Minggu, 20 Mei 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Internasional / Berita

DIPLOMATIK
Rabu, 07 Februari 2018 09:40 WIB

Atase Perhubungan Diperintahkan Aktif Dalam Penyerapan Tenaga Kerja di Luar Negeri


Para taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Marunda Jakarta


Bisnisnews.id - Para atase perhubungan di sejumlah negara mendapat tugas baru oleh Menteri perhubungan Budi Krya Sumadi. Yakni, ikut berperan aktif dalam penyerapan tenaga kerja lulusan sekolah-sekolah Perhubungan khususnya, para pelaut di luar negeri.

Peran aktif para atase sangat dibutuhkan, mengingat Indonesia memiliki potensi tenaga kerja bidang aviasi dan pelaut yanng sangat besar.

Para atase Perhubungan itu diminta lebih mengintensifkan komunikasinya keada seluruh pemangku kepentingan di masing-masing negara. Tujuannya, agar tenaga kerja Indonesia di luar, semakin banyak.

"Indonesia mempunyai potensi tenaga-tenaga kerja di bidang aviasi, pilot, dll. Saya minta juga tidak hanya Atase Perhubungan di Singapura tetapi juga di Malaysia, Belanda, Inggris, Amerika, Jepang untuk secara intensif (berkomunikasi) supaya tenaga kerja di luar itu semakin banyak,” kata Menhub di Singapura dalam keterangan tertulisnya yan diterima Bisnisnews.id, Rabu (7/2/2018).

Saat ini Atase Perhubungan di Singapura telah melakukan pendekatan dengan perusahaan perkapalan di Singapura. "Kalau di Singapura pihak Atase sudah melakukan komunikasi, sudah ada permintaan dalam kisaran 10-50 orang dimana kebanyakan permintaan di sektor maritim kalau sektor udara itu perlu dilakukan suatu penjajakan terlebih dahulu," jelasnya.

Menhub mencatat saat ini ada kurang lebih 400 ribu orang tenaga kerja Indonesia yang bekerja di sektor maritim. Namun katanya jumlah ini masih kalah dengan tenaga kerja sektor maritim asal Filipina. Akan tetapi Menhub yakin tenaga kerja sektor maritim dari Indonesia jauh lebih memenuhi kompetensi yang sudah diakui luar negeri.

"Saya pikir sekolah Perhubungan yang jumlahnya lebih dari 20 ini sanggup mensuplai bukan saja di Indonesia tapi juga untuk di negara-negara maju dan kita memang dapat suatu kualifikasi yang baik dari internasional," ujar Menhub.

Akan tetapi diakui Menhub jika lulusan dari sekolah-sekolah Perhubungan masih perlu di tingkatkan lagi kemampuannya terlebih dalam hal komunikasi bahasa asing dan digital. Terkait rencana ini Menhub menyebut dalam waktu dekat akan ada kerjasama antara Kementerian Perhubungan dengan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

Menhub berharap pada tahun 2018 paling tidak ada 50 ribu tenaga kerja sektor maritim yang akan dikirim ke luar negeri. Dalam waktu 2 tahun Menhub menargetkan akan ada 500 ribu calon tenaga kerja sektor maritim yang terserap di sejumlah perusahaan di luar negeri.(Adhitio)

 

Arena  -  Minggu, 20 Mei 2018
INAPGOC
Asian Para Games 2018 Berjalan Aman

Bisnisnews.id – Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengingatkan Ketua Umum Panitia Nasional Indonesia Asian Para Games Organizing Committee (INAPGOC),  Raja Sapta  Oktohari  terkait persiapan keamanan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Minggu, 20 Mei 2018
KESELAMATAN PENERBANGAN
Runway Bandara Juanda Surabaya Amblas , puluhan Penerbangan Terganggu

Bisnisnews.id - Maskapai Lion Air mengumumkan, pelayanan penerbangan dari bandara Juanda Surabaya kembali normal setelah fasilitas landas pacu (runway) dinyatakan aman (safety) untuk proses lepas landas (take off) dan mendarat . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Minggu, 20 Mei 2018
ASIAN PARA GAMES 2018
Menpora Apresiasi Kerja Keras INAPGOC

Bisnisnews.id – Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi memberikan apresiasi kepada Panitia Nasional Indonesia Asian Para Games Organizing Committee (INAPGOC). yang sejak tahun lalu telah menunjukan progress yang menggembirakan. . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Sabtu, 19 Mei 2018
RESOLUSI PBB
AS dan Australia Menolak Penyelidikan Kejahatam Perang Israel Terhadap Palestina

Bisnisnews.id  -  Amerika Serikat  dan Australia menolak dlakukannya resolusi untuk mengirim tim investigasi  menyelididki pelanggaran yang dilakukan Israel di Palestina, khusunya Jalur Gaza. Rapat Dewan Khusus . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Sabtu, 19 Mei 2018
SIDANG OKI
Wapres Jusuf Kalla Desak Hamas dan Fatah Bersatu dan Kompak

Bisnisnews.id - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta Hamas dan Fatah bersatu dan mennyelesaikan konflik internal. Dengaan demikian, dukungan negara-negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) secara diplomatis akan semakin memperkuat . . .
Selengkapnya