Selasa, 19 Juni 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Berita

PERDAGANGAN
Kamis, 08 Maret 2018 10:14 WIB

Harga Minyak Dunia Mulai Menurun



Bisnisnews.id - Pasca rencana Washington, harga minyak di akhir perdagangan  Rabu atau Kamis pagi wib (8/3/2018) mengakami oenurunan. Pelaku pasar juga khawatir soal penerapan pajak dapat memicuterjadinya  perang perdagangan.

Patokan internasional, kontrak berjangka minyak mentah Brent untuk pengiriman Mei turun 1,45 dolar AS atau 2,20 persen menjadi  64,34 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange. Brent diperdagangkan antara 63,83 dolar AS hingga 65,80 dolar AS selama sesi berlangsung.

Sedangkan  patokan AS, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April, turun 1,45 dolar AS menjadi menetap di 61,15 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. WTI turun 2,3 persen, persentase kerugian terbesar sejak 9 Februari, dan diperdagangkan antara 60,58 dolar AS hingga 62,58 dolar AS.

Lgi-lagi kekhawatiran pelaku pasar setelah menyikapi mundurnya penasehat ekonomi Presiden AS Gary Cohn, yang dipandang sebagai benteng pertahanan terhadap kekuatan proteksionis di pemerintahdan  memicu penurunan tiga indeks saham utama Wall Street dan memperlemah selera risiko (risk appetite) para investor. Minyak baru-baru ini telah bergerak seiring dengan pasar ekuitas.

Pengunduran diri Cohn terjadi setelah dia kalah dalam pertarungan atas rencana Trump untuk pengenaan tarif impor yang besar pada baja dan aluminium.

Seperti dilansir Antaranews, kekuatan utama, termasuk Uni Eropa dan Tiongkok, mengatakan bahwa tarif semacam itu dapat menyebabkan tindakan balas dendam dan memicu perang dagang global.

"Kecemasan pasar secara umum atas apa yang akhirnya bisa menjadi perang dagang global menyeret semuanya," kata John Kilduff, partner manajer investasi Again Capital di New York. "Itu bukan pertanda baik bagi pertumbuhan ekonomi masa depan dan meningkatnya permintaan energi."

Kenaikan lebih lanjut pada produksi AS juga membebani harga. Data mingguan dari Departemen Energi AS menunjukkan produksi minyak mentah mingguan AS mencapai rekor tertinggi pekan lalu, hampir 10,4 juta barel per hari.

"Kami memiliki jumlah rig yang sedikit datar dan mulai bangkit lagi tahun ini dari perspektif minyak, jadi Anda akan terus melihat produksi minyak di AS cukup kuat untuk jangka waktu lama," kata Rob. Thummel, manajer portofolio pada investasi energi Tortoise Capital di Leawood, Kansas.

Produksi minyak mentah AS mencapai rekor tertinggi hampir 10,4 juta barel per hari (bph) pekan lalu, menurut Badan Informasi Energi (EIA) pada Rabu (7/3).

EIA mengatakan bahwa mereka memperkirakan produksi minyak mentah AS pada kuartal keempat 2018 mencapai rata-rata 11,17 juta barel per hari dari perkiraan sebelumnya sebulan lalu sebesar 11,04 juta barel per hari.

Ini akan menjadikan AS produsen yang lebih besar daripada Rusia, yang sekarang berada di peringkat pertama. Tahun lalu, AS melampaui Arab Saudi, produsen terbesar di Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC).

Harga minyak sempat mengurangi kerugian pada Rabu (7/3) setelah data dariEIA mengatakan persediaan minyak mentah AS naik sebesar 2,4 juta barel pada pekan lalu, dibandingkan dengan ekspektasi analis untuk kenaikan 2,7 juta barel.

Stok minyak mentah di pusat pengiriman Cushing, Oklahoma, turun 605.000 barel, kata EIA, penurunan mingguan ke-11 berturut-turut. (Ari)

Baca Juga

 

Arena  -  Senin, 18 Juni 2018
BOLA
Persija, Persebaya dan Persib Dipertemukan di Stadion PTIK

Bisnisnews.id – Berita baik kali ini datang dari tim Ibu Kota Persija Jakarta, dimana laga Macan Kemayoran kala berhadapan dengan Persebaya Surabaya dan Persib Bandung kini telah ditetapkan akan bergulir di Stadion Perguruan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Senin, 18 Juni 2018
BOLA
Harapan FOSBI Anak Indonesia Tampil di Piala Dunia

Bisnisnews.id - Ketua Umum Forum Sekolah Sepak Bola Indonesia (FOSSBI), Zuchli Imran Putra dan Sekretaris Umum, Anwar Sadat, mengajak masyarakat yang kini tengah merayakan  Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah, ikut menghadirkan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 18 Juni 2018
KECELAKAAN KAPAL
KM Sinar Bangun Tenggelam di Danau Toba, Puluhan Korban Belum Ditemukan

Bisnisnews.id  -  Musibah tenggelamnya kapal penumpang kembali terulang. Kali ini menimpa kapal KM Sinar Bangun  yang membawa 80 orang penumpang di perairan Danau Toba  Parapat Sumatera Utara, Senin (18/6/2018) . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 18 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Arus Balik Pemudik Dari Sumatera Ke Jawa Melalui Merak Tercatat 125.194 Penumpang

 Bisnisnews.id -  Sampai  H+1  atau Senin (18/6/2018)? jumlah pemudik yang sudah  kembali menyeberang  dari Sumatera ke Pulau Jawa  dengan berbagai tujuan  diantaranya Jakarta tercatat  . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 18 Juni 2018
ARUS BALIK
KSOP Pelabuhan Tanjung Emas Lepas Keberangkatan Pemudik Kembali Ke Jakarta

Bisnisnews.id -  KM. Dobonsolo berangkatkan 1.006 orang pemudik gratis  dan 407 unit sepeda motor  yang akan kembali ke Jakarta dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Senin (18/6/2018). . . .
Selengkapnya