Selasa, 23 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Penerbangan / Berita

INSIDEN
Sabtu, 23 Desember 2017 19:23 WIB

PT JAES Akui, Mobil AC Miliknya Menyenggol Silk Air


Inilah foto bodi pesawat Silk Air yang tersenggol Mobil AC milik PT JAES. Namun stiker pada pintu mobil itu tertulis PT JAS

Bisnisnews.id -  Mobil AC yang menyenggol pesawat  Silk Air di Bandara Internasional Kualanamu (KNO) Sabtu Pagi (23/12/2017),  akhirnya diakui  milik PT. JAS Aero Engineering  Service (JAES) dan bukan milik PT JAS seperti yang telah beredar di  media sosial.

Presiden Direktur   PT JAES,  Werry Orbani dalam keterangan tertulisnya menjelaskan, insiden yang terjadi sekitar pukul 08:15 WIB tersebut adalah mobil AC milik JAES bukan JAS.

Peristiwa tersebut terjadi pada saat melakukan persiapan untuk menyediakan AC untuk pesawat. " Itu adalah mobil AC JAES, kami membenarkan hal itu," jelasnya.

Werry Orbani mengatakan,  insiden tersebut kini telah ditangani oleh tim dan unit terkait sesuai dengan prosedur safety and quality serta sesuai peraturan keselamatan penerbangan yang berlaku.

Dia juga menhelaskan tidak ada korban jiwa maupun luka - luka dalam insiden tersebut.

"Perusahaan dalam hal ini selalu menekankan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik sesuai dengan standar keamanan dan keselamatan penerbangan internasional serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku," jelasny.

PT JAES merupakan subsidiari dari Cardig Aero Services (CASS) dengan fokus di bidang line maintenance dan teknikal ramp. SilkAir merupakan salah satu maskapai pelanggan mereka.

Seperti diberitakan sebelumnya,
pesawat boeing B 737 9V-MGG milik maskapai penerbangan SilkAir rute Kualanamu - Singapura, Sabtu pagi gagal diterbangkan kembali setelah tersenggol mobil groundhandling.

Berdasarkan  informasi dari Bandara Intermasional Kualanamu, pesawat
dengan nomor penerbangan MI233 tersebut terpaksa harus ditarik ke kargo untuk kepentingan pemeriksaan setelah tersenggol Mobil AC.

Pihak SilkAir, menurut Branch Communication & Legal Manager Bandara Internasional Kualanamu, Wisnu Budi Setianto, telah mendatangkan pesawat pengganti untuk mengangkut penumpangnya.

"Pesawat penggantinya sudah diberangkatkan, dan pelayanan berjalan normal meski ada senggolan. Sekarang pesawat Silk Air tersebut ditarik ke kargo untuk kepentingan penyelidikan," jelas Wisnu pada Bisnisnews.id.

Terkait robeknya bodi pesawat Silk Air, sehingga harus dilakukan pemeriksaan lanjutan, menurut Wisnu, itu bukan robek tapi tergores. "Bukan robek, bukan juga kecelakaan. Mungkin kurang  hati-hati sehingga menyenggol dan hanya terjadi goresan bukan robek," jelasnya.

Ketika ditanya kepemilikan mobil AC tersebut, Wisnu juga menyebutkan bahwa mobil yang menyenggol pesawat SilkAir adalah milik PT JAS dan bukan JAES. "Itu mobil JAS mas, bukan JAES," tegasnya.

Lebih lanjut Wisnu menyebutkan, saat ini pihak Otoritas Bandara bersama pihak SilkAir dan Angkasa Pura masih melakukan investigasi terkait insiden pesawat Silk Air tipe B738 regristasi 9V-MGG yang sedang parkir di Apron. (Syam S)

Baca Juga

 

Industri  -  Selasa, 23 Januari 2018
HUBUNGAN INDUSTRIAL
Dirjen Hubud Sikapi Kemelut Manajemen Garuda Vs APG dan Sekarga,

Bisnisnews.id - Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso mengingatkan para operator penerbangan agar menyelesaikan beragam masalah yang ada di internal perusahaan asal tidak berdampak negatif terhadap keselamatan, . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 23 Januari 2018
REPUTASI MASKAPAI
Seragam AirAsia Terlalu Seksi, Pemerintah Sarankan Sesuai Shariah

Bisnisnews.id - Seorang penumpang maskapai telah menyatakan rasa prihatinnya setelah mengaku bisa melihat payudara dan celana dalam pramugari. June Robertson asal New Zeland adalah penumpang yang sering terbang ke Malaysia. Tapi . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 23 Januari 2018
REGULASI IMO
Kapal dan Pelabuhan Wajib Implementasikan ISPS Code

Bisnisnews.id - Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai, Capt. Jhonny R Silalahi menyebutkan sebanyak 348 fasilitas pelabuhan di Indonesia telah mengimplementasikan The International Ship and Port Facility Security (ISPS) . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 23 Januari 2018
IPO
GMF AeroAsia Belum Menunjuk Investor Strategis

Bisnisnews.id - Direktur Utama GMF AeroAsia Iwan Juniarto, menjelaskan, hingga saat ini belum menunjuk investor strategis. Proses pemilihan masih dilakukan dan akan dibahas  dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Selasa, 23 Januari 2018
KONFLIK YERUSALEM
Al-Qaeda Serukan Serangan Ke Yahudi dan Amerika Di Dunia

Bisnisnews.id - Pemimpin senior Al Qaeda telah meminta umat Islam di dunia untuk bangkit dan membunuh orang-orang Yahudi dan Amerika sebagai tanggapan atas keputusan Presiden AS Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota . . .
Selengkapnya