Minggu, 20 Mei 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Internasional / Berita

TERORIS
Jumat, 09 Februari 2018 16:58 WIB

Dua Dari Empat Algojo ISIS Terkenal Sadis Ditangkap di Suriah Timur


Mohammed Emwazi, (kanan) algojo ISIS yang terkenal sadis dan hobi memenggal kepala sanderanya, dikhabarkan algojo sadis iti sudah tewas.  (Reuters)

Bisnisnews.id - Dua dari empat algojo ISIS  yang paling sadis dikhabarkan telah ditangkap Pasukan Demokratik Suriah  di kawasan Suriah timur. Empat kawanan sadis ini dikenal dengan sebutan "The Beatles" karena kemampuannya berkomunikasi dengan berbahasa Inggris yang kental.

Algojo ISIS ini dalam melakukan penyiksaan dengan cara sangat sadis. Para sandera yang menjadi tawanannya  selain disetrum, disalib dan diteteskan air  di atas kepala juga dipenggal kepalanya dengan direkam video, terutama para sandera yang berasal dari barat.

Kedua militan ISIS yang tertangkap itu pertama kali diberitakan New York Times, dan diidentifikasi sebagai Alexanda Kotey dan El Shafee Elsheikh.

Kolonel John Thomas, juru bicara Komando Tengah AS, menyatakan pasukan AS telah membantu mengidentifikasi para militan sekaligus menginterogasinya.

"Namun sejauh ini tidak ada informasi yang didapatkan," kata Thomas.

Seorang pejabat Amerika Serikat (AS) lain yang namanya tidak mau disebutkan seperti laporkan Reuters  menyatakan bahwa Pasukan Demokratik Suriah menangkap keduanya di Suriah timur awal Januari lalu.

Seperti diberitakan sebelumnya, koalisi pimpinan AS berhasil  menghalau ISIS dari sebagian besar wilayah Irak dan Suriah yang dikuasainya. Sayangnya, pemimpin  ISIS  Abu Bakr Al-Baghdadi dinyatajan  masih buron.

Pada Januari 2017 Departemen Luar Negeri AS menjatuhkan sanksi kepada Kotey dengan mengatakan militan ini adalah penjaga "The Beatles" dan "kemungkinan terlibat dalam eksesusi dan metode penyiksaan brutal. Diantaranya dengan menyetrum dan waterboarding (meneteskan air pelan-pelan ke kepala tawanan). Kotey juga menjadi perekrut beberapa warga Inggris untuk bergabung dengan ISIS.

Deplu AS juga menerapkan sanksi kepada Elsheikh pada Maret 2017, karena mempunyai reputasi gelap dalam waterboarding, eksekusi disertai olok-olok, dan penyaliban sewaktu menjaga penjara ISIS.

Yang paling kejam dari empat sekawan teroris ISIS The Beatles ini adalah Mohammed Emwazi yang dikenal dengan sebutan "Jihadi John".

Emwazi disebut-sebut sudah tewas oleh serangan militer AS.  Dia adalah orang yang tampil pada video pemenggalan dua wartawan AS Steven Sotloff dan James Foley, pekerja bantuan AS Abdul-Rahman Kassig, pekerja bantuan Inggris David Haines dan Alan Henning, serta wartawan Jepang Kenji Goto, dan lainnya. (Adhitio)

 

Arena  -  Minggu, 20 Mei 2018
INAPGOC
Asian Para Games 2018 Berjalan Aman

Bisnisnews.id – Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengingatkan Ketua Umum Panitia Nasional Indonesia Asian Para Games Organizing Committee (INAPGOC),  Raja Sapta  Oktohari  terkait persiapan keamanan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Minggu, 20 Mei 2018
KESELAMATAN PENERBANGAN
Runway Bandara Juanda Surabaya Amblas , puluhan Penerbangan Terganggu

Bisnisnews.id - Maskapai Lion Air mengumumkan, pelayanan penerbangan dari bandara Juanda Surabaya kembali normal setelah fasilitas landas pacu (runway) dinyatakan aman (safety) untuk proses lepas landas (take off) dan mendarat . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Minggu, 20 Mei 2018
ASIAN PARA GAMES 2018
Menpora Apresiasi Kerja Keras INAPGOC

Bisnisnews.id – Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi memberikan apresiasi kepada Panitia Nasional Indonesia Asian Para Games Organizing Committee (INAPGOC). yang sejak tahun lalu telah menunjukan progress yang menggembirakan. . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Sabtu, 19 Mei 2018
RESOLUSI PBB
AS dan Australia Menolak Penyelidikan Kejahatam Perang Israel Terhadap Palestina

Bisnisnews.id  -  Amerika Serikat  dan Australia menolak dlakukannya resolusi untuk mengirim tim investigasi  menyelididki pelanggaran yang dilakukan Israel di Palestina, khusunya Jalur Gaza. Rapat Dewan Khusus . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Sabtu, 19 Mei 2018
SIDANG OKI
Wapres Jusuf Kalla Desak Hamas dan Fatah Bersatu dan Kompak

Bisnisnews.id - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta Hamas dan Fatah bersatu dan mennyelesaikan konflik internal. Dengaan demikian, dukungan negara-negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) secara diplomatis akan semakin memperkuat . . .
Selengkapnya