Minggu, 22 April 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Internasional / Berita

KECAMAN
Kamis, 07 Desember 2017 12:34 WIB

Indonesia Kutuk Pengakuan Amerika, Soal Yerusalem Ibu Kota Israel


Israel merebut sebagian besar wilayah timur Arab Yerusalem selama Perang Enam Hari, mengklaim seluruh kota sebagai abadi dan tak terbagi, namun Palestina menginginkan sektor timur sebagai ibukota negara Palestina (AFP)


Bisnisnews.id - Buntut pengakuan Presiden Amerika Donald Trump, Yerusalem sebagai sebagai ibu kota Israel mendapat kecaman keras sejumlah negara. Indonesia mengutuk pengakuan sepihak Amerika tersebut.

Kecaman serupa juga disampaikan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guteres, Paus Fransiskus, China, Uni Eropa, bahkan negara-negara sekutu AS.

Presiden Joko Widodo menegaskan, agar Amerika mempertimbangkan kembali keputusan sepihak tersebut. Sebab, yang lakukan Amerika itu dapat menggangu kebijakan majelis umum PBB dan mengguncang stabilitas keamanan dunia.

Kata Presiden, rakyat Indonesia tetap konsisten berdiri bersama rakyat Palestina mendukung kemerdekaan. "Rakyat Indonesia tetap konsisten untuk tetap bersama rakyat Palestina mempertahankan haknya seperti dalam UUD 1945," tegas Jokowi, Kamis (7/12/2017).

Indonesia, lanjut Presiden Joko Widodo dalam beberapa hari ini telah melakukan diskusi dengan sejumlah negara-negara anggpta OKI untuk membahas masalah itu dalam sidang khusus.

Pada kesempatan terpisah, Menteri Luar Negeri (Menlu RI), Retno Marsudi meminta Amerika Serikat lebih memahami arti dari demokrasi itu sendiri.

Baca juga: Trump Akui Yerusalem Sebagai Ibu Kota Israel

"Sebagai negara demokrasi Amerika Serikat harus tahu apa itu demokrasi," jelas Menlu Retno saat menyampaikan sambutaanya di acara Bali Demokrasi Forum (BDF), di ICE Tangerang, Banten, Kamis (7/12/2017).

Hukum dalam negara demokrasi adalah panglima tertinggi dan itu harus dihormati. Penunjukan dan oengakuan yang dilakukan Amerika tidak menghormati resolusi

Seperti diketahui, pada Rabu (6/12/2017) pukul 13.00 waktu setempat, Trump telah mengumumkan secara resmi pengakuan Amerika terhadap Yerusalem sebagai wilayah Israel, dan akan memindahkan Kedutaan Besar Amerika dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Trump menyebut pengakuan Yerusalem sebagai milik Israel tidak lain sebagai pengungkapan fakta sebagaimana mestinya. Padahal, Palestina akan menjadikan Yerusalem Timur sebagai ibu kota saat benar-benar merdeka karena wilayah tersebut masih dicaplok Israel. (Syam S)

Baca Juga

 

Industri  -  Sabtu, 21 April 2018
PESAWAT DELAY
Berikut Penjelasan Lion Group Soal Keterlambatan Puluhan Penerbangannya

Bisnisnews.id -   Puluhan penerbangan  Lion Air Group Sabtu (21/4/201) memgalami keterlambatan  (delayed) dari dan ke Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Sumatera Selatan (PLM) . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Jumat, 20 April 2018
BOLA
Wenger Akhirnya Tinggalkan Kursi Kepelatihan Arsenal

Bisnisnews.id – Pelatih berkebangsaan Perancis Arsene Wenger akhirnya memutuskan untuk mengakhiri karir panjangnya bersama Arsenal saat musim 2017/2018 resmi ditutup.   Sebelumnya para fans The Gunners memang sudah . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Jumat, 20 April 2018
DESTINASI WISATA
Pelabuhan Heritage Sunda Kelapa Kini Menjadi Pangkalan Pasir

Bisnisnews.id -  Sunda Kelapa sebagai pelabuhan warisan budaya (heritage) yang diusung Gubernur DKI Jakarta Anies Bawedan sebagai daerah kunjungan wisatawan banyak dikeluhkan masyarakat. Kondisinya menjadi tidak terawat dan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
ASIAN GAMES
Delegasi China Taipei Apresiasi Kerja Keras INASGOC

Bisnisnews.id – National Olympic Committee (NOC) China Taipei melakukan kunjungan ke Indoensia selama lima hari terhitung dari tanggal 15-20 April. Hal tersebut guna melihat persiapan Kota Jakarta dan Palembang selaku tuan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
MUNASLUB
KONI Tentukan Tuan Rumah PON 2024

Bisnisnews.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat akan menyelenggarakan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) yang di laksanakan pada tanggal 24-25 April 2018 di Hotek Bidakara, Jakarta.   Adapun . . .
Selengkapnya