papua Barat tetap berada dalam kesatuan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Duta besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik, di Sorong, Kamis, mengatakan pihaknya berkomitmen mendukung Pemerintah Indonesia memajukan masyarakat Papua agar tetap menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari NKRI.

Dia menyatakan, Pemerintah Inggris tidak mendukung segala aktivitas terkait permintaan kemerdekaan oleh kelompok-kelompok di wilayah Papua dan Papua Barat.

"Namun yang menjadi catatan bagi Pemerintah Indonesia yaitu hak-hak politik dan hak-hak untuk mendapat kehidupan yang layak oleh masyarakat Papua perlu mendapat perhatian serius," ujarnya.

Selain itu, Pemerintah Indonesia perlu mendengar aspirasi masyarakat Papua baik aspirasi tentang pembangunan untuk kesejahteraan maupun berbagai tindakan pelanggaran HAM.

"Masyarakat Papua berhak untuk merasakan kehidupan yang sejahtera setara dengan daerah-daerah lain di Indonesia," kata dia pula.

Menurut dia, Pemerintah Inggris mendukung berbagai program pemerintah provinsi Papua dan Papua Barat untuk kesejahteraan masyarakat, salah satunya adalah program peningkatan pendidikan dengan memberikan bantuan beasiswa bagi bagi mahasiswa Papua yang berprestasi.

"Kami juga mendukung program-program pemerintah di bidang kehutanan dengan tujuan agar hutan Papua yang menjadi sumber kehidupan dapat terlestarikan untuk kehidupan di masa yang akan datang," ujarnya pula. (Antaranews)

Baca Juga

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
PENGANGGURAN
Ciptakan Entrepreuner, Facebook Latih 65,000 Orang Perancis

Bisnisnews.id - Facebook mengatakan pada hari Senin 22 Januari bahwa mereka akan melatih 65.000 orang Prancis dalam keterampilan digital secara gratis, untuk membantu wanita dan pengangguran memulai bisnisnya dan bisa kembali . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
DEMONSTRASI
PBB : Anti Presiden, Enam Tewas Di Kongo

Bisnisnews.id - Enam orang tewas di Republik Demokratik Kongo pada hari Minggu 21 Januari, kata PBB, karena pihak berwenang melarang demonstrasi terhadap Presiden Joseph Kabila. Saksi mata mengatakan pasukan keamanan melepaskan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Minggu, 21 Januari 2018
PROYEK CHANGI
Singapura Kenakan Pajak Tambahan Kepada Penumpang

Bisnisnews.id - Otoritas penerbangan sipil Singapura(CAAS)  berencana akan menaikan pajak 10 -15 dolar Singapura kepada para penumpang dari dan ke bandara Changi. Dana tambahan tersebut akan digunakan untuk membiayai perluasan . . .
Selengkapnya

 

Regulasi  -  Minggu, 21 Januari 2018
REGULASI
Sertifikasi Kapal Wajib Mencantumkan Bahasa Indonesia

Bisnisnews.id - Mulai 1 Februari 2018 Sertifikat Garis Muat Kapal berbendera Indonesia yang dikeluarkan Badan Klasifikasi Nasional maupun Asing, wajib mencantumkan format berbahasa Indonesia. Direktur Perkapalan dan Kepelautan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Minggu, 21 Januari 2018
MINYAK DUNIA
Arab Saudi Serukan Perpanjang Pemangkasan Produksi

Bisnisnews.id - Arab Saudi menyerukan hari Minggu 21 Januari untuk memperpanjang kerjasama antara produsen OPEC dan non-OPEC sampai lewat dari 2018. Seruan tersebut datang setelah harga minyak mencapai 70 dolar per barel berkat . . .
Selengkapnya