Selasa, 24 April 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Metropolitan / Jabodetabek / Berita

INFRASTRUKTUR
Jumat, 05 Januari 2018 03:51 WIB

Tiga Investor Asing Akan Membiayai LRT Sepanjang 200 Kilometer


Proyek LRT lintas Jakarta - Bogor yang dibiaya pemerintah

Bisnisnews.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, Jakarta akan memiliki tambahan kereta layang ringan atau Light Rail Transit (LRT) sepanjag 200 kilometer, dengan nilai investasi sebesar 25 miliar dolar AS.

Pembiayaan infrastruktur LRT itu, kata Sandi, paggilan akrab Sandiaga Uno nantinya tidak membebani pemerintah, tapi sepenuhnya dibiayai swasta, yang juga melibatkan investor Tiongkok, Jepang dan Korea.

Dijelaskan, 200 kilo meter yang akan dibangun itu, merupakan tambahan dari yang sudah ada dan sedang dibangun pemerintah saat ini. Salah satu grup usaha besar Indonesia, yaitu Ratu Prabu, ungkap Sandi telah menemuinya dan membaa konsep cukup bagus dan sudah lengkap untuk direalisasikan.

"Sudah ada yang datang, mereka dari grup Ratu Prabu Energi, yag merupakan salah satu usaha besar di Indonesia yang membawa konsep sudah cukup matang yaitu membangun lebih dari 200 kilometer tambahan LRT di wilayah Jakarta dan sekitarnya," kata Sandi, Kamis (4/1/2018) di kantornya.

Proyek LRT tambahan itu yag diperkirakan menelan dana sebesar 25 miliar dolar AS itu, dibangun dalam waktu lima tahun. Yaitu dari 2020 hingga 2025 dengan total dana yang digalang, sekitar Rp320 triliun.

Pembangunan LRT tambaha oeh swasta ini, lanjut sandi `full business to business` tanpa dukungan pemerintah. "Terus terang kami sangat gembira karena ini adalah satu usulan yang sangat konkret dalam mengatasi masalah kemacetan di ibukota," kata Sandi.

Terkait penerapan konsep yang sudah siap jalan itu, pihak PT Ratu Prabu Energi telah melakukan koordinasi dengan Badan Penyelenggara Transportasi Jabodetabek (BPTJ) maupun Kementerian Perhubungan. Proyek ini akan terus dimatangkan dan dilakukan kajian komperehensif terkait lapangan kerja yang akan tercipta selama proyek berjalan. (Adhitio)

Baca Juga

 

Metropolitan  -  Senin, 23 April 2018
DESTINASI WISATA
Reaksi Disparbud DKI Soal Kegiatan Pangkalan Pasir di Sunda Kelapa

Bisnisnews.id - Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta,  Tinia  Budiati akui, Sunda Kelapa  di Tanjung Priok Jakarta Utara sebagai Pelabuhan heritage  dan menjadi salah satu destinasi Wisata bersejarah. . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Senin, 23 April 2018
BOLA
Mohamed Salah Jadi Pemain Terbaik versi PFA

Bisnisnews.id – Pemain Liverpool Mohamed Salah sukses meraih gelar pemain terbaik versi Professional Fotballers Association (PFA) musim 207-2018.   Mohamed Salah berhak atas gelar ini karena telah berhasil mengungguli . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Senin, 23 April 2018
BOLA
Pires Sebut Wenger Dinosaurus Terakhir

Bisnisnews.id – Legenda sepak bola Arsenal Robert Pires menyebut mantan pelatihnya Arsene Wenger sebagai sosok dinosaurus terakhir di era sepak bola zaman kini.   Pemain berkebangsaan Perancis tersebut mengatakan bahwa . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Senin, 23 April 2018
CATUR
Kejar Rating, PB Percasi Gelar Turnamen Internasional

Bisnisnews.id – Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) menggandeng produsen makanan nasional dalam menggelar JAPFA Grandmaster (GM) and Women Grandmaster (WGM) Chest Tournament 2018. Direktur Corporate . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Senin, 23 April 2018
DESTINASI
Kirab Obor Asian Games Singgahi 18 Provinsi di Indonesia

Bisnisnews.id – Ketua INASGOC Erick Thohir mengatakan, Torch Relay atau kirab obor Asian Games 2018  akan dimanfaatkan secara maksimal sebagai ajang promosi destinasi-destinasi pariwisata, seni budaya serta berbagai . . .
Selengkapnya