Minggu, 20 Mei 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Maritim / Berita

TEKNOLOGI
Sabtu, 20 Januari 2018 10:26 WIB

Sepuluh Top Teknologi Guncang Dunia Maritim Di 2018


2018 akan menjadi tahun dimana kapal otonom akan ditunjukkan dan diujicobakan.

Bisnisnews.id - Sepanjang tahun 2017, terjadi percepatan transformasi digital industri maritim dengan fokus pada peningkatan digitalisasi dan teknologi baru. Banyak pengembangan yang telah dilihat tahun lalu dan sebagian besar akan berlanjut di 2018.

Rolls-Royce bermitra dengan Google untuk mempelajari pengiriman otonom, dan memperkenalkan perangkat lunak Augmented Reality sebagai bagian dari solusi operasi jarak jauh mereka.

Raksasa ritel online Amazon menjadi freight forwarder berlisensi, dan Alibaba bermitra dengan operator kontainer Maersk, CMA CGM dan COSCO.

Wärtsilä meluncurkan Pusat Akselerasi Digital pertama mereka di Helsinki. DNV GL dan Kongsberg memperkenalkan platform digital Veracity dan Kognifai.

Maersk menggunakan platform teknologi IBM blockchain untuk melakukan digitalisasi perdagangan, dan menempatkan asuransi kelautan mereka di platform blockchain.

Maersk mengalami serangan cyber terbesar dalam sejarah maritim menelan biaya 300 juta dolar dalam gangguan bisnis dan kehilangan pendapatan.

Tech startup Wave mempercepat waktu pemrosesan untuk surat jaminan kredit dari 10 hari menjadi 2,5 jam dengan menggunakan platform blockchain bermitra dengan BBVA.

Wave juga menyelesaikan pilot blockchain untuk e-billing muatan, bekerjasama dengan operator kontainer ZIM.

Shipyard Damen 3D mencetak dan memasang baling-baling BV pada kapal tunda yang sedang beroperasi, sebuah langkah maju dalam penggunaan manufaktur aditif untuk pengiriman.

Yara dan Kongsberg meluncurkan kapal konsep Yara Birkeland, yang akan menjadi kapal otonom pertama di dunia pada tahun 2020.

Wilhelmsen memulai pengujian pengiriman pesawat tak berawak (drone) ke kapal, dan DNV GL melakukan inspeksi drone pertama mereka dan mulai mengeluarkan sertifikat elektronik.

Sepuluh besar teknologi maritim di 2018

Dalam sebuah artikel baru-baru ini yang diterbitkan Marine Electronics memaparkan sepuluh teknologi teratas yang diharapkan akan mengguncang industri maritim pada tahun 2018.

Berbagai teknologi yang tercantum dalam artikel ini mencakup beberapa hal di 2017, seperti Blockchain, Augmented Reality, Kapal Otonom, dan Drones. Ditambah lagi dengan pembelajaran mendalam (Deep Learning), Kecerdasan Buatan (AI), Internet of Things (IoT), Realita Virtual (VR), Robotik, dan Kru Cyborg (Wearable Technologies).

 

Menurut Ronny Waage dari Pengembangan Bisnis, Riset Pasar, Maritim & Tek, Singapura & APAC, masing-masing teknologi ini memiliki dampak besar pada industri maritim pada tahun 2018 dan memiliki konsekuensi berkepanjangan untuk masa depannya. Sebagian besar teknologi ini sudah digunakan di industri lain dan hanya membutuhkan pemicu agar mereka dapat diadopsi di laut. (marloft)

 

 

Arena  -  Minggu, 20 Mei 2018
INAPGOC
Asian Para Games 2018 Berjalan Aman

Bisnisnews.id – Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengingatkan Ketua Umum Panitia Nasional Indonesia Asian Para Games Organizing Committee (INAPGOC),  Raja Sapta  Oktohari  terkait persiapan keamanan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Minggu, 20 Mei 2018
KESELAMATAN PENERBANGAN
Runway Bandara Juanda Surabaya Amblas , puluhan Penerbangan Terganggu

Bisnisnews.id - Maskapai Lion Air mengumumkan, pelayanan penerbangan dari bandara Juanda Surabaya kembali normal setelah fasilitas landas pacu (runway) dinyatakan aman (safety) untuk proses lepas landas (take off) dan mendarat . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Minggu, 20 Mei 2018
ASIAN PARA GAMES 2018
Menpora Apresiasi Kerja Keras INAPGOC

Bisnisnews.id – Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi memberikan apresiasi kepada Panitia Nasional Indonesia Asian Para Games Organizing Committee (INAPGOC). yang sejak tahun lalu telah menunjukan progress yang menggembirakan. . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Sabtu, 19 Mei 2018
RESOLUSI PBB
AS dan Australia Menolak Penyelidikan Kejahatam Perang Israel Terhadap Palestina

Bisnisnews.id  -  Amerika Serikat  dan Australia menolak dlakukannya resolusi untuk mengirim tim investigasi  menyelididki pelanggaran yang dilakukan Israel di Palestina, khusunya Jalur Gaza. Rapat Dewan Khusus . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Sabtu, 19 Mei 2018
SIDANG OKI
Wapres Jusuf Kalla Desak Hamas dan Fatah Bersatu dan Kompak

Bisnisnews.id - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta Hamas dan Fatah bersatu dan mennyelesaikan konflik internal. Dengaan demikian, dukungan negara-negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) secara diplomatis akan semakin memperkuat . . .
Selengkapnya