Selasa, 19 Juni 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Penerbangan / Berita

PENERBANGAN
Senin, 19 Februari 2018 20:25 WIB

Transportasi Udara Menyumbang Pertumbuhan Ekonomi Nasional


Dok BN

Bisnisnews.id - Sektor transportasi udara memiliki dampak ganda (multiplier effect) terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, baik makro maupun mikro.

Secara makro diukur dari sumbangan nilai tambahnya dalam pembentukan Produk Domestik Bruto (PDB),  yang ditimbulkannya terhadap pertumbuhan sektor-sektor lain dan kemampuannya meredam laju inflasi melalui kelancaran distribusi barang dan jasa ke seluruh pelosok tanah air.

Sedangkan aspek mikro,  tercermin dari kapasitas yang tersedia, pada kualitas pelayanan, keselamatan, aksesibilitas, keterjangkauan daya beli masyarakat dan utilisasi.

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso mengatakan,  total jumlah penumpang pesawat yang diangkut tahun 2017 mencapai 128 juta penumpang domestik dan internasional. Kargo sebanyak 1,1 juta ton dengan jumlah rute sebanyak 509 rute.

Pada  2016  penumpang yang diangkut sekitar 116,8 juta penumpang dan kargo 1 juta ton dengan jumlah rute sebanyak 471 rute. " Di Indonesia  hingga tahun 2015 terdapat 237 bandar udara eksisting dengan 29 Bandar Udara Internasional Eksisting. Jumlah ini akan ditingkatkan menjadi 300 bandara selama enam  tahun ke depan,"  kata Dirjen Agus, saat menjadi pembicara kunci pada acara Expert Talk: Aviation Industri , Senin (19/2/2018) di Hotel Margo, Depok yang digelar  Himpunan Mahasiswa Teknik Industri Universitas Indonesia dalam rangka Industrial And Systems Engineering Competition (ISEEC) 2018.

ISEEC merupakan lomba internasional terkait keilmuan teknik industri. Lomba diikuti oleh 20 tim dari universitas-universitas di indonesia. Tahun ini, lomba mengangkat tema: Revitalizing The Aviation Industry: Delivering Solutions For Airport Issues Through Strategic Management.

"Untuk mengantisipasi jumlah penumpang yang semakin bertambah, perlu ditunjang kesiapan bandar udara. Baik dari segi penyediaan dan peningkatan kapasitas bandar udara beserta fasilitas yang menunjang maupun peningkatan dari segi kualitas pelayanan bandar udara mulai dari kedatangan hingga keberangkatan penumpang," jelasnya.

Selain itu, persaingan antar operator  penerbangan semakin ketat. Untuk itu, lanjut Dirjen Agus, setiap maskapai harus selalu meningkatkan pelayanan penumpang selama di darat dan udara.  Seperti penjadwalan yang baik, untuk meminimalkan keterlambatan

Ketepatan waktu terbang  atau On Time Performance (OTP) sudah menjadi tolak ukur kepercayaan dari pemakai jasa yang menjadi pilihan untuk melakukan perjalanan.  Target OTP penerbangan Indonesia tahun 2019 dalam Reviu Renstra DJU Tahun 2015 -2019 sebesar 88 persen.

Dia juga menjelaskan keberhasilannya dalam validasi audit keselamatan ICAO-USOAP,  di mana sebelumnya nilai Effective Implementation (EI) Indonesia secara keseluruhan sebesar 51 persen naik menjadi  81 persen.

Namun demikian Agus menyadari masih banyak permasalahan yang terjadi dan harus dihadapi di industry penerbangan, sehingga dibutuhkan masukan pemikiran dari stakeholder terkait dan juga expert dari nasional dan internasional  yang bermanfaat bagi Indonesia. (Syam S)

Baca Juga

 

Arena  -  Senin, 18 Juni 2018
BOLA
Persija, Persebaya dan Persib Dipertemukan di Stadion PTIK

Bisnisnews.id – Berita baik kali ini datang dari tim Ibu Kota Persija Jakarta, dimana laga Macan Kemayoran kala berhadapan dengan Persebaya Surabaya dan Persib Bandung kini telah ditetapkan akan bergulir di Stadion Perguruan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Senin, 18 Juni 2018
BOLA
Harapan FOSBI Anak Indonesia Tampil di Piala Dunia

Bisnisnews.id - Ketua Umum Forum Sekolah Sepak Bola Indonesia (FOSSBI), Zuchli Imran Putra dan Sekretaris Umum, Anwar Sadat, mengajak masyarakat yang kini tengah merayakan  Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah, ikut menghadirkan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 18 Juni 2018
KECELAKAAN KAPAL
KM Sinar Bangun Tenggelam di Danau Toba, Puluhan Korban Belum Ditemukan

Bisnisnews.id  -  Musibah tenggelamnya kapal penumpang kembali terulang. Kali ini menimpa kapal KM Sinar Bangun  yang membawa 80 orang penumpang di perairan Danau Toba  Parapat Sumatera Utara, Senin (18/6/2018) . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 18 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Arus Balik Pemudik Dari Sumatera Ke Jawa Melalui Merak Tercatat 125.194 Penumpang

 Bisnisnews.id -  Sampai  H+1  atau Senin (18/6/2018)? jumlah pemudik yang sudah  kembali menyeberang  dari Sumatera ke Pulau Jawa  dengan berbagai tujuan  diantaranya Jakarta tercatat  . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 18 Juni 2018
ARUS BALIK
KSOP Pelabuhan Tanjung Emas Lepas Keberangkatan Pemudik Kembali Ke Jakarta

Bisnisnews.id -  KM. Dobonsolo berangkatkan 1.006 orang pemudik gratis  dan 407 unit sepeda motor  yang akan kembali ke Jakarta dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Senin (18/6/2018). . . .
Selengkapnya