Selasa, 24 April 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Internasional / Berita

EKONOMI PAKISTAN
Rabu, 10 Januari 2018 17:43 WIB

Ekonomi Pakistan Tetap Aman, Selama AS Tidak Menagih Utang


Sementara Washington membekukan bantuan militer, pentingnya kontribusi AS telah berkurang seiring dengan membaiknya ekonomi dan Pakistan juga dapat menghubungi China. (AFP)

Bisnisnews.id - Pembekuan dana bantuan militer AS ke Pakistan tidak berdampak banyak karena Pakistan bersahabat dengan China yang membantu kepentingan ekonominya, namun mungkin ada masalah jika AS menagih hutangnya.

Jengkel karena Islamabad mengabaikan militansi, pemerintahan Donald Trump minggu lalu mengumumkan penghentian bantuan, yang juga berlaku untuk pendanaan koalisi Afghanistan.

"Mereka memberi tempat aman bagi teroris yang kita cari di Afghanistan, hanya sedikit membantu. Tidak akan ada lagi!" Presiden Donald Trump men-tweet pada Hari Tahun Baru.

Seorang pejabat senior mengatakan kepada AFP bahwa peralatan dan dana senilai 2 miliar dolar telah dipertaruhkan.

Namun, dengan bantuan AS yang menurun secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir, ekonomi membaik dengan menelepon Beijing, sumber mengatakan kepada AFP bahwa efek negatif hanya dalam jangka pendek dan menengah.

"Bantuan internasional tidak besar dibandingkan dengan ukuran ekonomi negara ukuran," kata seorang diplomat yang berbasis di Islamabad.

Mantan menteri keuangan Hafeez Pasha mengatakan setelah invasi AS ke Afghanistan pada tahun 2001, bantuan meningkat secara substansial, mendekati 3-4 miliar dolar per tahun pada puncaknya di tahun 2010.

"Dari situ dan seterusnya, sudah menurun sangat tajam. Tahun lalu, itu sekitar 750 juta dolar," katanya, yang bila dibandingkan dengan ekonomi tidaklah banyak. (marloft)

Baca Juga

 

Industri  -  Selasa, 24 April 2018
TRANSPORTASI UDARA
Bandara Jenderal Soedirman Ditargetkan Selesai 2019

Bisnisnews.id  - Dirjen Perhubungan Udara  Agus Santoso mengatakan,  Bandara Jenderal Besar Soedirman yang terletak di kawasan pangkalan TNI AU Wirasaba Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah sangat strategis karena . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Senin, 23 April 2018
DESTINASI WISATA
Reaksi Disparbud DKI Soal Kegiatan Pangkalan Pasir di Sunda Kelapa

Bisnisnews.id - Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta,  Tinia  Budiati akui, Sunda Kelapa  di Tanjung Priok Jakarta Utara sebagai Pelabuhan heritage  dan menjadi salah satu destinasi Wisata bersejarah. . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Senin, 23 April 2018
BOLA
Mohamed Salah Jadi Pemain Terbaik versi PFA

Bisnisnews.id – Pemain Liverpool Mohamed Salah sukses meraih gelar pemain terbaik versi Professional Fotballers Association (PFA) musim 207-2018.   Mohamed Salah berhak atas gelar ini karena telah berhasil mengungguli . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Senin, 23 April 2018
BOLA
Pires Sebut Wenger Dinosaurus Terakhir

Bisnisnews.id – Legenda sepak bola Arsenal Robert Pires menyebut mantan pelatihnya Arsene Wenger sebagai sosok dinosaurus terakhir di era sepak bola zaman kini.   Pemain berkebangsaan Perancis tersebut mengatakan bahwa . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Senin, 23 April 2018
CATUR
Kejar Rating, PB Percasi Gelar Turnamen Internasional

Bisnisnews.id – Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) menggandeng produsen makanan nasional dalam menggelar JAPFA Grandmaster (GM) and Women Grandmaster (WGM) Chest Tournament 2018. Direktur Corporate . . .
Selengkapnya