Minggu, 18 Februari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Penerbangan / Berita

BANDARA BARU
Selasa, 23 Januari 2018 08:46 WIB

AP II Percepat Penyelesaian Pembangunan BIJB di Kertajati


ilustrasi landasan pacu BIJB yang sedng dikebut pembangunannya.


Bisnisnews.id - PT Angkasa Pura II (AP II) resmi menjadi operator pengelolaan penuh Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB)  dengan kepemilikan saham korporasi 25 persen-49 persen.

Direktur Utama AP II, Muhammad Awaludin mengatakan, pihaknya akan mengoperasikan seluruh aset sisi darat dari BIJB termasuk terkait dengan Pelayanan Jasa Kebandarudaraan dan Pelayanan Jasa Terkait Bandara. Intinya, kata Awaludin, secara keseluruhan operasional BIJB akan dilaksanakan oleh AP II

Setelah resmi ditetapkan sebagai operator, PT AP II akan fokus pada tiga hal, yaitu Percepatan penyelesaian konstruksi proyek, percepatan operasi bandara untuk mendukung penerbangan angkutan haji pada Juni 2018 dan penambahan perpanjangan landas pacu dari 2500 m x 60 m menjadi 3000 m x 60 m.

Tahap awal operasi BIJB memiliki terminal berkapasitas lima juta penumpang per tahun dan direncanakan akan dikembangkan kapasitas ultimate-nya untuk dapat melayani 18 juta penumpang per tahun.

Penetapan AP II sebagai operator BIJB di Kerta Jati itu setelah ditandatanganinya Perjanjian Kerjasama (PKS) Penyelenggaraan Jasa Kebandarudaraan di BIJB bersama dengan Pemerintah provinsi Jawa Barat.

Penandatanganan PKS tersebut dilakukan secara bersama-sama antara Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Direktur Utama PT Bandara Udara Internasional Jawa Barat Virda Dimas Ekaputra yang disaksikan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas Bambang P. S Brodjonegoro dan Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari, Senin (22/1/2018).

Dalam dokumen yang telah ditandatagani itu disebutkan, jangka waktu kerjasama operasi ini berlaku selama 17 tahun di mana AP II akan mengelola BIJB sampai dengan tahun 2035 dengan kepemilikan saham korporasi antara 25 persen - 49 persen. (Syam S)

Baca Juga

 

Industri  -  Sabtu, 17 Februari 2018
KESELAMATAN PENERBANGAN
Cuaca Ekstrim, Sektor Penerbangan Terganggu

Bisnisnews.id - Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso  mengingatkan  semua pihak di sektor penerbangan bersatu mentaati peraturan dalam menghadapi cuaca ekstrim di bulan Februari ini. Semua pihak . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Sabtu, 17 Februari 2018
KOMPETENSI
Pekerja Perkeretaapian Wajib Memiliki Sertifikat Keterampilan

Bisnisnews.id  -  Para petugas perkeretaapian diwajibkan mengikuti uji kelaikan  sesuai bidangnya masing-masing. Ditjen Perkeretaapian Kemenhub  mentargetkan, tahun ini sebanyak 2000 orang akan mendapatkan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Sabtu, 17 Februari 2018
IMO
Biaya Perawatan Prasana Kereta Api Tahun Ini Rp 1,3 Triliun

Bisnisnews.id - Ditjen Perkeretaapian Kemenhub  tahun ini alokasikan anggaran Rp 1.3 triliun untuk biaya perawatan prasarana perkeretaapian atau  Infrastructure Maintenance and Operation (IMO). Biaya yang bersumber . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Jumat, 16 Februari 2018
FASILITAS BANDARA
Area Parkir TOD M1 Soetta Beroperasi Maret 2018

Bisnisnews.id - PT Anglasa Pura II rampungkan pembangunan kawasan transit terpadu atau transit oriented development (TOD) di Pintu M1 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang dan  akan  beroperasi 1 Maret 2018 . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 16 Februari 2018
BOLA
Indosiar Kejar Rating Siaran Langsung Final Piala Presiden

Bisnisnews.id – Sebagai pemegang hak siar turnamen Piala Presiden, Indosiar telah memiliki target rating mencapai 40 persen. Mengingat animo masyarkat yang sangat tinggi terhadap laga penutup Piala Presiden 2018.   . . .
Selengkapnya