Rabu, 24 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Berita

PENERBANGAN
Jumat, 12 Januari 2018 16:05 WIB

Trans Udara Papua Rampung Tahun Ini



Bisnisnews.id -  Pemerintah pastikan, tahun ini program konektivitas Trans Udara  di seluruh kawasan Papua dan Papua Barat rampung, seiring dilakukannya modernisasi  transportasi udara, berupa pemasangan perangkat navigasi di 109 bandara berbasis satelit GPS.

Dari jumlah itu,  sebanyak tujuh bandara mengadopsi teknologi ADS-B (Automatic Dependent Surveillance Broadcast) yang telah diproduksi entitas nasional PT. INTI. Yaitu Sentani, Wamena, Oksibil, Dekai, Borome, Senggeh dan Elilim.

ADS-B ini akan digunakan sebagai tools bagi pemanduan lalu lintas penerbangan di kawasan Papua dan Palua Barat.

Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Agus Santoso menjelaskan,  untuk tenaga operator sebagian besar merekrut  warga lokal. "Mereka kita rekrut dan diberikan pendidikan khusus kenavigasian untuk ditempatkan di sejumlah bandara,"jelas Agus.

Sebanyak 11 orang warga  Papua telah direkrut dan mengikuti pendidikan teknis navigasi penerbangan. Selain itu Kementerian Perhubungan sendiri telah mencetak 16 Pilot yang berasal dari tanah Papua dan Papua Barat.

Saat ini masih dilakukan perekrutan sebanyak 12 orang Putra dan Putri terbaik dari tanah Papua untuk dididik sebagai Penerbang di Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Perhubungan.

Modernisasi layanan navigasi itu, ungkap Dirjen Agus, dilaksanakan AirNav Indonesia. " Kita buka trans udara papua, perangkatnya dipasang AirNav Indonesia, " jelasnya.

Menurut Dirjen Agus, pembuatan jalur Trans-Papua ini menindaklanjuti instruksi Presiden Joko Widodo agar  lebih memperhatikan kebutuhan masyarakat di Papua dan Papua Barat.

'Dengan kondisi geografis yang spesial, Papua dan Papua Barat memerlukan tata cara bernavigasi penerbangan yang khusus pula," jelas Agus.

Prosedur penerbangan berbasis satelit
Di bidang pengoperasian pesawat udara, telah diperkenalkan dan diterapkan tatacara penerbangan di wilayah pegunungan atau Flying in The Mountaineous Area.

 Persyaratan operasi penerbangan meliputi kaidah penerbangan visual atau instrumen, penggunaan peralatan Global Positioning System (GPS), kecakapan kru pesawat, program pelatihan kru, budaya keselamatan, peralatan pesawat udara dan kondisi bandar udara.

Sedangkan di bidang  pelayanan navigasi penerbangan, saat ini tengah dilakukan program peningkatan status pelayanan AFIS menjadi Aerodrome Control Tower di Papua dan juga peningkatan pelayanan APP dengan berbasis surveillance pada bandara Sentani. (Syam S)

Baca Juga

 

Nasional  -  Rabu, 24 Januari 2018
PILKADA
KPK dan Polri Akan Menangkap Pelaku Money Politic

Bisnisnews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polri siap menangkap kandidat yang maju Pilkada menggunakan praktik politik uang untuk mendapatkan dukungan suara. "Kalau Ada kandidat menawarkan uang dalam pemilihan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Rabu, 24 Januari 2018
KORUPSI
Penyidik KPK Terus Mendalami Kasus Dugaan Korupsi di Dinas PU Papua

Bisnisnews.id - Kasus dugaan korupsi pejabat Dinas PU Papua pada proyek pembangunan jalan Kemiri-Depapre sepanjang 24 km yanng telah menyeret dua tersangka DM dan MK terus didalami Penyidik Komisi pembertasan Korupsi (KPK). Sebanyak . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Rabu, 24 Januari 2018
KEJAHATAN
Seorang Istri Menjual Suaminya Seharga Rp 500 Ribu

Bisnisnews.id - Peristiwa langka, wanita bernisisial VR, warga Jalan Tambak Wedi Baru, Surabaya Jawa Timur menjual suaminya kepada pria hidung belang senilai Rp 500 ribu dengan alasan ekonomi. Transaksi penjualan yang akhirnya . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Rabu, 24 Januari 2018
BILATERAL
Menko Polhukam Lakukan Pertemuan Dengan Menhan AS

Bisnisnews.id - Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis lakukan pertemuan khusus dengan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 23 Januari 2018
HUBUNGAN INDUSTRIAL
Dirjen Hubud Sikapi Kemelut Manajemen Garuda Vs APG dan Sekarga,

Bisnisnews.id - Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso mengingatkan para operator penerbangan agar menyelesaikan beragam masalah yang ada di internal perusahaan asal tidak berdampak negatif terhadap keselamatan, . . .
Selengkapnya