Senin, 22 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Pariwisata / Berita

DATA BPS
Selasa, 02 Januari 2018 18:20 WIB

Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Menurun


Gili Trawangan Lombok menjadi sasaran Wisman. Pantai ini menjadi salah safu objek wisata yang juga disukai para turis

Bisnisnews.id - Tingkat kunjungan wisatawan manca negara (Wisman) per November 2017 mengalami penurunan 8,42 persen. Yaitu dari 1,15 juta bulan Oktober 2017 menjadi 1,06 juta kunjungan.

Faktor dominan penurunan Wisman adalah, letusan Gunung Agung Bali. Penurunan terbesar terjadi di Bandara internasional Ngurah Rai, Bali karena pengaruh status siaga.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto, Selasa (2/1/2018) mengatakan bahwa, pada November 2017, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia yang sebesar 1,06 juta kunjungan tersebut terbagi dari 871.750 kunjungan merupakan wisman yang masuk melalui 19 pintu utama dan 189.290 kunjungan merupakan wisman di luar 19 pintu utama.

Sementara kunjungan wisman yang masuk ke Indonesia melalui Bandara Ngurah Rai, Bali turun sebesar 22,55%. Pada Oktober 2017 jumlah kunjungan sebanyak 462.300 kunjungan, sedangkan pada November sebanyak 358.000 kunjungan.

Jika dibandingkan dengan November 2016 yang sebanyak 396.200 kunjungan, pada November 2017 juga mengalami penurunan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara di Bandara Ngurah Rai, Bali sebesar 9,63 persen.

Wisatawan mancangara asal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) pada November 2017 merupakan yang terbanyak, yakni mencapai 141.770 kunjungan. Diikuti wisman asal Singapura sebanyak 129.940 kunjungan, Malaysia sebanyak 119.940 kunjungan, Australia 82.850 kunjungan dan India sebanyak 40.000 kunjungan.

Secara kumulatif pada periode Januari-November 2017, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 12,68 juta kunjungan atau naik 21,84% dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun sebelumnya yang berjumlah 10,41 juta kunjungan.

Angka tersebut terus mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan jumlah kunjungan sejak 2014. pada tahun tersebut, jumlah kunjungan periode Januari-Desember tercatat sebanyak 9,43 juta kunjungan, dan pada 2015 sebanyak 10,23 juta kunjungan.

Khusus Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada November 2017 mencapai rata-rata 57,88 persen atau naik 2,12 poin dibandingkan dengan TPK November 2016 yang tercatat sebesar 55,76%. Begitu pula jika dibanding TPK Oktober 2017, TPK hotel klasifikasi bintang pada November 2017 mengalami kenaikan sebesar 0,95 poin.

Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang selama November 2017 tercatat sebesar 1,80 hari. Berdasarkan data itu, terjadi kenaikan 0,08 poin jika dibandingkan keadaan November 2016. (Adhitio)

Baca Juga

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
PENGANGGURAN
Ciptakan Entrepreuner, Facebook Latih 65,000 Orang Perancis

Bisnisnews.id - Facebook mengatakan pada hari Senin 22 Januari bahwa mereka akan melatih 65.000 orang Prancis dalam keterampilan digital secara gratis, untuk membantu wanita dan pengangguran memulai bisnisnya dan bisa kembali . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
DEMONSTRASI
PBB : Anti Presiden, Enam Tewas Di Kongo

Bisnisnews.id - Enam orang tewas di Republik Demokratik Kongo pada hari Minggu 21 Januari, kata PBB, karena pihak berwenang melarang demonstrasi terhadap Presiden Joseph Kabila. Saksi mata mengatakan pasukan keamanan melepaskan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Minggu, 21 Januari 2018
PROYEK CHANGI
Singapura Kenakan Pajak Tambahan Kepada Penumpang

Bisnisnews.id - Otoritas penerbangan sipil Singapura(CAAS)  berencana akan menaikan pajak 10 -15 dolar Singapura kepada para penumpang dari dan ke bandara Changi. Dana tambahan tersebut akan digunakan untuk membiayai perluasan . . .
Selengkapnya

 

Regulasi  -  Minggu, 21 Januari 2018
REGULASI
Sertifikasi Kapal Wajib Mencantumkan Bahasa Indonesia

Bisnisnews.id - Mulai 1 Februari 2018 Sertifikat Garis Muat Kapal berbendera Indonesia yang dikeluarkan Badan Klasifikasi Nasional maupun Asing, wajib mencantumkan format berbahasa Indonesia. Direktur Perkapalan dan Kepelautan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Minggu, 21 Januari 2018
MINYAK DUNIA
Arab Saudi Serukan Perpanjang Pemangkasan Produksi

Bisnisnews.id - Arab Saudi menyerukan hari Minggu 21 Januari untuk memperpanjang kerjasama antara produsen OPEC dan non-OPEC sampai lewat dari 2018. Seruan tersebut datang setelah harga minyak mencapai 70 dolar per barel berkat . . .
Selengkapnya