Selasa, 24 April 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Penerbangan / Berita

INSIDEN PENERBANGAN
Sabtu, 23 Desember 2017 16:43 WIB

Mobil AC Senggol SilkAir Di Bandara Internasional Kualanamu


Masih rancu soal kepemilikan mobil ac tersebut milik JAES atau JAS. (dok BN)

Bisnisnews.id - Pesawat boeing B 737 9V-MGG milik maskapai penerbangan SilkAir rute Kualanamu - Singapura, Sabtu pagi (23/12/2017)  gagal diterbangkan kembali setelah tersenggol mobil groundhandling.

Berdasarkan  informasi dari Bandara Intermasional Kualanamu, pesawat
dengan nomor penerbangan MI233 tersebut terpaksa harus ditarik ke kargo untuk kepentingan pemeriksaan setelah tersenggol Mobil AC (AC Car).

Pihak SilkAir, menurut Branch Communication & Legal Manager Bandara Internasional Kualanamu, Wisnu Budi Setianto, telah mendatangkan pesawat pengganti untuk mengangkut penumpangnya.

"Pesawat penggantinya sudah diberangkatkan, dan pelayanan berjalan normal meski ada senggolan. Sekarang pesawat Silk Air tersebut ditarik ke kargo untuk kepentingan penyelidikan," jelas Wisnu pada Bisnisnews.id.

Terkait robeknya bodi pesawat Silk Air, sehingga harus dilakukan pemeriksaan lanjutan, menurut Wisnu, itu bukan robek tapi tergores. "Bukan robek, bukan juga kecelakaan. Mungkin kurang  hati-hati sehingga menyenggol dan hanya terjadi goresan bukan robek," jelasnya.

Ketika ditanya kepemilikan mobil AC tersebut, Wisnu juga menyebutkan bahwa mobil yang menyenggol pesawat SilkAir adalah milik PT JAS dan bukan JAES. "Itu mobil JAS mas, bukan JAES," tegasnya.

Lebih lanjut Wisnu menyebutkan, saat ini pihak Otoritas Bandara bersama pihak SilkAir dan Angkasa Pura masih melakukan investigasi terkait insiden pesawat Silk Air tipe B738 regristasi 9V-MGG yang sedang parkir di Apron.

AC Car yang menyenggol pesawat SilkAir, tegas Wisnu adalah milik PT JAS. Peristiwanya terjadi sekitar pukul 08:20. Sejauh ini belum diketahui,  apakah ada kerusakan rem dari AC Car atau ketidak hati-hatian pengemudi sehingga insiden tersebut terjadi.

"Untuk kepentingan investigasi, pesawat Silk Air dipindahkan ke Apron Terminal Kargo, dan pihak SilkAir untuk melayani penumpang KNO - SIN mendatangkan pesawat pengganti dari Singapura," jelasnya.

Sementara itu, Humas PT JAES (JAS Aero Engineering Services) saat dikonfirmasi insiden tersebut via WA mengatakan sedang  mempersiapkan penjelasan dan segera dikirim. "Kami sedang mempersiapkan jawaban resmi dari perusahaan. Nanti kami update ya...," jelas Bambang.

PT JAES merupakan subsidiari dari Cardig Aero Services (CASS) dengan fokus di bidang line maintenance dan teknikal ramp. SilkAir merupakan salah satu maskapai pelanggan mereka. (Syam S)

Baca Juga

 

Industri  -  Selasa, 24 April 2018
TRANSPORTASI UDARA
Bandara Jenderal Soedirman Ditargetkan Selesai 2019

Bisnisnews.id  - Dirjen Perhubungan Udara  Agus Santoso mengatakan,  Bandara Jenderal Besar Soedirman yang terletak di kawasan pangkalan TNI AU Wirasaba Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah sangat strategis karena . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Senin, 23 April 2018
DESTINASI WISATA
Reaksi Disparbud DKI Soal Kegiatan Pangkalan Pasir di Sunda Kelapa

Bisnisnews.id - Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta,  Tinia  Budiati akui, Sunda Kelapa  di Tanjung Priok Jakarta Utara sebagai Pelabuhan heritage  dan menjadi salah satu destinasi Wisata bersejarah. . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Senin, 23 April 2018
BOLA
Mohamed Salah Jadi Pemain Terbaik versi PFA

Bisnisnews.id – Pemain Liverpool Mohamed Salah sukses meraih gelar pemain terbaik versi Professional Fotballers Association (PFA) musim 207-2018.   Mohamed Salah berhak atas gelar ini karena telah berhasil mengungguli . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Senin, 23 April 2018
BOLA
Pires Sebut Wenger Dinosaurus Terakhir

Bisnisnews.id – Legenda sepak bola Arsenal Robert Pires menyebut mantan pelatihnya Arsene Wenger sebagai sosok dinosaurus terakhir di era sepak bola zaman kini.   Pemain berkebangsaan Perancis tersebut mengatakan bahwa . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Senin, 23 April 2018
CATUR
Kejar Rating, PB Percasi Gelar Turnamen Internasional

Bisnisnews.id – Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) menggandeng produsen makanan nasional dalam menggelar JAPFA Grandmaster (GM) and Women Grandmaster (WGM) Chest Tournament 2018. Direktur Corporate . . .
Selengkapnya