Kamis, 24 Mei 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Penerbangan / Berita

PENERBANGAN REGIONAL
Kamis, 11 Januari 2018 14:07 WIB

Dirjen Hubud: Azas Reciprocal Airlines Nasional Belum Maksimal


Dirjen Perhubungan Udara, Agus Santoso (dok BN)

Bisnisnews.id - Penerapan azas reciprocal atau timbal-balik penerbangan antar negara yang dilakukan maskapai nasional belum maksimal. Padahal pemerintah sudah membuka peluang airlines nasional memanfaatkan pasar itu dan bukan hanya airlines asing yang terbang ke Indonesia.

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso mengakui hal itu. Namun menurut Agus, hitung-hitungan bisnisnya kemungkinan belum masuk atau masih sibuk melayani penumpang domestik.

"Pemerintah sudah buka peluang, namun belum dimanfaakan secara maksimal. Ada banyak faktor pertimbangan, itu internal airlines," jelas Dirjen Agus, ketika dimintai tanggapannya seputar masuknya AirAsia Philippines ke Indonesia melalui rute penerbangan Bandara Ninoy Aquino Manila ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta.

Penerbangan perdana AirAsia Philippines ke Indonesia telah dilakukan sejak 9 Januari 2018 dan akan dikembangkan pelayanannya dari Denpasar Bali ke Manila pada 19 Januari 2018 mendatang.

Kata Dirjen Agus, yag sekarang dilakukan AirAsia group melalui AirAsia Philinnes bukan bagian dari azas reciprocal tapi strategi bisnis dari airlines bersangkutan. Pemerintah telah mendorong air nasional juga menerbangi rute yang sama, namun belum ada yang siap.

Airlines nasional yang kemungkinan bakal juga menerbangi rute yang sama ke Filipina, lanjut Dirjen Agus adalah Citilink. Saat ini, anak usaha maskapai Garuda Indonesia itu tengah melakukan persiapan.

"Penumpang domestik kita juga kan besar, untuk melayani dalam negeri sudah sangat sibuk," jelas Dirjen Agus. Untuk terbang antar negara, sesuai azas reciprocal masih dalam hitung-hitungan. Selain melihat pasar atau penumpang yang akan diangkut juga kesiapan armadanya.

Sedangkan airlines nasional yang telah melayani rute penerbangan ke Filipina dengan azas reciprocal adalah Garuda Indonesia bekerjasama dengan Philippines Airlines. Dirjen Agus menngatakan, Garuda Indonesia melayani penerbangan full service, sedangkan yang disasar AirAsia Philipines adalah penumpang menengah dengan pelayanan non full service dan yang bisa masuk di sekmen itu adalah maskapai Citilink.

Pelayanan penerbangan AirAsia Philines, selain ke Indonesia, melalui Bandara SoekarnoHatta dan I Gusti Ngurah Rai Bali, sebelumnya juga telah melayani penerbangannya dari Manila ke Ho Chi Minh City Vietnam pada November 2017 lalu.

Sementara itu CEO Grup AirAsia Indonesia, Dendy Kurniawan mengaku, AirAsia Indonesia sementara ini belum akan melayani penerbangannya ke Manila. Rencana pengembangan penerbangan, dilakukan ke kota-kota di Tiongkok dan India.

Khusus AirAsia Philippnes, adalah pegembangan bisnis tidak ada hubungannya dengan kebijakan pemerintah soal azas reciprocal. "Ini hanya strategi bisnis bukan reciprocal," jelas Dendy, Selasa (9/1/2018) Jakarta. (Syam S)

Baca Juga

 

Industri  -  Rabu, 23 Mei 2018
SINERGI BUMN
AP II dan AirNav Indonesia Tandatangani Kerjasama Jasa Kebandarudaraan

Bisnisnews.id - PT Angkasa Pura II (Persero) agau AP II bersinergi dengan Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding . . .
Selengkapnya

 

Info Pasar  -  Rabu, 23 Mei 2018
PERDAGANGAN
harga Minyak Mentah Menurun

Bisnisnews.id - Harga minyak AS melemah pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), setelah mencapai tingkat tertinggi dalam lebih dari tiga tahun di sesi sebelumnya. Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Rabu, 23 Mei 2018
NAVIGASI
Bandara Kertajati Majalengka Siap Melayani Angkutan Haji

Bisnisnews.id - Sisi udara Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati Majalengka siap operasi. Dalam jangka pendek yang akan dilayani ialah angkutan mudik lebaran dan pelayanan haji 2018. Direktur Utama AirNav Indonesia Novie . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Rabu, 23 Mei 2018
MASTER
Games yang Melahirkan Seorang Utut Adianto

Bisnisnews.id – Buku pecatur legendaris Amerika Serikat, Bobby Fischer, yang berjudul My 60 Memorable Games ternyata memiliki sejarah dan cerita panjang yang melahirkan seorang atlet catur kebanggaaan Indonesia Utut Adianto.    Ada . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Rabu, 23 Mei 2018
BOLA
Evan Dimas Berharap Kontrak Luis Milla Diperpanjang

Bisnisnews.id – Pemain timnas Indonesia U-23 Evan Dimas Darmono menjelaskan bahwa dirinya sangat mendukung Luis Milla Aspas terkait perpanjangan kontrak dirinya oleh PSSI. Seperti diketahui kontrak Milla akan habis setelah . . .
Selengkapnya