Kamis, 24 Mei 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Logistik / Berita

INFRASTRUKTUR
Jumat, 15 Desember 2017 18:00 WIB

Jokowi: Jalur Ganda KA Lintas Bogor - Sukabumi Selesai 2020



Bisnisnews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan,  pembangunan jalur ganda  Kereta Api lintas  Bogor  Sukabumi  harus segera dilaksanakan sebingga tahun 2020 dapat dioperasikan.

"Saya sudah perintahkan agar jalur ganda ini segera dimulai, dan hari ini dimulai pengerjaannya, kita harapkan Bogor-Sukabumi (jalur ganda) ini akan selesai pada tahun 2020,"  Jokowi
saat memberikan sambutan dalam acara Groundbreaking Pembangunan jalur ganda KA lintas Bogor - Sukabumi, Jumat (15/12/2017).

Jokowi meminta agar pembangunan jalur ganda KA Bogor-Sukabumi menggunakan program padat karya.

"Saya minta pengerjaan jalur ganda ini menggunakan program padat karya. Jangan memakai alat-alat berat terlalu banyak, sehingga akan banyak yang bekerja dalam proyek ini, ini penting sekali," tegas Jokowi.

Jokowi berharap jalur KA Bogor-Sukabumi dapat mengurangi kemacetan di jalan raya Sukabumi dan menjadi alternatif untuk bepergian bagi masyarakat Sukabumi.

"Ini akan mengurangi kemacetan di jalan raya yang selama ini dikeluhkan masyarakat Sukabumi. Melalui jalur ganda ini yang tadi hanya mengangkut 3000 orang/hari bisa mengangkut 11.000 orang/hari. Nantinya kita memiliki jalur ganda kereta api tahun 2020, tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi) 2019 selesai dan airport-nya selesai. Saya kira masyarakat akan memiliki pilihan-pilihan alternatif untuk bepergian apakah naik mobil, KA, pesawat, semuanya tersedia," jelas Jokowi

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam laporannya mengatakan pembangunan jalur ganda KA Bogor-Sukabumi dibagi dalam 2 segmen yaitu Segmen I Paledang-Cicurug dan Segmen II Cicurug-Sukabumi.

"Pembangunan jalur ganda KA Bogor–Sukabumi terbagi dalam 2 segmen yakni Segmen I Paledang–Cicurug sepanjang 26,7 km yang akan dimulai pada tahun 2018 dan ditargetkan selesai pada tahun 2019. Sedangkan Segmen II Cicurug - Sukabumi sepanjang 30,5 km akan diharapkan selesai pada tahun 2020,"  terang Menhub.

Sebelumnya, jalur KA Bogor-Sukabumi menggunakan jalur single track dengan panjang 57 Km dan 13 stasiun pemberhentian. Sementara ini, jalur tunggal kereta api antara Bogor-Sukabumi hanya beroperasi 1 KA penumpang yakni KA Pangrango dengan jumlah perjalanan sebanyak 3 kali PP dengan waktu tempuh selama 2 jam. Selain itu beroperasi pula 1 kereta barang lintas Cicurug - Kampung Bandan untuk angkutan air mineral dan semen dengan frekuensi perjalanan 2 KA/hari.

Dengan adanya jalur ganda KA Bogor-Sukabumi selain meningkatkan aksesibilitas masyarakat, juga meningkatkan frekuensi perjalanan KA dan kapasitas angkutan penumpang maupun barang dari 6 KA/hari dengan 3.516 penumpang/hari menjadi 12 KA/hari dengan 11.520 penumpang/hari dan kapasitas lintas angkutan barang dari 12 KA/hari menjadi 96 KA/hari.

Adapun total investasi untuk pembangunan jalur ganda KA Bogor-Sukabumi adalah sebesar Rp 2,45 Triliun yang berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dengan skema multiyears selama empat tahun.

Menhub berharap melalui pembangunan jalur ganda KA Bogor-Sukabumi dapat memangkas waktu perjalanan menjadi satu jam serta mengurai kemacetan di jalur puncak Bogor dan jalur Bogor–Sukabumi via Ciawi, khususnya pada akhir pekan dan hari libur.

"Kita harapkan dengan jalur ganda KA, perjalanan Bogor-Sukabumi yang tadinya ditempuh lebih dari dua jam akan menjadi kurang lebih satu jam," ujar Menhub.

Dalam kesempatan tersebut, Menhub juga melaporkan, selain pembangunan jalur ganda KA Bogor-Sukabumi, juga akan dilakukan program rehabilitasi jalur KA lintas Sukabumi-Cianjur dan reaktivasi jalur KA Cianjur-Padalarang.

"Kami laporkan pula bahwa selain pembangunan double track KA Bogor-Sukabumi, kami juga akan membangun konektivitas dari Sukabumi sampai ke Bandung melalui program rehabilitasi jalur KA lintas Sukabumi - Cianjur dan reaktivasi jalur KA Cianjur-Padalarang. Harapannya dengan konektivitas ini dapat meningkatkan angkutan penumpang dan angkutan barang, dan akan terdapat aktivitas antara Bogor, Sukabumi, Cianjur," pungkas Menhub. (Syam S)

Baca Juga

 

Industri  -  Rabu, 23 Mei 2018
SINERGI BUMN
AP II dan AirNav Indonesia Tandatangani Kerjasama Jasa Kebandarudaraan

Bisnisnews.id - PT Angkasa Pura II (Persero) agau AP II bersinergi dengan Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding . . .
Selengkapnya

 

Info Pasar  -  Rabu, 23 Mei 2018
PERDAGANGAN
harga Minyak Mentah Menurun

Bisnisnews.id - Harga minyak AS melemah pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), setelah mencapai tingkat tertinggi dalam lebih dari tiga tahun di sesi sebelumnya. Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Rabu, 23 Mei 2018
NAVIGASI
Bandara Kertajati Majalengka Siap Melayani Angkutan Haji

Bisnisnews.id - Sisi udara Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati Majalengka siap operasi. Dalam jangka pendek yang akan dilayani ialah angkutan mudik lebaran dan pelayanan haji 2018. Direktur Utama AirNav Indonesia Novie . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Rabu, 23 Mei 2018
MASTER
Games yang Melahirkan Seorang Utut Adianto

Bisnisnews.id – Buku pecatur legendaris Amerika Serikat, Bobby Fischer, yang berjudul My 60 Memorable Games ternyata memiliki sejarah dan cerita panjang yang melahirkan seorang atlet catur kebanggaaan Indonesia Utut Adianto.    Ada . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Rabu, 23 Mei 2018
BOLA
Evan Dimas Berharap Kontrak Luis Milla Diperpanjang

Bisnisnews.id – Pemain timnas Indonesia U-23 Evan Dimas Darmono menjelaskan bahwa dirinya sangat mendukung Luis Milla Aspas terkait perpanjangan kontrak dirinya oleh PSSI. Seperti diketahui kontrak Milla akan habis setelah . . .
Selengkapnya