Rabu, 24 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Metropolitan / Jabodetabek / Berita

INFRASTRUKTUR
Jumat, 05 Januari 2018 03:51 WIB

Tiga Investor Asing Akan Membiayai LRT Sepanjang 200 Kilometer


Proyek LRT lintas Jakarta - Bogor yang dibiaya pemerintah

Bisnisnews.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, Jakarta akan memiliki tambahan kereta layang ringan atau Light Rail Transit (LRT) sepanjag 200 kilometer, dengan nilai investasi sebesar 25 miliar dolar AS.

Pembiayaan infrastruktur LRT itu, kata Sandi, paggilan akrab Sandiaga Uno nantinya tidak membebani pemerintah, tapi sepenuhnya dibiayai swasta, yang juga melibatkan investor Tiongkok, Jepang dan Korea.

Dijelaskan, 200 kilo meter yang akan dibangun itu, merupakan tambahan dari yang sudah ada dan sedang dibangun pemerintah saat ini. Salah satu grup usaha besar Indonesia, yaitu Ratu Prabu, ungkap Sandi telah menemuinya dan membaa konsep cukup bagus dan sudah lengkap untuk direalisasikan.

"Sudah ada yang datang, mereka dari grup Ratu Prabu Energi, yag merupakan salah satu usaha besar di Indonesia yang membawa konsep sudah cukup matang yaitu membangun lebih dari 200 kilometer tambahan LRT di wilayah Jakarta dan sekitarnya," kata Sandi, Kamis (4/1/2018) di kantornya.

Proyek LRT tambahan itu yag diperkirakan menelan dana sebesar 25 miliar dolar AS itu, dibangun dalam waktu lima tahun. Yaitu dari 2020 hingga 2025 dengan total dana yang digalang, sekitar Rp320 triliun.

Pembangunan LRT tambaha oeh swasta ini, lanjut sandi `full business to business` tanpa dukungan pemerintah. "Terus terang kami sangat gembira karena ini adalah satu usulan yang sangat konkret dalam mengatasi masalah kemacetan di ibukota," kata Sandi.

Terkait penerapan konsep yang sudah siap jalan itu, pihak PT Ratu Prabu Energi telah melakukan koordinasi dengan Badan Penyelenggara Transportasi Jabodetabek (BPTJ) maupun Kementerian Perhubungan. Proyek ini akan terus dimatangkan dan dilakukan kajian komperehensif terkait lapangan kerja yang akan tercipta selama proyek berjalan. (Adhitio)

Baca Juga

 

Nasional  -  Rabu, 24 Januari 2018
PILKADA
KPK dan Polri Akan Menangkap Pelaku Money Politic

Bisnisnews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polri siap menangkap kandidat yang maju Pilkada menggunakan praktik politik uang untuk mendapatkan dukungan suara. "Kalau Ada kandidat menawarkan uang dalam pemilihan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Rabu, 24 Januari 2018
KORUPSI
Penyidik KPK Terus Mendalami Kasus Dugaan Korupsi di Dinas PU Papua

Bisnisnews.id - Kasus dugaan korupsi pejabat Dinas PU Papua pada proyek pembangunan jalan Kemiri-Depapre sepanjang 24 km yanng telah menyeret dua tersangka DM dan MK terus didalami Penyidik Komisi pembertasan Korupsi (KPK). Sebanyak . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Rabu, 24 Januari 2018
KEJAHATAN
Seorang Istri Menjual Suaminya Seharga Rp 500 Ribu

Bisnisnews.id - Peristiwa langka, wanita bernisisial VR, warga Jalan Tambak Wedi Baru, Surabaya Jawa Timur menjual suaminya kepada pria hidung belang senilai Rp 500 ribu dengan alasan ekonomi. Transaksi penjualan yang akhirnya . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Rabu, 24 Januari 2018
BILATERAL
Menko Polhukam Lakukan Pertemuan Dengan Menhan AS

Bisnisnews.id - Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis lakukan pertemuan khusus dengan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 23 Januari 2018
HUBUNGAN INDUSTRIAL
Dirjen Hubud Sikapi Kemelut Manajemen Garuda Vs APG dan Sekarga,

Bisnisnews.id - Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso mengingatkan para operator penerbangan agar menyelesaikan beragam masalah yang ada di internal perusahaan asal tidak berdampak negatif terhadap keselamatan, . . .
Selengkapnya