Kamis, 21 Juni 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Internasional / Berita

KONFLIK AGAMA & ETNIS
Selasa, 06 Maret 2018 19:41 WIB

Kerusuhan Anti Muslim, Srilanka Umumkan Keadaan Darurat


Polisi Sri Lanka telah memberlakukan jam malam di wilayah Kandy yang terkena konflik agama dan etnis (AFP)

Bisnisnews.id - Sri Lanka pada hari Selasa 6 Maret mengumumkan keadaan darurat nasional untuk memadamkan kerusuhan anti-Muslim yang telah menewaskan setidaknya dua orang dan merusak puluhan masjid dan rumah.

"Kabinet menteri memutuskan tindakan keras, termasuk keadaan darurat nasional 10 hari," Menteri Perencanaan Kota Rauff Hakeem mengatakan saat polisi memberlakukan jam malam di wilayah kerusuhan Kandy.

Pemerintah mengerahkan pasukan komando polisi bersenjata di wilayah perbukitan yang populer di kalangan turis, setelah perusuh menentang jam malam dan terus mengamuk.

Jam malam di wilayah itu diperpanjang setelah mayat pria Muslim ditemukan dari bangunan terbakar, mengancam meningkatkan ketegangan komunal ke seluruh Sri Lanka dalam beberapa pekan terakhir.

Dilansir AFP, deklarasi darurat tersebut memberi wewenang kepada penguasa untuk menangkap dan menahan tersangka dalam waktu lama, dan memungkinkan pemerintah untuk menggunakan pasukan yang diperlukan.

Ini adalah pertama kalinya dalam tujuh tahun Sri Lanka telah menggunakan tindakan semacam itu. Negara kepulauan tersebut pernah berada di bawah keadaan darurat selama hampir tiga dekade karena pemerintah memerangi pemberontak Tamil yang berakhir pada tahun 2009.

Hakeem mengatakan bahwa kerusuhan memang berada Kandy, namun pemerintah ingin mengirimkan pesan mengenai wabah kekerasan komunal di tempat lain akhir-akhir ini.

Seorang jurubicara polisi mengatakan Selasa pagi bahwa Satuan Tugas Khusus telah dikirim ke Kandy untuk memulihkan ketertiban dan memberlakukan jam malam.

Rumah Muslim, tempat bisnis dan masjid rusak parah dalam kerusuhan yang dipicu oleh kematian seorang pria Sinhala di tangan massa minggu lalu.

Suku Sinhala adalah kelompok etnis yang sebagian besar beragama Buddha dengan hampir tiga perempat dari 21 juta orang Sri Lanka. Muslim menyumbang 10 persen dari populasinya.

Lebih dari dua lusin penangkapan telah dilakukan dan sebuah penyelidikan dibuka untuk dilakukan polisi di Kandy.

Massa membakar bisnis milik Muslim dan menyerang sebuah masjid di timur negara itu pekan lalu setelah seorang koki Muslim dituduh menambahkan alat kontrasepsi untuk makanan yang dijual ke orang Sinhala.

Pemerintah menolak tuduhan tersebut tanpa dasar dan memerintahkan penangkapan orang-orang yang menimbulkan kerusuhan di daerah tersebut. (marloft)

Baca Juga

 

Nasional  -  Rabu, 20 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Okupansi Mudik Gratis Menccapai 70 Persen

Bisnisnews.id - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, okupansi peserta mudik gratis dalam arus balik ini sudah mencapai 75 persen "Saya bersyukur ada gelombang ketiga daripada mudik gratis, menggunakan kapal dari Jawa . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Rabu, 20 Juni 2018
ANGUTAN LEBARAN
Arus Balik Melalui Penyeberangan Bakauheni Baru Mencapai 40 Persen

Bisnisnews.id - Sebanyak 386.676 penumpang sudah kembali dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak atau sekitar 40 persen dari total jumlah penumpang yang mudik melalui lintasan penyeberangan Merak-Bakauheni. Total penumpang . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Rabu, 20 Juni 2018
SIDAK
Pelabuhan Wajib Melaksanakan Standar Keselamatan

Bisnisnews.id - Pasca tragedi Danau Toba yang menenggelamkan para penumpang KM Sinar Bangun, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi instruksikan seluruh pelabuhan di Indonesia wajib melaksanakan ketentuan berlayar. Instrksi itu . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Rabu, 20 Juni 2018
TRAGEDI DANAU TOBA
Pihak Yang Terlibat Kecelakaan KM Sinar Bangun Akan Dipidanakan, Ratusan Korban Belum Ditemukan

 " Para Korban KM Sinar Bangun diperkirakan sudah bergeser tiga sampai empat kilo meter dari lokasi kejadian.Tim penyelam Basarnas  mengalami kesulitan karena pada kedalaman 50 meter belum menemukan para korban. Air . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Rabu, 20 Juni 2018
BOLA
Beruang Merah Hentikan Lajur Salah

Bisnisnews.id - Timnas Rusia menjadi mimpi buruk Mohamed Salah, setelah tim Beruang Merah berhasil menekuk timnas Mesir 3-1 pada pertandingan fase Grup A Piala Dunia 2018 di Stadion Saint Petersburg, Rabu (20/6/2018).   Gol . . .
Selengkapnya