Selasa, 19 Juni 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Logistik / Berita

LOGISTIK
Jumat, 23 Februari 2018 13:18 WIB

Ditjen Hubla Tugaskan Pelni Operasikan Dua Kapal Ternak



Bisnisnews.id - Ditjen Perhubungan Laut menugaskan PT. Pelni mengooerasikan dua kapal  angkutan ternak KM Camara Nusantara 1 dan 3 dari enam kapal yang dioperasikan untuk  tahun anggaran 2018.

Empat kapal lainnya, dia  diberikan kepada PT ASDP Indonesia Ferry dan dua kepada swasta.

Direktur Lalulintas dan Angkutan Laut, Dwi Budi Sutrisno mengatakan kapal itu bertujuan untuk menjamin kelancaran angkutan ternak dari daerah produsen ke daerah konsumen.

" Lancar karena jadwal kapal yang tetap dan teratur sehingga dapat memberikan kepastian waktu bagi peternak sapi untuk mempersiapkan dan mengirimkan ternak hasil produksinya," jelas Dwi, Jumat (23/2/2018) di Jakarta.

Sesuai surat Direktur Jenderal Perhubungan Laut nomor AL. 307/1/2/DJPL-18 tanggal 19 Februari 2018 perihal Pelaksanaan Kegiatan Pengoperasian Kapal Angkutan Ternak TA. 2018 yang ditujukan kepada Direktur Utama PT. Pelni,  dua kapal itu masing-maaing melayani rute pelayaran Kupang - Waingapu - Tanjung Priok - Cirebon - Kupang (KM Camara Nusantara 1) dan Kupang - Tanjung Priok - Cirebon - Kupang - Cirebon - Bengkulu - Cirebon - Kupang (NCamara Nusantara 3).

PT. Pelni diminta untuk segera melaksanakan Notice of Readiness (NOR) pada dua trayek tersebut dan memastikan bahwa shipper dan consignee muatan ternak adalah BUMN/BUMD/Koperasi Daerah/Badan Hukum yang telah mendapatkan izin/rekomendasi dari Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian dan Dinas Peternakan Daerah asal ternak.

"Selanjutnya, PT. Pelni juga harus melaporkan perjalanan kapal (voyage report), penggunaan ruang muat dan manifest muatan menggunakan  Sistem Informasi Muatan dan Ruang Kapal (IMRK) berbasis teknologi informasi," tutur Dwi Budi.

Kapal khusus angkutan ternak yang dibangun Kementerian Perhubungan merupakan implementasi Tol Laut, mendukung program pemenuhan ternak dari daerah sentra produksi ternak ke wilayah konsumen. Penyelenggaraan kapal khusus angkutan ternak memperhatikan prinsip animal welfare, sehingga dapat meminimalkan penyusutan bobot ternak 8 persen - 10 persen. Sedangkan  dengan menggunakan kapal kargo penyusutan bobot ternak mencapai lebih dari 13 persen. (Adhitio)

Baca Juga

 

Arena  -  Senin, 18 Juni 2018
BOLA
Persija, Persebaya dan Persib Dipertemukan di Stadion PTIK

Bisnisnews.id – Berita baik kali ini datang dari tim Ibu Kota Persija Jakarta, dimana laga Macan Kemayoran kala berhadapan dengan Persebaya Surabaya dan Persib Bandung kini telah ditetapkan akan bergulir di Stadion Perguruan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Senin, 18 Juni 2018
BOLA
Harapan FOSBI Anak Indonesia Tampil di Piala Dunia

Bisnisnews.id - Ketua Umum Forum Sekolah Sepak Bola Indonesia (FOSSBI), Zuchli Imran Putra dan Sekretaris Umum, Anwar Sadat, mengajak masyarakat yang kini tengah merayakan  Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah, ikut menghadirkan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 18 Juni 2018
KECELAKAAN KAPAL
KM Sinar Bangun Tenggelam di Danau Toba, Puluhan Korban Belum Ditemukan

Bisnisnews.id  -  Musibah tenggelamnya kapal penumpang kembali terulang. Kali ini menimpa kapal KM Sinar Bangun  yang membawa 80 orang penumpang di perairan Danau Toba  Parapat Sumatera Utara, Senin (18/6/2018) . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 18 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Arus Balik Pemudik Dari Sumatera Ke Jawa Melalui Merak Tercatat 125.194 Penumpang

 Bisnisnews.id -  Sampai  H+1  atau Senin (18/6/2018)? jumlah pemudik yang sudah  kembali menyeberang  dari Sumatera ke Pulau Jawa  dengan berbagai tujuan  diantaranya Jakarta tercatat  . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 18 Juni 2018
ARUS BALIK
KSOP Pelabuhan Tanjung Emas Lepas Keberangkatan Pemudik Kembali Ke Jakarta

Bisnisnews.id -  KM. Dobonsolo berangkatkan 1.006 orang pemudik gratis  dan 407 unit sepeda motor  yang akan kembali ke Jakarta dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Senin (18/6/2018). . . .
Selengkapnya