Senin, 23 April 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Pariwisata / Berita

INDUSTRI WISATA
Kamis, 28 Desember 2017 13:19 WIB

Wisata Indonesia Lebih Unggul dari Negara-Negara ASEAN


pantai Kuta Lombok yang belum banyak dikunjungi wisatawan, alami dengan air yang jernih (dok)

Bisnisnews.id - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya memproyeksikan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang mengunjungi Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2017 mencapai 14 juta atau tumbuh 24 persen.

"Angka ini telah menempatkan Indonesia dalam 20 besar negara-negara ASEAN dengan pertumbuhan pariwisata tertinggi," jelas Arief, Kamis(28/12/2017).

Saat ini pariwisata Indonesia masih lebih unggul dari negara tetangga, seperti Malaysia yang hanya mencatatkan pertumbuhan sektor pariwisata 0,87 persen selama Januari-Mei 2017. Pertumbuhan pariwisata Indonesia juga masih lebih tinggi dibandingkan Singapura yang hanya tumbuh 3,83 persn pada Januari-Juli dan Thailand dengan pertumbuhan wisata 6,69 persen sepanjang Januari-Oktober.

"Pertumbuhan pariwisata Indonesia sebesar 24%, jauh di atas pertumbuhan pariwisata regional ASEAN, tujuh persen, dan pariwisata dunia 6,4 persen. Ini menguatkan keyakinan kita untuk meraih target pada 2018 sebesar 17 juta wisman," jelasnya.

Karena itu, Arief berharap kondisi Bali segera pulih kembali mengingat Great Bali merupakan penarik wisman terbesar dengan kontribusi 40 pesen terhadap pariwisata nasional.

Data sementara kunjungan wisatawan mancanegara periode Januari hingga Oktober 2017 secara kumulatif sebanyak 11.6 juta wisman, naik 24 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2016 sebanyak 9.403.614 wisman. Sebelumnya, pemerintah menargetkan mampu menjaring 15 juta wisman sepanjang tahun ini.

Mengenai pergerakan wisatawan nusantara (wisnus), Arief mengatakan, perkiraan pada Oktober tercatat ada 25 juta kunjungan wisnus dengan pengeluaran mencapai Rp 22,92 triliun. Selama Januari-Oktober 2017, ada 252.569.465 kunjungan wisnus dengan pengeluaran sebesar Rp 230,91 triliun.

Capaian kunjungan wisnus selama Januari-Oktober 2017 lebih tinggi 14 persen dibandingkan target yang ditetapkan sebesar 221,5 juta wisnus.

Pada November target pergerakan wisnus 19,5 juta dan Desember 2017 sebesar 24 juta, sedangkan angka prognosis wisnus pada bulan sebelumnya antara 20 juta hingga 27 juta.(Rayza)

 

Baca Juga

 

Arena  -  Senin, 23 April 2018
BOLA
Kemenpora Gelar Nobar Piala Dunia 2018

Bisnisnews.id – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan menggelar nonton bareng (Nobar)  perhelatan Piala Dunia 2018 Rusia  satu bulan penuh (15 Juni - 15 Juli 2018) di Halaman Kantor Kemenpora. Sesmenpora . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Senin, 23 April 2018
UNJUK RASA
Ribuan Pengemudi Ojek Online Menuntut Kesejahteraan dan Pengakuan

Bisnisnews.id - Ribuan pengemudi ojek online melakukan orasi di depan gedung DPR/MPR RI, Senin (23/4/2018). Mereka menuntut mendorong para wakil rakyat ikut berperan mendorong diberikan subsidi, sehingga penumpang tetap bisa menikmati . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Senin, 23 April 2018
BMKG
DKI Jakarta dan Sekitarnya Berpotensi Hujan Lebat, Angin Disertai Petir

Bisnisnews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan dalam beberapa hari kedepan (23 -25 April 2018) terpantau adanya sirkulasi siklonik di sekitar perairan wilayah Indonesia dan adanya aliran udara . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Senin, 23 April 2018
PELAYANAN
Batik Air Klaim Sebagai Maskapai Paling Tepat Waktu di Asia Tenggara

Bisnisnews.id - Batik Air (Lion Group) pada periode Maret 2018 klaim menjadi maskapai paling tepat waktu di Asia Tenggara dan peringkat ke-56 di dunia Dilaporkan bahwa keberangkatan dan kedatangan pesawat Batik Air *on time performance/ . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Senin, 23 April 2018
LALIN
Uji Coba Sistem Ganjil Genap di Jalan Thamrin dan Sudirman

Bisnisnews.id - Sosialisasi penertiban lalulintas dengan sstem ganjil-genap di DKI Jakarta berjalan lancar dan tidak mengalami hambatan. Hari ini sistem itu diuji coba mulai pukul 06.00-10.00 WIB. Wakil Kepala Dinas Perhubungan . . .
Selengkapnya