Kamis, 24 Mei 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Internasional / Berita

LIKUIDASI
Selasa, 16 Januari 2018 10:38 WIB

Carillion Kolaps, Pemerintah Inggris Disalahkan


Carillion yang memiliki berbagai kontrak layanan di Inggris dan mempekerjakan 43.000 staf di seluruh dunia, mengumumkan likuidasi segera Senin 15 Januari (AFP)

Bisnisnews.id - Pemerintah Inggris mengadakan pertemuan darurat menteri pada Senin malam 15 Januari karena runtuhnya kelompok konglomerat konstruksi dan katering, Carillion.

Carillion, yang memiliki berbagai kontrak layanan di Inggris dan mempekerjakan 43.000 staf di seluruh dunia, mengumumkan likuidasi langsungnya Senin setelah hutang berat perusahaan gagal mendapatkan penyelamatan finansial terakhir dari pemerintah dan bank.

Komite tanggap darurat pemerintah (COBRA) dilaporkan bertemu sekitar satu jam pada hari Senin malam, dihadiri para menteri semua departemen yang terkena dampak, termasuk menteri keuangan Philip Hammond.

Ribuan staf Inggris yang bekerja untuk konglomerat swasta hanya akan menerima upah mereka sampai Rabu dalam pengaturan darurat.

Pemerintah Perdana Menteri Theresa May telah menyetujui pembayar pajak akan membayar tagihan yang berpotensi mencapai ratusan juta pound untuk terus membayar pegawai perusahaan sebanyak 19.500 orang di sektor publik.

Carillion memiliki kontrak kemitraan sektor publik dan swasta senilai 2,35 miliar dolar, termasuk menyediakan katering di sekolah, membersihkan dan melayani di rumah sakit umum, berbagai pekerjaan konstruksi dan merawat 50.000 rumah pangkalan militer untuk Kementerian Pertahanan.

Meskipun ada bendera merah, pemerintah terus memberikan kontrak publik utama kepada perusahaan, termasuk proyek rel kereta api berkecepatan tinggi, yang menyebabkan kritik semakin tajam.

"Sudah saatnya untuk mengakhiri kebijakan privatisasi yang telah melakukan kerusakan serius pada layanan publik dan pembayar pajak yang telah menipu miliaran pound," kata pemimpin buruh Jeremy Corbyn dikutip dari AFP.

Laporan menunjukkan hingga 30.000 perusahaan kecil diutangi sebanyak 1,4 miliar dolar oleh Carillion.

Sementara itu, perusahaan tersebut telah dikritik atas remunerasi para eksekutifnya, dengan beberapa mantan direktur diberi gaji dan tunjangan besar selama berbulan-bulan.

Kelompok lobi utama Inggris menyebut paket pembayaran itu sangat tidak pantas dan menuduh direktur dan pemegang saham gagal memberikan pengawasan yang tepat.

David Lidington, menteri yang memimpin rapat COBRA hari Senin, sebelumnya mengatakan kepada Parlemen bahwa akan menyelidiki peran mantan dan direksi saat ini dan mereka bisa menghadapi hukuman berat.

Carillion mengatakan Senin tidak ada pilihan selain mengambil langkah untuk melakukan likuidasi wajib segera. (marloft)

 

Industri  -  Rabu, 23 Mei 2018
SINERGI BUMN
AP II dan AirNav Indonesia Tandatangani Kerjasama Jasa Kebandarudaraan

Bisnisnews.id - PT Angkasa Pura II (Persero) agau AP II bersinergi dengan Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding . . .
Selengkapnya

 

Info Pasar  -  Rabu, 23 Mei 2018
PERDAGANGAN
harga Minyak Mentah Menurun

Bisnisnews.id - Harga minyak AS melemah pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), setelah mencapai tingkat tertinggi dalam lebih dari tiga tahun di sesi sebelumnya. Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Rabu, 23 Mei 2018
NAVIGASI
Bandara Kertajati Majalengka Siap Melayani Angkutan Haji

Bisnisnews.id - Sisi udara Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati Majalengka siap operasi. Dalam jangka pendek yang akan dilayani ialah angkutan mudik lebaran dan pelayanan haji 2018. Direktur Utama AirNav Indonesia Novie . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Rabu, 23 Mei 2018
MASTER
Games yang Melahirkan Seorang Utut Adianto

Bisnisnews.id – Buku pecatur legendaris Amerika Serikat, Bobby Fischer, yang berjudul My 60 Memorable Games ternyata memiliki sejarah dan cerita panjang yang melahirkan seorang atlet catur kebanggaaan Indonesia Utut Adianto.    Ada . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Rabu, 23 Mei 2018
BOLA
Evan Dimas Berharap Kontrak Luis Milla Diperpanjang

Bisnisnews.id – Pemain timnas Indonesia U-23 Evan Dimas Darmono menjelaskan bahwa dirinya sangat mendukung Luis Milla Aspas terkait perpanjangan kontrak dirinya oleh PSSI. Seperti diketahui kontrak Milla akan habis setelah . . .
Selengkapnya