Minggu, 20 Mei 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Logistik / Berita

INFRASTRUKTUR
Minggu, 04 Februari 2018 18:40 WIB

Pemerintah Genjot Pembangunan Cargo Vilage Bandara Soetta


Maket cargo vilage bandara Soekarno-Hatta

Bisnisnews.id - Pemerintah genjot pembangunan cargo village, di Bandara Soekarno-Hatta dengan kapasitas  hingga 1,5 juta ton per tahun, atau naik  dua kali lipat dari terminal kargo yang ada saat ini hanya menampung 700 ribu ton.

Kawasan pergudangan atau Cargo vilage itu sendiri akan dibangun dalam dua tahap. Yakni,  tahun 2018 dan tahun 2019 dengan luas area 90 hektar.

Proyek tersebut kini tengah digarap  PT Angkasa Pura II, berupa pembangunan appron  seluas 18.000 meter persegi yang terhubung langsung ke lini satu warehouse atau gidang cargo village.

Targetnya,  akhir April ini akan selesai dan sisanya 35 hektar sudah clear untuk pembangunan warehouse dan bangunan penunjang lainnya.

Rencana pembangunan cargo vilage, menurut Menteri Perhubungam Budi Karya Sumadi telah dibahas dalam  rapat kerja antara Menhub Budi dengan Perum AirNav dan PT Angkasa Pura II, Sabtu (3/2/2018) di Bandara Internasional Soekarno - Hatta Banten.

Dalam rapat itu dijelaskan, cargo vilage nantinya akan dijelola langsung oleh sejumlah anak usaha milik PT Angkasa Pura II dan mitranya sebagai strategic partner.

"Kita akan mencari strategic partner. Tentunya kita ingin sekali pergerakan kargo kita ke destinasi akhir itu memang terjadi. Jangan kita hanya ke negara-negara yang dekat sehingga kita tidak dapat memaksimalkan export kita,” ujar Menhub.

Dalam rapat juga dibahas people mover (skytrain). Menurutnya saat ini depo untuk people mover akan selesai sehingga dapat difungsikan untuk repair dan lain sebagainya. Menhub juga meminta AP II untuk membuat headway people mover lebih pendek.

Sedangkan untuk kereta bandara, Menhub meminta waktu tempuh dipangkas dari 55 menit menjadi 38 menit.

Kaitannya dengan kereta bandara sekarang ini memang 55 menit, dalam waktu dekat akan menjadi 38 menit. Yang jelas ada teknis teknis operasi yang mempercepatnya.

"Dan kita juga akan mengintensifkan yang dari Batu Ceper ke bandara. Karena banyak sekali pekerja. Kalau pekerja itu dapat menggunakan kereta bandara, tentu akan mengurangi kepadatan lalu lintas dari dan ke bandara. Ini berjalan dengan baik dan animonya sangat baik," jelasnya.(Syam S)



 

 

Arena  -  Minggu, 20 Mei 2018
INAPGOC
Asian Para Games 2018 Berjalan Aman

Bisnisnews.id – Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengingatkan Ketua Umum Panitia Nasional Indonesia Asian Para Games Organizing Committee (INAPGOC),  Raja Sapta  Oktohari  terkait persiapan keamanan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Minggu, 20 Mei 2018
KESELAMATAN PENERBANGAN
Runway Bandara Juanda Surabaya Amblas , puluhan Penerbangan Terganggu

Bisnisnews.id - Maskapai Lion Air mengumumkan, pelayanan penerbangan dari bandara Juanda Surabaya kembali normal setelah fasilitas landas pacu (runway) dinyatakan aman (safety) untuk proses lepas landas (take off) dan mendarat . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Minggu, 20 Mei 2018
ASIAN PARA GAMES 2018
Menpora Apresiasi Kerja Keras INAPGOC

Bisnisnews.id – Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi memberikan apresiasi kepada Panitia Nasional Indonesia Asian Para Games Organizing Committee (INAPGOC). yang sejak tahun lalu telah menunjukan progress yang menggembirakan. . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Sabtu, 19 Mei 2018
RESOLUSI PBB
AS dan Australia Menolak Penyelidikan Kejahatam Perang Israel Terhadap Palestina

Bisnisnews.id  -  Amerika Serikat  dan Australia menolak dlakukannya resolusi untuk mengirim tim investigasi  menyelididki pelanggaran yang dilakukan Israel di Palestina, khusunya Jalur Gaza. Rapat Dewan Khusus . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Sabtu, 19 Mei 2018
SIDANG OKI
Wapres Jusuf Kalla Desak Hamas dan Fatah Bersatu dan Kompak

Bisnisnews.id - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta Hamas dan Fatah bersatu dan mennyelesaikan konflik internal. Dengaan demikian, dukungan negara-negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) secara diplomatis akan semakin memperkuat . . .
Selengkapnya