Rabu, 21 Februari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Gaya Hidup / Berita

MEDSOS
Senin, 04 Desember 2017 21:41 WIB

Orang Tua Bisa Kontrol, Facebook Luncurkan Aplikasi Chat Anak



Bisnisnews.id - Facebook pada hari Senin 4 Desember meluncurkan aplikasi Messenger untuk anak-anak, yang ditujukan untuk memungkinkan anak-anak berusia di bawah 12 di bawah pengawasan orang tua.

Messenger Kids sedang diluncurkan untuk perangkat mobile Apple IOS di Amerika Serikat dalam uji coba video chat tersendiri dan aplikasi pesan.

Manajer produk Loren Cheng mengatakan bahwa jaringan sosial tersebut menawarkan Messenger Kids karena ada kebutuhan akan aplikasi pesan yang memungkinkan anak-anak terhubung dengan orang yang mereka cintai tetapi juga memiliki tingkat kontrol yang diinginkan orang tua.

Facebook mengatakan bahwa aplikasi baru tanpa iklan atau pembelian ini ditujukan pada anak usia 6 sampai 12 tahun yang memungkinkan orang tua untuk mengontrol daftar kontak dan tidak mengizinkan anak-anak untuk terhubung dengan orang lain yang mereka tidak setujui.

Raksasa media sosial ini menambahkan bahwa aplikasi ini dirancang karena banyak anak-anak yang online tanpa perlindungan.

"Banyak dari kita di Facebook adalah orang tua sendiri, dan sepertinya kita tidak sendiri saat menyadari bahwa anak-anak kita online sejak awal dan sebelumnya," sebuah pernyataan Facebook dikutip dari AFP.

Penelitian menunjukkan bahwa 93 persen anak usia 6 sampai 12 tahun di AS memiliki akses ke tablet atau smartphone, dan dua pertiga memiliki smartphone atau tablet mereka sendiri.

"Kami ingin membantu memastikan pengalaman anak-anak kita saat menggunakan teknologi yang bersifat positif, aman, dan sesuai usia, dan kami percaya bahwa mengajar anak-anak menggunakan teknologi dengan cara positif akan membawa pengalaman yang lebih baik nantinya saat mereka tumbuh," kata perusahaan tersebut.

Aturan Facebook mewajibkan anak-anak setidaknya 13 tahun untuk membuat akun, namun banyak yang mengelabuhi pembatasan tersebut.

Cheng mengatakan Facebook melakukan penelitiannya sendiri dan bekerja dengan lebih dari selusin pakar penasihat dalam membangun aplikasi tersebut.

Dia menambahkan bahwa data anak-anak tidak akan digunakan untuk profil iklan dan aplikasi tersebut sesuai dengan Undang-Undang Privasi dan Perlindungan Online Anak-Anak (COPPA).

"Kami telah bekerja secara ekstensif dengan orang tua dan keluarga untuk membentuk Messenger Kids dan kami menantikan pembelajaran dan mendengarkan karena lebih banyak anak dan keluarga mulai menggunakan pratinjau iOS," kata Cheng. (marloft)

Baca Juga

 

Industri  -  Rabu, 21 Februari 2018
STRATEGI BUMN
AP I Bebaskan Biaya Pendaratan dan Potongan 50 Persen, Berikut Penjelasannya ....

Bisnisnaws.id -  PT. Angkasa Pura I  tahun ini akan mengusung tiga  program pemasaran strategis dan kegiatan terkait customer relationship management.  Berupa insentif untuk maskapai, Collaborative Destination . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 20 Februari 2018
SIDANG IMO
Selat Sunda dan Lombok Masuk Skejul Sidang NCSR - IMO

Bisnisnews.id - Selat Sunda dan Selat Lombok masuk skejul pembahasan dalam Sidang Sub-Committee on Navigation, Communication, Search & Rescue (NCSR) ke-5 di Markas Besar International Maritime Organization (IMO) pada 19 -  . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 20 Februari 2018
INVESTASI
Pelindo IV Datangkan Dua Fix Crane ke Pelabuhan Merauke

Bisnisnews.id  -  PT Pelabuhan Indonesia IV datangkan dua unit Fix Crane untuk ditempatkan di Pelabuhan Merauke. Dua alat berat baru itu dijadwalkan sudah bisa dioperasikan pada minggu ke dua Maret 2018. Perangkat asal . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 20 Februari 2018
LOGISTIK
Pemerintah Serahkan Enam Trayek Tol Laut Kepada PT Pelni

Bisnisnews.id - Pemerintah memberikan enam trayek tol laut dan kapal angkutan ternak rute Nusa Tenggara Timur (NTT) -  Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta kepada PT Pelni untuk tahun anggaran 2018. Barang prioritas pertama yang . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 20 Februari 2018
KECELAKAAN KERJA
Seluruh Proyek Konstruksi Layang Dihentikan, Inilah Alasannya ....

Bisnisnews.id -  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) hentikan sementara seluruh proyek infrastruktur berat di atas permukaan atau melayang, memyusul ambruknya lengan gelagar tiang tumpuan (pier head) di . . .
Selengkapnya