Selasa, 20 Februari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Internasional / Berita

KRISIS AIR
Minggu, 11 Februari 2018 22:37 WIB

11 Kota Di Dunia Hadapi Kelangkaan Air Minum, Jakarta Termasuk


Pengeboran sumur ilegal membuat Jakarta lebih rentan terhadap banjir (BBC)

Bisnisnews.id - Meskipun air mencakup sekitar 70 persen permukaan bumi, namun hanya 3 persen saja yang segar. Sebuah survei tahun 2014 terhadap 500 kota terbesar di dunia memperkirakan bahwa satu dari empat kota berada dalam situasi kelangkaan air.

Menurut proyeksi yang disahkan PBB, permintaan global akan air tawar akan melebihi pasokan sebesar 40 persen pada tahun 2030 karena perubahan iklim, tindakan manusia dan pertumbuhan populasi.

Dilansir BBC, inilah 11 kota yang kemungkinan besar akan kehabisan air:

1. São Paulo
Satu dari 10 kota terpadat di dunia ini mengalami kelangkaan pada tahun 2015, ketika cadangan utama turun di bawah kapasitas 4 persen.

Krisis dianggap selesai pada 2016, namun pada bulan Januari 2017 cadangan air 15 persen di bawah perkiraan untuk periode tersebut.

2. Bangalore
Bangalore mengalami pertumbuhan properti, dibarengi kesulitan mengelola sistem air dan limbah kota. Sebuah laporan pemerintah menemukan bahwa kota tersebut lebih dari separuh air minumnya telah menjadi limbah.

Persediaan danau di kota hanya memiliki 85 persen air untuk irigasi dan industri pendinginan.
Tak satu pun danau memiliki air yang cocok untuk diminum atau mandi.

3. Beijing
Pada 2014, masing-masing lebih dari 20 juta penduduk Beijing hanya memiliki 145 meter kubik air minum.

Cina adalah rumah bagi hampir 20 persen populasi dunia namun hanya memiliki 7 persen air tawar. Sebuah studi di Universitas Columbia memperkirakan bahwa cadangan negara tersebut menurun 13 persen antara tahun 2000 dan 2009.

4. Kairo
Sungai Nil adalah sumber 97 persen air Mesir tetapi mengalami peningkatan jumlah sampah pertanian dan residu.

Angka Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan bahwa Mesir berada di antara negara berpenghasilan menengah ke bawah dalam hal jumlah kematian terkait pencemaran air. PBB memperkirakan kritis air di negara ini pada tahun 2025.

5. Jakarta
Jakarta menghadapi ancaman kenaikan permukaan air laut dan masalah ini diperparah dengan tindakan penduduk.

Karena separuh dari 10 juta penduduk Jakarta kurang memiliki akses terhadap air pipa, maka penggalian sumur ilegal sangat banyak. Praktek ini menguras akuifer bawah tanah.

Sebagai konsekuensinya, sekitar 40 persen wilayah Jakarta sekarang berada di bawah permukaan laut, menurut perkiraan Bank Dunia.

Akuifer tidak diisi ulang meski hujan lebat, karena prevalensi beton dan aspal berarti lapangan terbuka tidak bisa menyerap curah hujan.

6. Moskow
Seperempat cadangan air tawar dunia ada di Rusia, namun negara ini terganggu oleh masalah polusi yang disebabkan oleh warisan industri era Soviet.

Badan pengatur resmi mengakui bahwa 35 sampai 60 persen dari total cadangan air minum di Rusia tidak memenuhi standar sanitasi.

7. Istanbul
Menurut data resmi pemerintah Turki, negara ini secara teknis berada dalam situasi kelangkaan air, karena pasokan per kapita turun di bawah 1.700 meter kubik pada tahun 2016.

Pakar setempat telah memperingatkan bahwa situasi tersebut dapat semakin buruk pada tahun 2030. Tingkat waduk di kota turun menjadi kurang dari 30 persen dari kapasitas pada awal 2014.

8. Meksiko
Satu dari lima penduduk hanya mendapatkan beberapa jam dari keran seminggu dan 20 persen lainnya memiliki air hanya untuk setengah hari.

Kota tersebut mengimpor 40 persen airnya dari sumber yang jauh dan tidak memiliki operasi skala besar untuk mendaur ulang air limbah. Kelangkaan air karena masalah jaringan pipa juga diperkirakan mencapai 40 persen.

9. London
Menurut Greater London Authority, kota ini kemungkinan memiliki masalah pasokan pada tahun 2025 dan kekurangan secara serius"pada tahun 2040.

10. Tokyo
Curah hujan di Tokyo terkonsentrasi hanya dalam empat bulan dalam setahun.

Air itu perlu dikumpulkan dan Tokyo memiliki sistem air yang bergantung 70 persen pada air permukaan (sungai, danau, dan salju lebat).

11. Miami
Air laut dari Samudera Atlantik mencemari Aquifer Biscayne, sumber utama air tawar kota.

Pantai Hallandale, yang hanya beberapa mil sebelah utara Miami, harus menutup enam dari delapan sumurnya karena gangguan air asin. (marloft)

Baca Juga

 

Nasional  -  Senin, 19 Februari 2018
PASCA LETUSAN
Penerbangan Garuda Dari dan Ke Bandara Kualanamu Normal

Bisnisnews.id -  Direktur Produksi Garuda Indonesia Puji Nur Handayani umumkan, letusan Gunung Sinabung di Karo Sumatera Utara tidak akan mengganggu pelayanan. Penerbangan dari dan menuju Bandara Kualanamu dan sekitarnya . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 19 Februari 2018
PASCA LETUSAN
Penerbangan Dilarang Melintas Di Kawasan Gunung Sinabung

Bisnisnews.id - Pasca letusan Gunung Api Sinabung Senin pagi (19/2/2018) ,  Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (VPMBG) menaikkan VONA (Volcano Observatory Notice for Aviation) dari Orange menjadi Merah. Artinya penerbangan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Senin, 19 Februari 2018
PENERBANGAN
Bos AirAsia Group Usulkan PSC Diturunkan dan T2 Soetta Khusus LCC

Bisnisnews.id - CEO Air Asia Group Tony Fernandes mengusulkan agar tarif airport tax atau Passenger Service Charge (PSC)  diturunkan bagi penumpang  Low Cost Carrier (LCC) terkait rencananya membuka rute baru ke destinasi . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Senin, 19 Februari 2018
PENERBANGAN
Transportasi Udara Menyumbang Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Bisnisnews.id - Sektor transportasi udara memiliki dampak ganda (multiplier effect) terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, baik makro maupun mikro. Secara makro diukur dari sumbangan nilai tambahnya dalam pembentukan Produk Domestik . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Senin, 19 Februari 2018
PELAYANAN
PTP Operasikan Billing Centre Terminal 1.2 dan 3

Bisnisnews.id - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) terus berbenah meningkatkan pelayanannya dengan memodernisasi fasilitas pusat layanan pembayaran jasa kepelabuhanan (billing centre) di terminal 1, terminal 2, dan terminal 3. . . .
Selengkapnya