Rabu, 24 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Penerbangan / Berita

PENERBANGAN REGIONAL
Kamis, 11 Januari 2018 14:07 WIB

Dirjen Hubud: Azas Reciprocal Airlines Nasional Belum Maksimal


Dirjen Perhubungan Udara, Agus Santoso (dok BN)

Bisnisnews.id - Penerapan azas reciprocal atau timbal-balik penerbangan antar negara yang dilakukan maskapai nasional belum maksimal. Padahal pemerintah sudah membuka peluang airlines nasional memanfaatkan pasar itu dan bukan hanya airlines asing yang terbang ke Indonesia.

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso mengakui hal itu. Namun menurut Agus, hitung-hitungan bisnisnya kemungkinan belum masuk atau masih sibuk melayani penumpang domestik.

"Pemerintah sudah buka peluang, namun belum dimanfaakan secara maksimal. Ada banyak faktor pertimbangan, itu internal airlines," jelas Dirjen Agus, ketika dimintai tanggapannya seputar masuknya AirAsia Philippines ke Indonesia melalui rute penerbangan Bandara Ninoy Aquino Manila ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta.

Penerbangan perdana AirAsia Philippines ke Indonesia telah dilakukan sejak 9 Januari 2018 dan akan dikembangkan pelayanannya dari Denpasar Bali ke Manila pada 19 Januari 2018 mendatang.

Kata Dirjen Agus, yag sekarang dilakukan AirAsia group melalui AirAsia Philinnes bukan bagian dari azas reciprocal tapi strategi bisnis dari airlines bersangkutan. Pemerintah telah mendorong air nasional juga menerbangi rute yang sama, namun belum ada yang siap.

Airlines nasional yang kemungkinan bakal juga menerbangi rute yang sama ke Filipina, lanjut Dirjen Agus adalah Citilink. Saat ini, anak usaha maskapai Garuda Indonesia itu tengah melakukan persiapan.

"Penumpang domestik kita juga kan besar, untuk melayani dalam negeri sudah sangat sibuk," jelas Dirjen Agus. Untuk terbang antar negara, sesuai azas reciprocal masih dalam hitung-hitungan. Selain melihat pasar atau penumpang yang akan diangkut juga kesiapan armadanya.

Sedangkan airlines nasional yang telah melayani rute penerbangan ke Filipina dengan azas reciprocal adalah Garuda Indonesia bekerjasama dengan Philippines Airlines. Dirjen Agus menngatakan, Garuda Indonesia melayani penerbangan full service, sedangkan yang disasar AirAsia Philipines adalah penumpang menengah dengan pelayanan non full service dan yang bisa masuk di sekmen itu adalah maskapai Citilink.

Pelayanan penerbangan AirAsia Philines, selain ke Indonesia, melalui Bandara SoekarnoHatta dan I Gusti Ngurah Rai Bali, sebelumnya juga telah melayani penerbangannya dari Manila ke Ho Chi Minh City Vietnam pada November 2017 lalu.

Sementara itu CEO Grup AirAsia Indonesia, Dendy Kurniawan mengaku, AirAsia Indonesia sementara ini belum akan melayani penerbangannya ke Manila. Rencana pengembangan penerbangan, dilakukan ke kota-kota di Tiongkok dan India.

Khusus AirAsia Philippnes, adalah pegembangan bisnis tidak ada hubungannya dengan kebijakan pemerintah soal azas reciprocal. "Ini hanya strategi bisnis bukan reciprocal," jelas Dendy, Selasa (9/1/2018) Jakarta. (Syam S)

Baca Juga

 

Nasional  -  Rabu, 24 Januari 2018
PILKADA
KPK dan Polri Akan Menangkap Pelaku Money Politic

Bisnisnews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polri siap menangkap kandidat yang maju Pilkada menggunakan praktik politik uang untuk mendapatkan dukungan suara. "Kalau Ada kandidat menawarkan uang dalam pemilihan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Rabu, 24 Januari 2018
KORUPSI
Penyidik KPK Terus Mendalami Kasus Dugaan Korupsi di Dinas PU Papua

Bisnisnews.id - Kasus dugaan korupsi pejabat Dinas PU Papua pada proyek pembangunan jalan Kemiri-Depapre sepanjang 24 km yanng telah menyeret dua tersangka DM dan MK terus didalami Penyidik Komisi pembertasan Korupsi (KPK). Sebanyak . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Rabu, 24 Januari 2018
KEJAHATAN
Seorang Istri Menjual Suaminya Seharga Rp 500 Ribu

Bisnisnews.id - Peristiwa langka, wanita bernisisial VR, warga Jalan Tambak Wedi Baru, Surabaya Jawa Timur menjual suaminya kepada pria hidung belang senilai Rp 500 ribu dengan alasan ekonomi. Transaksi penjualan yang akhirnya . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Rabu, 24 Januari 2018
BILATERAL
Menko Polhukam Lakukan Pertemuan Dengan Menhan AS

Bisnisnews.id - Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis lakukan pertemuan khusus dengan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 23 Januari 2018
HUBUNGAN INDUSTRIAL
Dirjen Hubud Sikapi Kemelut Manajemen Garuda Vs APG dan Sekarga,

Bisnisnews.id - Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso mengingatkan para operator penerbangan agar menyelesaikan beragam masalah yang ada di internal perusahaan asal tidak berdampak negatif terhadap keselamatan, . . .
Selengkapnya