Selasa, 23 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Internasional / Berita

EKONOMI PAKISTAN
Rabu, 10 Januari 2018 17:43 WIB

Ekonomi Pakistan Tetap Aman, Selama AS Tidak Menagih Utang


Sementara Washington membekukan bantuan militer, pentingnya kontribusi AS telah berkurang seiring dengan membaiknya ekonomi dan Pakistan juga dapat menghubungi China. (AFP)

Bisnisnews.id - Pembekuan dana bantuan militer AS ke Pakistan tidak berdampak banyak karena Pakistan bersahabat dengan China yang membantu kepentingan ekonominya, namun mungkin ada masalah jika AS menagih hutangnya.

Jengkel karena Islamabad mengabaikan militansi, pemerintahan Donald Trump minggu lalu mengumumkan penghentian bantuan, yang juga berlaku untuk pendanaan koalisi Afghanistan.

"Mereka memberi tempat aman bagi teroris yang kita cari di Afghanistan, hanya sedikit membantu. Tidak akan ada lagi!" Presiden Donald Trump men-tweet pada Hari Tahun Baru.

Seorang pejabat senior mengatakan kepada AFP bahwa peralatan dan dana senilai 2 miliar dolar telah dipertaruhkan.

Namun, dengan bantuan AS yang menurun secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir, ekonomi membaik dengan menelepon Beijing, sumber mengatakan kepada AFP bahwa efek negatif hanya dalam jangka pendek dan menengah.

"Bantuan internasional tidak besar dibandingkan dengan ukuran ekonomi negara ukuran," kata seorang diplomat yang berbasis di Islamabad.

Mantan menteri keuangan Hafeez Pasha mengatakan setelah invasi AS ke Afghanistan pada tahun 2001, bantuan meningkat secara substansial, mendekati 3-4 miliar dolar per tahun pada puncaknya di tahun 2010.

"Dari situ dan seterusnya, sudah menurun sangat tajam. Tahun lalu, itu sekitar 750 juta dolar," katanya, yang bila dibandingkan dengan ekonomi tidaklah banyak. (marloft)

Baca Juga

 

Industri  -  Selasa, 23 Januari 2018
HUBUNGAN INDUSTRIAL
Dirjen Hubud Sikapi Kemelut Manajemen Garuda Vs APG dan Sekarga,

Bisnisnews.id - Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso mengingatkan para operator penerbangan agar menyelesaikan beragam masalah yang ada di internal perusahaan asal tidak berdampak negatif terhadap keselamatan, . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 23 Januari 2018
REPUTASI MASKAPAI
Seragam AirAsia Terlalu Seksi, Pemerintah Sarankan Sesuai Shariah

Bisnisnews.id - Seorang penumpang maskapai telah menyatakan rasa prihatinnya setelah mengaku bisa melihat payudara dan celana dalam pramugari. June Robertson asal New Zeland adalah penumpang yang sering terbang ke Malaysia. Tapi . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 23 Januari 2018
REGULASI IMO
Kapal dan Pelabuhan Wajib Implementasikan ISPS Code

Bisnisnews.id - Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai, Capt. Jhonny R Silalahi menyebutkan sebanyak 348 fasilitas pelabuhan di Indonesia telah mengimplementasikan The International Ship and Port Facility Security (ISPS) . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 23 Januari 2018
IPO
GMF AeroAsia Belum Menunjuk Investor Strategis

Bisnisnews.id - Direktur Utama GMF AeroAsia Iwan Juniarto, menjelaskan, hingga saat ini belum menunjuk investor strategis. Proses pemilihan masih dilakukan dan akan dibahas  dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Selasa, 23 Januari 2018
KONFLIK YERUSALEM
Al-Qaeda Serukan Serangan Ke Yahudi dan Amerika Di Dunia

Bisnisnews.id - Pemimpin senior Al Qaeda telah meminta umat Islam di dunia untuk bangkit dan membunuh orang-orang Yahudi dan Amerika sebagai tanggapan atas keputusan Presiden AS Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota . . .
Selengkapnya