Minggu, 18 Februari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / Politik / Berita

POLITIK
Senin, 22 Januari 2018 19:17 WIB

Lodewijk Freidrich Paulus, Baru di Politik lama di Militer, Berikut Perjalanan Karirnya



Bisnisnews.id - Lodewijk Freidrich Paulus, adalah sosok yang dipilih Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto sebagai Sekretarus Jenderal (Sekjen) menggantikan Idrus Marham yang saat ini masuk ke kabinet sebagai Menteri Sosial.

Masyarakat memang belum banyak tahu sosok Lodewijk. Karena hampir separuh usianya diabdikan di dunia militer dan kariernya di TNI, lebih banyak di Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Pria kelahiran Manado 1957 itu mengawali kariernya sebagai Komandan Peleton Kopassandha, yang nantinya berubah nama menjadi Kopassus, pada 1981. Bergabung dalam pasukan elit TNI AD, Lodewijk digembleng agar dapat menjalankan tugas-tugas Kopassus dengan kemampuan khusus bergerak cepat di segala medan, menembak cepat, melakukan pengintaian, dan kemampuan anti teror.

Lodewijk sempat menjabat sebagai Komandan Sat-81 Gultor, pasukan elit di tubuh Kopassus, pada 2001. Hingga akhirnya pada 2009, Lodewijk ditetapkan sebagai Komandan Jenderal Kopassus menggantikan Pramono Edhie Wibowo.

Jabatan terakhirnya di militer sebelum purna tugas ialah Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan (Dankodiklat) TNI Angkatan Darat. Dia juga sempat menjabat sebagai Pangdam I/Bukit Barisan.

Lodewijk bersama Samad Riyanto (mantan Wakil Ketua KPK) pada 2015 terpilih sebagai pimpinan di Tim Transisi Kemenpora.

Dalam politik, pria lulusan Akademi Militer tahun 1981 tersebut pada 2016 dipercaya menjabat sebagai Plt Ketua DPD Golkar Lampung. Saat itu Setya Novanto menugaskan Ludewijk meredam gejolak yang terjadi di Golkar Lampung.

Kala itu, DPD Golkar Lampung sempat memanas pasca pemberhentian Alzier Dianis Thabranie sebagai Ketua DPD Golkar Lampung. Karena Lodewijk dinilai berengalaman dan punya pengaruh karena pernah bertugas di Kodam I/ Bukit Barisan, mulai dari Asops Kasdam, Komandan Resimen Induk Kodam (Danrindam), hingga Pangdam I/Bukit Barisan. (Adhitio)

 

Baca Juga

 

Industri  -  Sabtu, 17 Februari 2018
KESELAMATAN PENERBANGAN
Cuaca Ekstrim, Sektor Penerbangan Terganggu

Bisnisnews.id - Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso  mengingatkan  semua pihak di sektor penerbangan bersatu mentaati peraturan dalam menghadapi cuaca ekstrim di bulan Februari ini. Semua pihak . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Sabtu, 17 Februari 2018
KOMPETENSI
Pekerja Perkeretaapian Wajib Memiliki Sertifikat Keterampilan

Bisnisnews.id  -  Para petugas perkeretaapian diwajibkan mengikuti uji kelaikan  sesuai bidangnya masing-masing. Ditjen Perkeretaapian Kemenhub  mentargetkan, tahun ini sebanyak 2000 orang akan mendapatkan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Sabtu, 17 Februari 2018
IMO
Biaya Perawatan Prasana Kereta Api Tahun Ini Rp 1,3 Triliun

Bisnisnews.id - Ditjen Perkeretaapian Kemenhub  tahun ini alokasikan anggaran Rp 1.3 triliun untuk biaya perawatan prasarana perkeretaapian atau  Infrastructure Maintenance and Operation (IMO). Biaya yang bersumber . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Jumat, 16 Februari 2018
FASILITAS BANDARA
Area Parkir TOD M1 Soetta Beroperasi Maret 2018

Bisnisnews.id - PT Anglasa Pura II rampungkan pembangunan kawasan transit terpadu atau transit oriented development (TOD) di Pintu M1 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang dan  akan  beroperasi 1 Maret 2018 . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 16 Februari 2018
BOLA
Indosiar Kejar Rating Siaran Langsung Final Piala Presiden

Bisnisnews.id – Sebagai pemegang hak siar turnamen Piala Presiden, Indosiar telah memiliki target rating mencapai 40 persen. Mengingat animo masyarkat yang sangat tinggi terhadap laga penutup Piala Presiden 2018.   . . .
Selengkapnya