Kamis, 24 Mei 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Penerbangan / Berita

KINERJA BUMN
Selasa, 23 Januari 2018 14:59 WIB

Kinerja Garuda Merosot, Berikut Penjelasan APG dan Sekarga



Bisnisnews.id  -  Asosiasi Pilot Garuda Indonesia (APG)  dan Serikat Karyawan Garuda Indonesia (Sekarga) khawatir, memburuknya kinerja perseroan  akan  mengikuti jejak Merpati.

Citra perusahaan semakin merosot dengan seringnya keterlambatan penerbangan. Terutama setelah sistem rotasi pilot diganti. Sejumlah fasilitas layanan juga berkurang,  seperti executive  lounge di dua bandara internasinal yaitu Bali dan Jakarta.

Utang tidak pernah menurun, harga saham terjun bebas hingga 58 persen atau hanya Rp. 314. Layanan dalam pesawat juga ikut terpangkas, namun sangat disayangkan, tetap tidak bisa menggenjot kinerja.

Sejumlah langkah  yang dilakukan manajemen, hanya membuat perseroan memburuk. Garuda sebagai airlines bintang lima, hanya tinggal  slogan.

Ketua APG Bintang Hardiono  bersama Ketua Sekarga Ahmad Irfan menegaskan, salah satu keterpurukan kinerja  layanan ialah, terjadinya delay  selama dua hari (2 - 4 Desember 2017) diikuti penurunan lanjutan yang sangat merugikan para penumpang.

Penyebab utamanya adalah pergantian sistem rotasi pilot yang berdampak buruk. "Direksi yang membuat kebijakan, vendor diganti, sistem belum siap,  kami yang kena getahnya," kata Bintang kepada para awak media Selasa (23/1/2018) di Cikini Jakarta.

APG maupun Sekarga menilai, ada enam pembenahan  besar-besaran yang dilakukan  direksi yang membuat perseroan semakin terpuruk. Meliputi program efisiensi yang dilakukan oleh perusahaan cenderung sangat
sporadis dan yang terjadi adalah cutting cost sehingga menganggu kegiatan operasional.

Penambahan armada tidak diikuti dengan kemampuan manajemen? untuk membuat strategi penjualan produk penumpang dan cargo, dimana peningkatan? pendapatan hanya sebesar 8,6 persen sementara peningkatan biaya sebesar 12.8 persen (Data Analyst Merting Q3 2017).

Kinerja keuangan Garuda Indonesia sampai dengan Quarter lII-2017 semakin merosot dengan kerugian 207,5 million dolar AS, diikuti merosotnya nilai saham Garuda Kode GIAA per 19 Januari 2018 per lembar hanya Rp314. mengalami penurunan sebesar 58 persen dari nilai saham pada saat IPO.

Terjadi penurunan kinerja operasional Garuda Indonesia yang berdampak pada penundaan dan pembatalan penerbangan, yang paling signifikan? terjadi pada bulan Desember pada masa puncak liburan dan kondisi ini sangat  merusak citra baik perusahaan (on-time performance).

Terjadi pemborosan biaya organisasi karena membengkaknya  jumlah direksi dari enam menjadi sembilan.
Penambahan direksi tersebut dinilainya tidak sejalan dengan komitmen perusahaan dalam melakukan efisiensi.

"Penambahan Direksi tersebut juga tidak diikuti dengan peningkatan kinerja jika dibandingkan dengan sebelumnya," jelas Bintang.

APG maupun Sekarga menilai kondisi Hubungan Industrial saat ini tidak harmonis karena Perusahaan banyak melakukan pelanggaran terhadap Perjanjian Kerja Bersama/Perjanjian Kerja Profesi yang sudah disepakati sehingga banyak menimbulkan perselisihan.(Syam S)

Baca Juga

 

Industri  -  Rabu, 23 Mei 2018
SINERGI BUMN
AP II dan AirNav Indonesia Tandatangani Kerjasama Jasa Kebandarudaraan

Bisnisnews.id - PT Angkasa Pura II (Persero) agau AP II bersinergi dengan Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding . . .
Selengkapnya

 

Info Pasar  -  Rabu, 23 Mei 2018
PERDAGANGAN
harga Minyak Mentah Menurun

Bisnisnews.id - Harga minyak AS melemah pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), setelah mencapai tingkat tertinggi dalam lebih dari tiga tahun di sesi sebelumnya. Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Rabu, 23 Mei 2018
NAVIGASI
Bandara Kertajati Majalengka Siap Melayani Angkutan Haji

Bisnisnews.id - Sisi udara Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati Majalengka siap operasi. Dalam jangka pendek yang akan dilayani ialah angkutan mudik lebaran dan pelayanan haji 2018. Direktur Utama AirNav Indonesia Novie . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Rabu, 23 Mei 2018
MASTER
Games yang Melahirkan Seorang Utut Adianto

Bisnisnews.id – Buku pecatur legendaris Amerika Serikat, Bobby Fischer, yang berjudul My 60 Memorable Games ternyata memiliki sejarah dan cerita panjang yang melahirkan seorang atlet catur kebanggaaan Indonesia Utut Adianto.    Ada . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Rabu, 23 Mei 2018
BOLA
Evan Dimas Berharap Kontrak Luis Milla Diperpanjang

Bisnisnews.id – Pemain timnas Indonesia U-23 Evan Dimas Darmono menjelaskan bahwa dirinya sangat mendukung Luis Milla Aspas terkait perpanjangan kontrak dirinya oleh PSSI. Seperti diketahui kontrak Milla akan habis setelah . . .
Selengkapnya