Minggu, 20 Mei 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Berita

BONGKAR MUAT
Minggu, 03 Desember 2017 20:23 WIB

Pelindo IV Akan Menambah Sejumlah Alat Berat



Bisnisnews.id -  PT Pelabuhan Indonesia IV (Pelindo IV) berencana, tahun 2018 penambah sejumlah alat berat, seperti Container Crane (CC) dan Chasis.

Direktur Utama PT Pelindo IV, Doso Agung dalam keterangan tertulis yang diterima Bisnisnews.id Minggu (3/11/2017) mengatakan, perangkat  itu disiapkan untuk lebih memacu produktivitas bongkar muat barang di sejumlah pelabuhan yang kelolaan. Terutama Pelabuhan Makassar sebagai barometer kinerja layanan bingkar muat di Kawasan Timur Indonesia (KTI).

"Saat ini selain Pelabuhan Makassar, ada beberapa pelabuhan yang kelolaan Pelindo IV telah menjadi pelabuhan cukup sibuk untuk kegiatan bongkar muat barang, misalnya Pelabuhan Pantoloan, Fak-fak dan Manokwari," kata Doso Agung, saat melakukan Video Conference dengan 25 General Manager (GM) Cabang Pelindo IV.

Video conference tersebut dilakukan untuk mengevaluasi peningkatan pelayanan masing-masing cabang, sekaligus mengetahui permasalahan masing-masing cabang dan memberikan solusi atas masalah yang terjadi kepada masing-masing GM.

Di antara permasalahan yang dikemukakan adalah, terkait lahan penumpukan petikemas di Pelabuhan Manokwari yang mulai padat seiring program Tol Laut dan transhipment kapal.

Direktur Fasilitas dan Peralatan Pelindo IV, Farid Padang menuturkan bahwa tahun depan BUMN pengelola jasa kepelabuhanan ini sudah menjadwalkan sejumlah investasi alat baru, seperti CC, chasis dan forklift yang akan ditempatkan di beberapa pelabuhan yang produktivitas bongkar muat barang cukup tinggi.

"Tahun depan kami [Pelindo IV] akan investasi alat baru. Tentunya hal [investasi] itu untuk meningkatkan produktivitas bongkar muat barang, agar penumpukan petikemas tidak terlalu padat di beberapa pelabuhan yang cukup sibuk, seperti Pelabuhan Makassar, Manokwari, Pantoloan dan beberapa pelabuhan lainnya," tutur Farid.

Menurutnya, dalam rangka transformasi pelabuhan konvensional menjadi pelabuhan petikemas, diperlukan kelengkapan suprastruktur untuk meningkatkan produktivitas, utamanya pada Pelabuhan Ternate, Sorong, Ambon, Pantoloan dan Kendari serta Pelabuhan Gorontalo dan Manokwari.

Namun ditambahkan Doso Agung, penambahan alat tersebut sebaiknya juga diikuti dengan inventarisir jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada. “Selain itu juga, sudah harus disosialisasikan soal kenaikan tarif, berikut sosialisasi terkait dermaga multipurpose yang akan menjadi Terminal Curah Kering seiring kedatangan alat baru nanti, utamanya untuk di Pelabuhan Fak-fak," tegas Dirut Pelindo IV. (Syam S)

 

Arena  -  Minggu, 20 Mei 2018
INAPGOC
Asian Para Games 2018 Berjalan Aman

Bisnisnews.id – Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengingatkan Ketua Umum Panitia Nasional Indonesia Asian Para Games Organizing Committee (INAPGOC),  Raja Sapta  Oktohari  terkait persiapan keamanan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Minggu, 20 Mei 2018
KESELAMATAN PENERBANGAN
Runway Bandara Juanda Surabaya Amblas , puluhan Penerbangan Terganggu

Bisnisnews.id - Maskapai Lion Air mengumumkan, pelayanan penerbangan dari bandara Juanda Surabaya kembali normal setelah fasilitas landas pacu (runway) dinyatakan aman (safety) untuk proses lepas landas (take off) dan mendarat . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Minggu, 20 Mei 2018
ASIAN PARA GAMES 2018
Menpora Apresiasi Kerja Keras INAPGOC

Bisnisnews.id – Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi memberikan apresiasi kepada Panitia Nasional Indonesia Asian Para Games Organizing Committee (INAPGOC). yang sejak tahun lalu telah menunjukan progress yang menggembirakan. . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Sabtu, 19 Mei 2018
RESOLUSI PBB
AS dan Australia Menolak Penyelidikan Kejahatam Perang Israel Terhadap Palestina

Bisnisnews.id  -  Amerika Serikat  dan Australia menolak dlakukannya resolusi untuk mengirim tim investigasi  menyelididki pelanggaran yang dilakukan Israel di Palestina, khusunya Jalur Gaza. Rapat Dewan Khusus . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Sabtu, 19 Mei 2018
SIDANG OKI
Wapres Jusuf Kalla Desak Hamas dan Fatah Bersatu dan Kompak

Bisnisnews.id - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta Hamas dan Fatah bersatu dan mennyelesaikan konflik internal. Dengaan demikian, dukungan negara-negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) secara diplomatis akan semakin memperkuat . . .
Selengkapnya