Selasa, 20 Februari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / Berita

ANGGARAN
Rabu, 14 Februari 2018 00:15 WIB

Potensi Pemborosan APBN dan APBD Mencapai 30 Persen



Bisnisnews.id -  Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Asman Abnur mengatakan, potensi pemborosan pada APBM dan APBD  setiap tahunnya masih sangat tinggi yaitu sekitar 30 persen atau setara Rp392,87 triliun.

Besarnya pontensi pemborosan itu mengacu pada hasil evaluasi pada tahun lalu dan berdasarkan data yang sudah dihitung.

"Namun, dengan terbangunnya e-performance based budgeting di beberapa kementerian dan lembaga, pemkab/pemkot dan provinsi, kini telah dapat diwujudkan efisiensi atas anggaran minimal Rp41,15 triliun," katanya saat penyerahan hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kabupaten/Kota dan Provinsi di Wilayah III di Yogyakarta, Selasa (13/2/2018).

Menurut dia, efisiensi ini dapat terwujud karena adanya asistensi dan bimbingan teknis selama tahun 2017 oleh Kementerian PAN-RB.

"Dapat dibayangkan, begitu signifikan hubungan antara tingkat implementasi SAKIP terhadap efisiensi dalam penggunaan anggaran," tegasnya.

Asman berpendapat, SAKIP yang selama ini dianggap sebagai kumpulan dokumen semata, ternyata besar pengaruhnya terhadap efektivitas dan efisiensi dalam penggunaan anggaran negara.

Pada kesempatan itu, menteri memberikan apresiasi kepada beberapa pemkab/pemkot dan pemprov yang sudah mengimplementasikan e-budgeting di lingkungan pemerintahnya masing-masing.

"E-budgeting merupakan langkah yang baik bagi pemerintah dalam mencegah munculnya program atau kegiatan siluman serta mencegah terjadinya penyimpangan," paparnya.

Namun, kata dia, e-budgeting yang dilaksanakan saat ini belum seluruhnya didasarkan atau diintegrasikan dengan kinerja yang akan diwujudkan atau outcome. Sehingga belum mampu mencegah pemborosan dan belum dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi penggunaan anggaran.

"Saya berharap e-budgeting yang diimplementasikan sudah dan dapat diselaraskan dengan kinerja yang akan diwujudkan, e-performance based budgeting," pintanya. (Ari)

Baca Juga

 

Nasional  -  Senin, 19 Februari 2018
PASCA LETUSAN
Penerbangan Garuda Dari dan Ke Bandara Kualanamu Normal

Bisnisnews.id -  Direktur Produksi Garuda Indonesia Puji Nur Handayani umumkan, letusan Gunung Sinabung di Karo Sumatera Utara tidak akan mengganggu pelayanan. Penerbangan dari dan menuju Bandara Kualanamu dan sekitarnya . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 19 Februari 2018
PASCA LETUSAN
Penerbangan Dilarang Melintas Di Kawasan Gunung Sinabung

Bisnisnews.id - Pasca letusan Gunung Api Sinabung Senin pagi (19/2/2018) ,  Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (VPMBG) menaikkan VONA (Volcano Observatory Notice for Aviation) dari Orange menjadi Merah. Artinya penerbangan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Senin, 19 Februari 2018
PENERBANGAN
Bos AirAsia Group Usulkan PSC Diturunkan dan T2 Soetta Khusus LCC

Bisnisnews.id - CEO Air Asia Group Tony Fernandes mengusulkan agar tarif airport tax atau Passenger Service Charge (PSC)  diturunkan bagi penumpang  Low Cost Carrier (LCC) terkait rencananya membuka rute baru ke destinasi . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Senin, 19 Februari 2018
PENERBANGAN
Transportasi Udara Menyumbang Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Bisnisnews.id - Sektor transportasi udara memiliki dampak ganda (multiplier effect) terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, baik makro maupun mikro. Secara makro diukur dari sumbangan nilai tambahnya dalam pembentukan Produk Domestik . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Senin, 19 Februari 2018
PELAYANAN
PTP Operasikan Billing Centre Terminal 1.2 dan 3

Bisnisnews.id - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) terus berbenah meningkatkan pelayanannya dengan memodernisasi fasilitas pusat layanan pembayaran jasa kepelabuhanan (billing centre) di terminal 1, terminal 2, dan terminal 3. . . .
Selengkapnya