Selasa, 23 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / Berita

KUNKER
Senin, 08 Januari 2018 10:09 WIB

Presiden Jokowi Menginap Di Pulau Rote NTT



Bisnisnews.id - Terkait  kunjungan kerja selama dua hari di Provinsi Nusatenggara Timur (NTT), Presiden Joko Widodo dijadwalkan menginap di Pulau Rote.

Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin, menyebutkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo berangkat ke NTT dari Pangkalan TNI AU Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Senin pagi, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

Kunjungan kerja ke Pulau Rote khususnya, sudah menjadi semacam janji Presiden yang disampaikan dalam berbagai kesempatan. Saat menyampaikan pidato kenegaraan pada 16 Agustus 2017, misalnya, Presiden Joko Widodo menyapa masyarakat dari Sabang sampai Merauke dan dari Miangas hingga Rote.

"Saudara-saudaraku dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Rote," ucap Presiden saat itu.

Tiga dari empat wilayah yang disebut dalam pidato kenegaraan telah dikunjungi Presiden, yakni Sabang, Merauke, dan Miangas.

Sabang yang berada di bagian barat Tanah Air ini dikunjungi pada 10 Maret 2015. Miangas, pulau terluar di sebelah utara ini didatangi Presiden pada 19 Oktober 2016 dan Merauke yang merupakan wilayah yang berada di ujung timur Indonesia dikunjungi pada 30 Desember 2015.

Maka pada Senin 8 Januari 2018, dalam agenda kunjungan kerjanya selama dua hari ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo akan berkunjung dan bermalam di Pulau Rote, pulau yang sering dijadikan simbol wilayah yang berada di bagian selatan Indonesia.

Setibanya di Kupang, Presiden akan membagikan Kartu Indonesia Pintar, memberikan kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Kupang, dan menyerahkan sertifikat tanah untuk rakyat.

Pada sore harinya, Presiden dan Ibu Iriana kemudian akan bertolak menuju Kabupaten Rote dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan RJ-85. Di Rote, Presiden dijadwalkan akan memberikan pengarahan pada Rapat Koordinasi Nasional Bara JP Tahun 2018 (Barisan Relawan Jokowi Presiden).

Keesokan harinya, Presiden juga dijadwalkan akan menyerahkan Kartu Indonesia Pintar dan Program Keluarga Harapan serta sertifikat tanah untuk rakyat untuk wilayah di Kabupaten Rote.

Sebelum kembali ke Jakarta pada sore harinya, Presiden akan kembali menuju Kupang terlebih dahulu untuk meresmikan pengisian Bendungan Raknamo. (Adhitio)

Baca Juga

 

Industri  -  Selasa, 23 Januari 2018
HUBUNGAN INDUSTRIAL
Dirjen Hubud Sikapi Kemelut Manajemen Garuda Vs APG dan Sekarga,

Bisnisnews.id - Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso mengingatkan para operator penerbangan agar menyelesaikan beragam masalah yang ada di internal perusahaan asal tidak berdampak negatif terhadap keselamatan, . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 23 Januari 2018
REPUTASI MASKAPAI
Seragam AirAsia Terlalu Seksi, Pemerintah Sarankan Sesuai Shariah

Bisnisnews.id - Seorang penumpang maskapai telah menyatakan rasa prihatinnya setelah mengaku bisa melihat payudara dan celana dalam pramugari. June Robertson asal New Zeland adalah penumpang yang sering terbang ke Malaysia. Tapi . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 23 Januari 2018
REGULASI IMO
Kapal dan Pelabuhan Wajib Implementasikan ISPS Code

Bisnisnews.id - Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai, Capt. Jhonny R Silalahi menyebutkan sebanyak 348 fasilitas pelabuhan di Indonesia telah mengimplementasikan The International Ship and Port Facility Security (ISPS) . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 23 Januari 2018
IPO
GMF AeroAsia Belum Menunjuk Investor Strategis

Bisnisnews.id - Direktur Utama GMF AeroAsia Iwan Juniarto, menjelaskan, hingga saat ini belum menunjuk investor strategis. Proses pemilihan masih dilakukan dan akan dibahas  dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Selasa, 23 Januari 2018
KONFLIK YERUSALEM
Al-Qaeda Serukan Serangan Ke Yahudi dan Amerika Di Dunia

Bisnisnews.id - Pemimpin senior Al Qaeda telah meminta umat Islam di dunia untuk bangkit dan membunuh orang-orang Yahudi dan Amerika sebagai tanggapan atas keputusan Presiden AS Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota . . .
Selengkapnya