Senin, 23 April 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Agrobisnis / Berita

BARANG SITAAN
Senin, 29 Januari 2018 14:22 WIB

2,2 Ton Komoditi Pertanian Asal Taiwan Dimusnahkan


Bibit tanaman sejenis kedelai mengandung virus dan burung merpati asal Taiwan dimusnahkan dengan cara dibakar. Ist

Bisnisnews.id - Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Bandara Soekarno-Hatta musnahkan 2,2 ton barang sitaan berupa bibit tumbuhan mengandung virus.

Pemusnahan komoditi tumbuhan berbahaya hasil tangkapan periode Oktober – Desember 2017  di termjnal 2 dan 3 Bandara Soekarno-Hatta itu dengan  cara dibakar di Incenerator milik Jalan Perimeter Selatan, Bandara Soetta, Tangerang, Senin (29/1/2018)

Komoditi pertanian yang dimusnahkan itu diantaranya,  400 gram benih Kedelai asal Taiwan yang mengandung virus.

Plh Kepala BBKP Bandara Soetta, Eka Darnida Yanto mengatakan,  benih kedelai tersebut ditemukan Broad Bean Wilt Virus (BBWV) yang merupakan Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) Kategori A1 golongan 1 yang sangat berbahaya.

Komoditi itu diakui telah disertifikasi,  namun saat dilakukan pemeriksaan  laboratorium,  fositif mengandung BBWV, dan harus dimusnahkan karena sangat berbahaya bagi pertanian.

Kategori A1 adalah penyakit yang belum ada di Indonesia dan tidak dapat dibebaskan dengan cara perlakuan katantina.

Menurut Eka, BBWV yang terdapat pada kedelai itu dapat mengurangi produksi hingga 50-75 persen  dari total luasan lahan tanam.

Selain dapat menurunkan produksi, BBWV juga dapat menyerang 180 spesies tanaman lainnya dari 41 famili. Antara lain tomat, wortel dan kacang panjang.

Kepala Bidang Karantina Hewan
Risma Juniarti PS mengatakan, pihaknya juga melakukan pemusnahan terhadap lima ekor burung merpati yang juga asal Taiwan. Hewan itu dimusnahkan karena berasal dari area wabah Avian Influenza (AI) yakni Taiwan yang merupakan bagian dari Tiongkok.

Sesuai dengan Permentan nomor 44 tahun 2013 tentang Penghentian Pemasukan Unggas dan/atau Produk Segar Unggas dari Republik Rakyat Cina ke dalam Republik Indonesia.

“Seluruh unggas dan produk unggas yang berasal dari daerah wabah Avian Influenza wajib dimusnahkan. Untuk mencegah wabah AI berulang kembali di Indonesia,” tegasnya.

Selain itu, komoditas pertanian yang dimusnahkan kali ini diantaranya buah kurma asal Mesir sebanyak 93 kg, produk asal hewan dari luar negeri sebanyak 683 kg, vaksin milik PP Pordasi sebanyak 9 vial dan produk pertanian lainnya kurang lebih 1,6 ton. (Adhitio)

 

Industri  -  Sabtu, 21 April 2018
PESAWAT DELAY
Berikut Penjelasan Lion Group Soal Keterlambatan Puluhan Penerbangannya

Bisnisnews.id -   Puluhan penerbangan  Lion Air Group Sabtu (21/4/201) memgalami keterlambatan  (delayed) dari dan ke Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Sumatera Selatan (PLM) . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Jumat, 20 April 2018
BOLA
Wenger Akhirnya Tinggalkan Kursi Kepelatihan Arsenal

Bisnisnews.id – Pelatih berkebangsaan Perancis Arsene Wenger akhirnya memutuskan untuk mengakhiri karir panjangnya bersama Arsenal saat musim 2017/2018 resmi ditutup.   Sebelumnya para fans The Gunners memang sudah . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Jumat, 20 April 2018
DESTINASI WISATA
Pelabuhan Heritage Sunda Kelapa Kini Menjadi Pangkalan Pasir

Bisnisnews.id -  Sunda Kelapa sebagai pelabuhan warisan budaya (heritage) yang diusung Gubernur DKI Jakarta Anies Bawedan sebagai daerah kunjungan wisatawan banyak dikeluhkan masyarakat. Kondisinya menjadi tidak terawat dan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
ASIAN GAMES
Delegasi China Taipei Apresiasi Kerja Keras INASGOC

Bisnisnews.id – National Olympic Committee (NOC) China Taipei melakukan kunjungan ke Indoensia selama lima hari terhitung dari tanggal 15-20 April. Hal tersebut guna melihat persiapan Kota Jakarta dan Palembang selaku tuan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
MUNASLUB
KONI Tentukan Tuan Rumah PON 2024

Bisnisnews.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat akan menyelenggarakan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) yang di laksanakan pada tanggal 24-25 April 2018 di Hotek Bidakara, Jakarta.   Adapun . . .
Selengkapnya