Minggu, 20 Mei 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / Berita

ANGGARAN
Rabu, 14 Februari 2018 00:15 WIB

Potensi Pemborosan APBN dan APBD Mencapai 30 Persen



Bisnisnews.id -  Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Asman Abnur mengatakan, potensi pemborosan pada APBM dan APBD  setiap tahunnya masih sangat tinggi yaitu sekitar 30 persen atau setara Rp392,87 triliun.

Besarnya pontensi pemborosan itu mengacu pada hasil evaluasi pada tahun lalu dan berdasarkan data yang sudah dihitung.

"Namun, dengan terbangunnya e-performance based budgeting di beberapa kementerian dan lembaga, pemkab/pemkot dan provinsi, kini telah dapat diwujudkan efisiensi atas anggaran minimal Rp41,15 triliun," katanya saat penyerahan hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kabupaten/Kota dan Provinsi di Wilayah III di Yogyakarta, Selasa (13/2/2018).

Menurut dia, efisiensi ini dapat terwujud karena adanya asistensi dan bimbingan teknis selama tahun 2017 oleh Kementerian PAN-RB.

"Dapat dibayangkan, begitu signifikan hubungan antara tingkat implementasi SAKIP terhadap efisiensi dalam penggunaan anggaran," tegasnya.

Asman berpendapat, SAKIP yang selama ini dianggap sebagai kumpulan dokumen semata, ternyata besar pengaruhnya terhadap efektivitas dan efisiensi dalam penggunaan anggaran negara.

Pada kesempatan itu, menteri memberikan apresiasi kepada beberapa pemkab/pemkot dan pemprov yang sudah mengimplementasikan e-budgeting di lingkungan pemerintahnya masing-masing.

"E-budgeting merupakan langkah yang baik bagi pemerintah dalam mencegah munculnya program atau kegiatan siluman serta mencegah terjadinya penyimpangan," paparnya.

Namun, kata dia, e-budgeting yang dilaksanakan saat ini belum seluruhnya didasarkan atau diintegrasikan dengan kinerja yang akan diwujudkan atau outcome. Sehingga belum mampu mencegah pemborosan dan belum dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi penggunaan anggaran.

"Saya berharap e-budgeting yang diimplementasikan sudah dan dapat diselaraskan dengan kinerja yang akan diwujudkan, e-performance based budgeting," pintanya. (Ari)

Baca Juga

 

Arena  -  Minggu, 20 Mei 2018
INAPGOC
Asian Para Games 2018 Berjalan Aman

Bisnisnews.id – Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengingatkan Ketua Umum Panitia Nasional Indonesia Asian Para Games Organizing Committee (INAPGOC),  Raja Sapta  Oktohari  terkait persiapan keamanan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Minggu, 20 Mei 2018
KESELAMATAN PENERBANGAN
Runway Bandara Juanda Surabaya Amblas , puluhan Penerbangan Terganggu

Bisnisnews.id - Maskapai Lion Air mengumumkan, pelayanan penerbangan dari bandara Juanda Surabaya kembali normal setelah fasilitas landas pacu (runway) dinyatakan aman (safety) untuk proses lepas landas (take off) dan mendarat . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Minggu, 20 Mei 2018
ASIAN PARA GAMES 2018
Menpora Apresiasi Kerja Keras INAPGOC

Bisnisnews.id – Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi memberikan apresiasi kepada Panitia Nasional Indonesia Asian Para Games Organizing Committee (INAPGOC). yang sejak tahun lalu telah menunjukan progress yang menggembirakan. . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Sabtu, 19 Mei 2018
RESOLUSI PBB
AS dan Australia Menolak Penyelidikan Kejahatam Perang Israel Terhadap Palestina

Bisnisnews.id  -  Amerika Serikat  dan Australia menolak dlakukannya resolusi untuk mengirim tim investigasi  menyelididki pelanggaran yang dilakukan Israel di Palestina, khusunya Jalur Gaza. Rapat Dewan Khusus . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Sabtu, 19 Mei 2018
SIDANG OKI
Wapres Jusuf Kalla Desak Hamas dan Fatah Bersatu dan Kompak

Bisnisnews.id - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta Hamas dan Fatah bersatu dan mennyelesaikan konflik internal. Dengaan demikian, dukungan negara-negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) secara diplomatis akan semakin memperkuat . . .
Selengkapnya